Jumat, 02 Desember 2011

Sayang atau Butuh?



Sayang itu disaat kau tetap punya ‘rasa’ terhadap seseorang ketika dia tidak berada disampingmu.

Butuh itu disaat kau punya ‘rasa’ ingin terhadap seseorang ketika dia berada disampingmu.

Mungkin orang akan bingung membaca perkataan saya diatas, maksudnya…? Yah, itulah yang saya rasakan saat ini. Kalian bisa merasa suka dengan siapa saja dan rasa suka itu menimbulkan kata ‘butuh’. Tapi, sangat susah menimbulkan rasa sayang itu!

Contohnya: Cowok itu ganteng ya, yeah sebatas ‘suka’ dan mungkin anda bisa mengatakan bahwa sangat ingin menjadi pacarnya, tentu anda akan merasa bangga jika mempunyai pacar yang dikatakan ganteng. Tapi, rasa sayang itu tak hanya datang dari kegantengan, kita harus punya Chemistry satu dengan yang lain. Percuma punya pacar ganteng tapi tak mengerti anda. Iya kan?! Hanya dipakai untuk bahan pamer?.

Dulu ya, saya sering heran kenapa cewek cantik pacaran dengan cowok yang menurut saya *maaf* dibawah standard, dengan modal wajah secantik itu, cewek itu bisa mendapatkan cowok yang seganteng artis korea. Pertanyaan itu selalu terngiang ditelinga saya. Dan, akhirnya! Saya mendapat jawabanya ketika saya berusia 18 tahun … merasakan sendiri perbedaannya.
Ternyata ada rasa ‘sayang’… mau sejelek apa pacarnya tapi karna rasa sayang itu begitu kuat sampai dia lebih memilih cowok dengan tampang Dono daripada cowok dengan tampang Yesung SJ -_-v…
Kalian jangan dulu bilang ‘cinta’ kalau kalian hanya melihat seseorang dari tampangnya. Perlu diuji, apakah anda menerima dia apa adanya? Atau hanya karena tampangnya?

Tapi bagaimana cara mengujinya?

Ingat 3C … Collect… Connect… and Corect…

Collect.
Kalian bisa berteman dengan siapa aja, ataupun mempunyai beberapa gebetan. Sah-sah aja kan? Untuk mengenal satu dengan yang lainnya.

Connect.
Jalin hubungan, hmm, setelah mengoleksi anda menjalin hubungan yang lebih mendalam untuk meyakinkan mana yang anda sayang dan mana yang anda butuh. Saya bukan mengajarkan anda untuk ‘selingkuh’ sebenarnya untuk yang masih pacaran alias relationship belum ada kata selingkuh! Selingkuh hanya digunakan untuk orang yang sudah resmi dihadapan Tuhan alias nikah. Selama belum menikah?! Wajib memilah-milah sebelum salah melangkah.

Correct.
Akhirnya, pilihlah yang anda ‘sayang’ bukan ‘butuh’. Karena itulah pilihan yang  tepat.

Oh ya, menyangkut kebutuhan itu juga biasanya berhubungan dengan uang alias materialistis.

Orang-orang tua disekitar saya pernah bilang:
“Fhily, kalau cari cowok, cari yang kerja, mapan, supaya masa depan terjamin. Kita semua sudah merasakan memilih cinta akhirnya menderita. Cinta itu bisa datang dengan sendirinya setelah menikah.”
WTF???!!!

Oke mungkin  orang tua memang sudah berpengalaman. Tapi bisakah membebaskan anak untuk menentukan dan mengecap manisnya kasih sayang yang tumbuh. Bukan kasih sayang terhadap materi?!! Kalau toh pada akhirnya kebutuhan yang akan dipilih setidaknya, jangan buat dia menyesal juga karena tak memilih cinta. Karena manusia itu takkan pernah puas dengan apa yang dimilikinya.

Sayang itu saat kau memejamkan mata, tapi tetap merasakan indahnya.

Butuh itu saat kau membuka mata, dan melihat indahnya.

Makanya orang sering mengatakan kalau Cinta itu buta.

Tapi, menurutku Cinta itu KAMU!!!...... u,u #random -_-

Oke sekian postingan tak jelas ini.
Terima kasih telah membacanya :p

God Bless you :*

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar