Sabtu, 18 Februari 2012

[My Pleasure] #KuisforCF

Kemarin kan, dalam rangka meramaikan Grup CF... saya membuat kuis yang hadiahnya e-book novel gitu, itu inspirasinya dari kuis-kuisnya GagasMedia.
Biar grupnya gak sepi kayak kuburan jadi saya buat deh :)

[Kuis for CF] Writing Challenge.

Ini kuis CF pertama :) yaitu melanjutkan quote cerita saya yang In the name of love. dengan bebas tapi hanya satu atau dua paragraf saja begitu.


Sebenarnya dia tak ingin berada disini, karena hatinya ….. (lanjutkan)


Nah inilah jawaban- jawaban mereka:


Cintani Dewi ini atuh kak, dikit aja kan?
Sebenarnya dia tak ingin berada disini, karena hatinya telah tertambat pada satu hal, lelaki itu. Lelaki yang berada di bukit itu. Yang tersenyum kepadanya, yang menyemangatinya, yang selalu tersenyum tulus kepadanya.Tapi apa daya, sekarang dia sudah menjauh. Menjauh darinya. Dari lelaki itu. Walaupun sebenarnya ia tak mau. Ia terlanjur cinta pada lelaki itu. Sayangnya, kedua orang tuanya memaksanya pindah dan ia berpisah dengan lelaki itu... Cakka.



Mila Kawekas Aditya Prakitiew Sebenarnya dia tak ingin berada disini, karena hatinya … tak ingin untuk ia disini, ia ingin pergi menemui gadis itu, gadis yang terbujur lemah di sebuah ruang gawat darurat. Gadis yang masih dengan selang oksigen di hidungnya dan selang infuse di tangannya. Ia ingin berlari dan menghindar dari wanita iblis itu, tapi ia juga tak mau membantah semua yang di katakana bunda tadi pagi. “Maafkan aku Ik, aku belum bisa menemuimu untuk saat ini” sesalnya dalam hati


Indri Khaira Mustaqimah Sebenarnya dia tak ingin berada disini, karena hatinya sekarang telah terisi oleh orang lain dan itu bukanlah diriku.. Aku menatapnya sendu, tak ingin kehilangan dirinya dan aku juga tak mau melepaskan gadis yang sangat aku cintai jatuh kedalam pelukan cowok lain. Aku sangat menyesal dulu telah meninggalkannya dan lebih memilih cewek lain dari pada dia.. Sekarang aku sadar, aku benar2 mencintai dia tapi mungkin aku sudah terlambat untuk mencintainya..

Saat ini aku dan dia sedang berada di sebuah taman yang tepat 2 tahun lalu aku menjadikan dia sebagai kekasihku di taman ini, dan aku pun menyakitinya ditaman ini juga.. Aku menatapnya tapi aku lihat tatapan gadis itu kosong, dan tak terlihat ada raut bahagia yang tergaris dalam wajah cantiknya.. Kita berdua hening tak ada yang mmemulai untuk mengawali percakapan diantara kita.. Aku terus memperhatikan gadis itu, dan aku melihat di dalam matanya ada rasa khawatir yang dalam. Khawatir yang dalam ? Yah dia khawatir dengan seseorang tetapi yang dia khawatirin bukan aku tapi orang lain, dan dia juga seolah tak sedang pergi denganku karena aku merasa hanya tubuhnya saja yang ada disini tapi hati dan pikirannya bukan berada disini entah dimana aku tak tahu..

"Ik, loe knapa ? Lagi ada masalah ?" tanya alvin, yah alvin adalah seorang cowok yang dahulu menyakitinya dan membuat hati gadis yang ada di depannya saat ini jatuh kedalam pelukan cowok lain
"hah eh hmmm ada apa vin ?" tanya oik kaget
"kamu knapa ? Apa lagi ada masalah ?" ulang alvin lagi
"hmmm gue gpp ko vin, cuman gue khawatir saja dengan seseorang yang udah rela mempertaruhkan nyawanya untuk aku" ucap oik
"aku mengerti gimana perasaan kamu sekarang, dan aku juga mau tanya sama Kamu apakah kamu juga mencintai cowok itu ?" tanya alvin sambil menatap teduh tatapan gadis itu
"aku..... Aku...."
"jawab jujur saja aku gpp ko" ucap alvin berusaha untuk tersenyum
"iia aku mulai jatuh cinta dengan cowok itu, dia adalah cakka cowok yang sellama beberapa bulan ini mengisi ruang kosong diihatiku yang kamu tinggalkan dulu." ucap oik sambil menundukkan kepalanya
" ya sudah aku minta maaf, aku benar2 menyesal udah pernah meninggalkan kamu dulu, maafin aku ik" ucap alvin
"udah vin gpp ko, ya udh vin gue ke RS dulu ya mau tengokin cakka." ucap Oik sambil pergi meninggalkan cowok itu. Alvin cowok itu dia menatap kepergiaan gadis yang dicintainya dengan tatapan sendu..
"mungkin dia bukan takdirku dan jodohku, aku bahagia kalau melihat kamu juga bahagia ko Ik." gumam alvin pelan sambil berdiri dan meninggalkan taman itu..



Dessydess Apriaa Nuraga sebenarnya dia tak ingin berada disini, karena hatinya... masih terisi oleh lelaki itu.. lelaki yang mengisi hari"nya, mengisi hatinya lebih tepatnya... ya! dia mencintai lelaki itu.. tapi sekarang semua berubah saat ada wanita lain yang menempati hati lelaki itu...


Fitrianarafi Saufika Zahrantiara 
Sebenarnya dia tak ingin berada disini.... Berada pada detik2 terakhir Cakka. Rasanya gadis itu, Oik, ingin sekali berlari kedalam alam Cakka sekarang untuk mengejarnya dan memohon 'jangan pernah pergi'.... Namun kepergian Cakka ini untuknya. Untuknya? Ya, karena Cakka pergi saat menyelamatkannya dari sekelompok perampok. Semakin berat beban Oik menjalani pemakaman yg membuat air matanya membanjiri sekitar nisan yang bertuliskan CAKKA KAWEKAS NURAGA.... Batinnya menjerit membayangkan saat2 bersama Cakka dulu. Seandainya saja waktu itu Oik menurut agar pergi dengan supir, pasti Cakka tak akan mengikuti Oik hingga menemui ajalnya.... But, love is everything.... ♥






Jauhar Cullen 
Sebenarnya dia tak ingin berada disini, karena hatinya ….. hatinya tah terbang , terbang jauh tak tau arahnya karna hatinya sudah tak memiliki tumpuan ,tumpuan yang sangat fatal jika tumpuan itu hilang , kenapa ??? yah karna dirinya kehilangan tumpuan itu , siapa tumpuan itu atau apa tumpuan hatinya itu , ???? yah dia adalah seorang yang sangat dicintainya , yah itu adalah seorang dia cinta yang kini tak bersamanya lagi , .... kenapa karna orang itu pergi jauh dan tak akan pernah kembali.....






Ismi RayReady Hitzone 
Sebenarnya dia tak ingin berada di sini, karena hatinya....... Hatinya kini telah menjadi serbuk-serbuk debu halus. Yang sekali ditiup akan hilang. Lenyap.
Menyaksikan gadisnya bertunangan dengan sahabatnya sendiri. Oik Cahya Ramdlani dan Alvin Jonathan Sindunata.
Ingin sekali ia menghancurkan pesta ini. Namun.. Apa dikata. Ini takdir.
Namanya. Cakka Kawekas Nuraga. Segera ia berjalan menuju kedua pasangan itu. Tersenyum paksa dan berjabat tangan dengan kedua pasangan romantis itu. Tiba-tiba Alvin berbisik padanya.
"Tunggu saja, tak berapa lama lagi.. Dia akan menjadi milikmu. Seutuhnya. Selamanya..."
Apa maksud Alvin itu? Entahlah. Langsung saja ia memutar badan. Dan pergi dari pesta itu. Sebelum angin datang meniup hatinya yang sudah seperti serbuk-serbuk debu itu..






Rath RamadlaniNuraga 
Sebenarnya dia tak ingin berada disini, karena hatinya masih bertumpu pada hati gadis itu, gadis berparas imut yang selalu ada untuk mencerahkan hari-harinya. Kini ia harus kembali ke asalnya, asal dari segalanya. Sejujurnya, ini bukan maunya. Ini pun bukan hal yang ia impi-impikan. Tapi, apa dayanya? Ini semua sudah takdir. Tragedi itu yang telah merenggut nyawanya. Beberapa jam yang lalu. Ketika itu, ia sedang membeli sebuket mawar merah untuk gadis berparas imut itu, Oik. Dan saat ia menyeberang jalan, tiba-tiba saja ia terbentur oleh benda dengan kerasnya. Ia tertabrak truk yang langsung kabur begitu saja ketika mengetahui ia telah menabraknya. Dan sekarang, gadis imut itu sedang terduduk bersimbah bening-bening kristal di samping gundukan tanah yang masih berwarna merah bertuliskan..... Cakka Kawekas Nuraga.






Angky Sukwan Musa 
sebenarnya dia tak ingin berada disini, karena hatinya... juga tak menginginkan hal itu. bahkan tubuhnya mau tak mau harus ikut berada ditempat ini. otaknya entah seakan memerintahnya. telinganya mendengarkan sebuah suara yang sampai kapanpun enggan dia dengar lagi, karena sesungguhnya. dia hanya ingin suara itu tak hanya sekedar suara. tetapi raga yang berada dihadapannya. memeluknya dengan hangat dan memberikannya sebuah tepukan dibahu untuk menyemangatinya.

tersiksa? ya, dia sangat tersiksa. senyuman manis itu masih terpajang rapi dipikirannya. tersimpan dengan rapi juga kenangannya bersama raga yang dia rindukan. belaian hangat yang mengatakan sebuah kalimat manis untuknya. untuk pertama kalinya.

..Selamat ulangtahun musim semi yang sangat hangat..





Dan kenapa, pada sad ending semua ya -__- apa karena kalimatnya memang berpotensi untuk berakhir demikian? Kenapa gak buat happy ending kayak gini ya...


Fhily Sparks 
Sebenarnya dia tak ingin berada disini, karena hatinya berada ditempat yang lain. Disebuah tempat yang sangat indah, disana seseorang menantinya dengan senyuman tulus, dengan tatapan mesra, dan dengan dekapan yang hangat. Tapi apa daya, takdir membawanya untuk tetap berada disini, namun dia tetap berharap suatu saat bisa bersama hatinya kembali. "Oik," Suara itu, suara lembut yang dia kenali. Matanya berpaling kemudian sebuah senyum terkembang dibibirnya, ternyata dia memang tetap ditakdirkan berada disini, karena hatinyapun ikut menemaninya ditempat ini. Cakka. 





wkwkwkwkw... pembuat kuis juga pengen ikutan hehehe... canda kok :)


yang pasti thanks buat semua yang udah berpartisipasi semuanya keren ;) *sekarang saya yang pusing memilih pemenangnya* hehehe


Trus masih ada:


[Kuis for CFII] Mbak-mbak CF...

kalau ini tentang mbak-mbak CF yang kehilangan ingatannya... hehehehe


Mbak Cicin: Gini loh mbak-mbak sekalian, saya lagi cari cerita yang part dekat endingnya Oik bunuh papanya Shilla, duh itu cerita apa yah?

Mbak Dessy: Permisi mbak-mbak’e sekalian, mohon bantuannya, saya lagi cari cerita nih, gini loh cerita itu sama kayak judul lagu, kalau gak salah penulisnya Syifa Fitria, trus Oik dipanggil dengan nama ‘Kakak kecil’ ada yang masih ingat?

Mbak Indri: Help meee… lagi nyari cerpen nih, kalau gak salah dicerpen itu Oik disuka sama 4 orang gitu, semua punya kelebihan masing-masing tapi dia malah milih yang cupu, apa yah itu?

Mbak Yuan: Woiii bantuin gue dong, lagi nyari cerita nih, ceritanya itu pokoknya rada anime jepang begitu, bahkan sampe dibuat videonya oleh sang penulis, masih ingat judulnya gak?

Mbak Ismi: Yang pasti dicerita yang gue cari ini, diambil dari sudut pandang Oik, dan Oik banyak kali keGeeRan atas tingkah Cakka yang tiba-tiba gitu… endingnya gantung tapi gue lupa judulnya niatnya mau demo sama penulisnya buat sekuel,  kalian ingat gak sih?

Ada yang masih ingat dengan cerita-cerita diatas ayo bantu mereka :D

hehehehe...

Yo, semua CF partisipasinya di Grup CF

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar