Tampilkan postingan dengan label ify. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ify. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 April 2012

Return Back With the Rise [One Shoot]

Return Back With the Rise
Terbit yang kunantikan kembali…



Dengannya aku bisa melihat indahnya mentari yang sedang terbit, dengannya aku tahu ternyata pergolakan mentari itu tak sesederhana yang ku kira, dengannya aku bangkit dan berjuang, dengannya aku bangun dari tidur panjang dan memulai hari baru tanpa perlu tidur kembali, dengannya duka menjadi suka, dan dengannya rindu ini terobati...
Ya... Dia, dia bagaikan bintang timur yang baru terbit dan bagaikan fajar yang tengah merekah dihatiku...

** *
Prolog

Bondi Beach, New South Wales.
Keadaan menjelang pagi itu tampak sunyi dan sepi. Yang terdengar hanyalah deburan ombak seakan mengiringi sang fajar untuk segera bangun dari petidurannya. Sepasang kaki menyusuri pasir putih pantai itu. Matanya menatap lurus kearah langit yang masih berwarna kelabu. Dia mengarahkan kedua tangannya keatas kemudian menghirup udara sejuk pagi itu. Mencari ketenangan akan kegundahan yang ada didalam hatinya. Memanjatkan doa kepada pencipta langit dan bumi.
“Semoga kau tenang di alam sana… terima kasih atas pengorbananmu, akan kujaga selalu setiap hembusan nafas dan degupan jantung ini hanya untukmu,”
Dikeluarkannya sebuah harmonika dari dalam sakunya. Mengingatkannya pada seseorang saat mentari terbit dan saat bintang mulai bersinar. Diapun mulai meniup harmonika itu, sehingga nada indah mengalun. Dia mulai menutup matanya, dirinya mulai terhanyut didalam nada-nada indah itu. Semakin dalam dan lebih dalam lagi. Air matanya mulai mengucur, dadanya seakan sesak. Masa itu, tak akan pernah kembali lagi. Tak akan, semuanya telah berlalu menjadi keping-keping dan puing-puing yang hancur lebur. Karena dirinya sendiri yang menghancurkannya. Dia tak sanggup lagi untuk meniup harmonikanya. Harmonika itu jatuh diatas hamparan pasir putih disusul lututnya kemudian kedua tangannya menggenggam pasir putih. Dia menarik nafasnya dalam-dalam, setiap tarikan nafasnya bayang-bayang masa lalunya selalu menghantuinya. Dia tak sanggup lagi…
“Wish you were here,” Katanya dengan nada lirih.
Diiringi mentari yang menampakan sinarnya dengan malu-malu. Teringat akan dia kembali…

Jumat, 17 Februari 2012

[My Opinion] Sinetron Putih Abu-abu hanya menjual nama Blink? :O

Hello blogger,

Kemarin saya melihat traffic statistik blog saya ternyata diramaikan dengan key search Blink-Putih abu abu dan traffic site melonjak tiba-tiba karena itu. It’s okay maka saya berniat membuat postingan baru tentang itu -_-.

Memang sih, ada sinetron yang judulnya Putih abu-abu dan ditayangin setiap hari di SCTV. Pemerannya utamanya ada salah satu anggota Blink yaitu Febby, dan Febby memang karirnya didunia entertaiment bermula dari seni peran bukan olah vocal.

Ini sinopsis Putih abu-abu:


NINA adalah seorang gadis asal Yogyakarta yang baru saja kehilangan Riska, ibunya, untuk selamanya. Pesan terakhir sang bunda, Nina harus menemui seseorang yang bernama Taufik di Jakarta.
Menurut Riska, hanya Taufik yang bisa menolong Nina. Karena Hikmal, om Nina, tidak bisa diandalkan. Sehari-harinya Hikmal menghabiskan waktu dengan mabuk dan berfoya-foya.
Masih dirundung kesedihan, Nina mengikuti amanat ibunya untuk pergi ke Jakarta. Di ibukota, Nina diterima dengan baik oleh Taufik. Sayang, tidak demikian dengan Monica, istri Taufik. Monica sangat tidak menyukai kehadiran Nina di rumah itu. Monica tahu bahwa Nina adalah anak dari Anwar, sahabat Taufik yang dulu pernah memberikan modal usaha untuk Taufik.
Tak cuma di dalam rumah, Nina juga harus berhadapan dengan murid yang membencinya ketika berada di sekolah. Hari-hari Nina semakin terasa berat dengan banyaknya orang yang memusuhinya.

Dari sinopsisnya aja ini sinetron sudah terasa Klise. *piss*. Tapi banyak orang yang mengunggulkan sinetron ini… kenapa? Mungkin karena mengambil Blink sebagai karakter tokoh. Tapi toh, hanya Febby yang sering nongol sedangkan anggota Blink seperti Shilla, Ify, Pricilla dan Sivia seperti figuran begitu, berasa sinetron ini hanya memakai BLINK agar lebih komersil di publik, tapi nyatanya lebih banyak menampilkan adegan lollipop gb yang gak jelas itu. Awalnya, sebelum sinetron ini ditampilkan banyak yang menjagokan sinetron ini. Tapi pas penayangannya ternyata tak sedikit juga yang kecewa akan sinetron ini. Karena banyak kekerasan, dan bertaburan pemeran antagonisnya. Yang saya tidak suka dari sinetron Indonesia ya, itu… bertaburan pemeran antagonisnya, dan bukan mendidik malah mengajarkan yang salah. Masih banyak kan ide-ide kreatif membuat konflik bukan dengan kejahatan-kejahatan? Ataukah ide cerita dan penulis skenarionya yang tidak pernah berkembang? Perlu saya yang menulisnya *eh* *kaborrrrr*… Apalagi ceritanya tentang masa putih abu-abu masih lebih baik apabila sinetron ini menceritakan perjuangan sebagai seorang pelajar tapi tidak mengesampingkan kata-kata ini cintaku bersemi diputih abu-abu, kan lebih baik Nina itu pas nyampe Jakarta berprestasi trus dikirim ikut-ikut lomba dan dilomba itu dia bertemu dengan prince charmingnya, lebih baik menceritakan bagaimana seorang anak menghadapi lika-liku masa SMA, dan cerita indah dibaliknya, daripada kekerasan-kekerasan dalam rumah tangga dan dalam lingkungan sekolah bukan? Nanti bisa jadi cerita ini ngawur kayak sinetron Cerita SMA, dan akhirnya menjadi Cerita Anak Bayi ketika Baim masuk kedalamnya.

Jujur saya Cuma nonton putih abu-abu seri pertamanya langsung ilfeel sama ceritanya, apalagi ada rumor ‘plagiat’ dicerita sinetron ini. Ya, menurutku gimana gak mau dibilang begitu kalau ceritanya Klise kayak gitu :p. Udah deh gak pernah nonton sinetron itu sampe sekarang. Mendingan saya youtube-ing nonton A Walk to Remember huaaaa, meski tak lebih bagus dari novelnya tetap ceritanya menyetuh sayaaaaa… *oke sudah out of topic.

Yang pasti, bukan mau nyari kontroversi atau semacamnya saya Cuma menjejakan pendapat saya disini :p

Sekian,
Sankyu^_^
Fhily.

Jumat, 25 November 2011

Blink - Putih Abu-Abu

(Pricilla)
Aku tak mau bertemu
kamu yang selalu menggangguku
Buat hari ku tak menentu
Aku benci kamu

(Sivia)
Namun hatiku jadi rindu
Ingat kelakuan nakal mu
Kini semua terasa lucu
Aku rindu kamu

(Shilla)
Dag dig dug hati ku...3x (dag dig dug hati ku)

(Kacau...)

Reff:
Cinta cinta cinta datang pada ku
Malu malu malu ku akui itu
Tapi tapi kamu tlah menawan hati ku
Cinta ku bersemi di Putih Abu-abu (Waw waw waw... aw..aw..aw 2x)

(Febby)
Aku tak mau bertemu
kamu yang selalu menggangguku
Buat hari ku tak menentu
Aku benci kamu

(Ify)
Namun hatiku jadi rindu
Ingat kelakuan nakal mu
Kini semua terasa lucu
Aku rindu kamu

(Shilla)
Dag dig dug hati ku...3x


(Kacau)

Cinta cinta cinta datang pada ku
Malu malu malu ku akui itu
Tapi tapi kamu tlah menawan hati ku
Cinta ku bersemi di Putih Abu-abu

(Shilla)
Dag dig dug hati ku...(dag dig dug hati ku)
Dig dug hati ku...(dag dig dug hati ku)
Dig dug hati ku...(dag dig dug hati ku) uuuuuu........

(Kacau)

Cinta cinta cinta datang pada ku
Malu malu malu ku akui itu
Tapi tapi kamu tlah menawan hati ku
Cinta ku bersemi di Putih Abu-abu

Cinta cinta cinta datang pada ku
Malu malu malu ku akui itu
Tapi tapi kamu tlah menawan hati ku
Cinta ku bersemi di Putih Abu-abu (Putih Abu-abu)

Cinta ku bersemi di Putih Abu-abu..

Yeeaaahhh...Yeeaaahhh..Yeeaahhhh







Related Post: [My Opinion] Sinetron putih abu-abu hanya menjual nama Blink? :O

Sabtu, 25 Juni 2011

Unyu adalah........ :3

cakka shilla

Ketika malam minggu TL lo dipenuhi @cakkaNRG yang mentionan sama @ashillazhrtiara trus care-carean gitu (?) u,u

ray ify

Ketika saban hari (?) TL lo dipenuhi dengan mentionan ngegemesin dari @rayprasetya22 sama @ifyalyssa

unyu

Ketika Julian (Pembantu Kerajaan) menikah sama Princess anneliese dan Prince Dominick menikah sama Erika (Penjahit) :3 Bersamaan Satu Altar

Ini kok nyambung barbie yah -_-" seperti biasa postingan gaje :p

Jumat, 04 Februari 2011

Speak Now or NEVER! -Part 2-

Cakka terbelalak kaget mendapati sosok Gadis yang berada didepannya sekarang...
Gadis itu yang kemarin hampir saja dia tabrak... Sepertinya Gadis itu juga kaget melihat Cakka yang kini didepannya...
Cakka menyuruh Ibu dan Gadis itu duduk... Terlihat Gadis itu masih memperhatikan Cakka...

" Ini anak saya...." Kata Ibu itu...

Cakka menatap kembali Gadis itu... Memang sudah bukan tatapan kosong lagi... Melainkan tatapan heran...

" Oh... Ya... Kalau boleh tahu siapa namamu?"Tanya Cakka

" Oik .. Mas...eh Dokter...." Ucap Gadis itu...

" Hahaha... Gak apa-apa kok kamu manggilnya Mas ... Santai aja..." Kata Cakka kemudian melanjutkan kata-katanya...

" Bu... Boleh saya berbicara berdua dengan anak ibu?" Tanya Cakka

" Ya silahkan... Saya keluar dulu... Permisi..." Kata Ibu itu lalu keluar dari ruangan Cakka...

Setelah Ibu itu keluar Oik mengangkat jari telunjuknya dan menunjuk kearah Cakka meminta penjelasan...

" Gak usah kaget... Aku Cakka... Dokter anak sekaligus psikolog dirumah sakit ini..."Kata Cakka mengulurkan tangannya...
Oik menyambutnya...

" Eh.. Maaf aku gak tahu kalau Mas ini.. Dokter... Maaf yah soal kemarin..." Kata Oik menundukan kepalanya...

" Gak apa-apa kok... Aku malah ingin jadi teman kamu... Bisakah kita bicara sebagai teman bukan sebagai Dokter atau Psikolog dengan pasiennya?" Kata Cakka

Oik terdiam tak menjawab...

" Dok..e... Mas... Boleh tolong jelasin kenapa Mama membawa aku kemari? Aku masih bingung..."

" Mamamu cerita segala sesuatu tentangmu... Kau punya masalah besar? Ceritakanlah..."

Oik menatap canggung kepada Cakka...

" Eh... Jangan canggung anggap aku temanmu... Hmm... Kalau disini kayaknya kamu bakalan canggung... Kita duduk disofa situ saja... Biar kamu lebih leluasa menceritakannya..." Kata Cakka sambil berdiri dan duduk disofa tak jauh dari situ diikuti Oik yang dengan canggung duduk berjarak dengan Cakka...

" Nah sekarang ceritakanlah... Tak baik masalah dipendam sendiri... Harus ada teman berbagi..."Kata Cakka...

Airmata Oik mulai jatuh kembali tapi dia masih didalam diam tak mau mengeluarkan sedikitpun kata...

" Tuh kan.... Semakin kamu menyimpan sendiri maka akan semakin sakit dan tak dapat membuatmu menemukan solusi... Kasian mamamu.. Dia turut sedih apabila keadaanmu seperti ini... Dia tak ingin melihatmu terpuruk seperti ini..."

Tangis Oik semakin menjadi-jadi... Airmatanya sudah tumpah ruah ... Sudah hampir 3minggu hari-harinya Ia lewati dengan menangis-menangis dan menangis... Dia memang bukan sosok yang cengeng tapi entah mengapa dia lelah dan lemah belakangan ini... Sulit menerima situasi makanya dia berubah menjadi Gadis yang cengeng...

Oik masih terisak... Cakka menyapu-nyapu punggung Oik... Untuk sementara waktu dia diam dan tak berbicara... Memberikan kesempatan pada Oik... Mungkin setelah menangis seperti ini Oik mau menceritakan masalahnya... Sehingga Cakka juga bisa menemukan solusi terhadap masalah-masalah yang Oik hadapi... Sepertinya tak hanya 1 masalah... Cakka bisa merasakan berbagai masalah yang ada didalam diri Gadis manis yang bernama Oik yang ada dihadapannya ini...

Tiba-tiba Oik kembali memeluk Cakka dan menangis sejadi-jadinya didalam pelukan Cakka...

"A..h..akh.. Hiks.. Aku..eh..ga.. Kuat .. Mas... Masalah ini he... Terlalu...eh.hiks..a.. Ber..at..." Kata Oik masih didalam pelukan Cakka...

Cakka membelai rambut Gadis itu... Menyapu punggungnya berharap dirinya bisa memberikan sebuah ketenangan kepada Oik... Airmata Oik terus membasahi baju putih Cakka... Namun setiap belaian Cakka mampu membuat sedikit demi sedikit rasa tenang kepada Gadis itu... Perlahan tetapi pasti Ia merasakan sebuah ketenangan yang belum pernah Ia rasakan sebelumnya...

Tanpa mereka sadari sepasang mata mengamati mereka dari balik pintu tersenyum pahit lalu menutup pintu dengan perlahan lalu berlari semakin menjauh dari ruangan itu...

Beberapa menit kemudian Oik melepaskan pelukannya dari Cakka... Ia merasa sudah tenang...

" Maaf mas... Lagi-lagi.... Aku main nyosor aja mas... Jangan anggap aku agresif mas... Aku tak tahu kenapa juga bisa memeluk mas..."Kata Oik tertunduk

" Tak apa-apa... Itulah gunanya teman kan ... Dan sekarang kita berteman yah..." Kata Cakka mengulurkan jari kelikingnya kepada Oik bak anak kecil yang baru mendapatkan teman baru... Oik menautkan jari kelingkingnya pada Cakka lalu tersenyum tipis...

" Ayo... Sekarang kita sudah berteman tak usah ragu ceritakan masalahmu..."

Oik menghela nafas... Mencoba menceritakan masalahnya kepada orang yang baru dia kenal... Baru kali ini... Bahkan teman-temannya disekolah tak mau diceritakan... Entah kenapa dia percaya pada Cakka... Bukan karena Cakka seorang Dokter atau Psikolog... Dari mana rasa percaya itu datang Oik tak tahu...

" Aku punya pacar... Namanya Obiet... Kami pacaran sudah 1 tahun.. Tapi 3 minggu lalu dia mutusin aku... Tanpa aku tahu masalahnya... Setahu aku belakangan ini dia malah lebih romantis dari biasanya... Tapi dia malah mutusin aku... Huh! Aku gak terima... Dan Gak sampai sehari aku dengar dia jadian dengan Gita... Dan mas tahu Gita itu siapa?"

Cakka mengangkat kedua pundaknya...

" Gita itu sahabatku sendiri... Bahkan dia yang menyupport hubungan aku dengan Obiet... bisa dibilang dia adalah mak comblang aku dengan Obiet... Tapi malah dia yang ngerusak hubunganku dengan Obiet... Aku sakit hati banget..." Oik menceritakannya dengan wajah sedih tapi airmatanya sudah tidak keluar... Dia hanya bersandar dengan lemas dikursi sofa...

Cakka mendengarkan cerita Oik...

" Gak cuma disitu... Belum habis kesedihanku karena Obiet dan Gita... Aku dikejutkan dengan kabar bahwa Obiet meninggal dunia karena kecelakaan... Aku shock berat... Obiet telah tiada... Walaupun dia telah menyakiti aku... Tapi tak bisa aku pungkiri kalau rasa sayang itu lebih besar daripada rasa sakit ini..." Ucap Oik... Airmatanya mengalir dipipi tapi dia mendongakan wajahnya keatas berusaha menahan airmatanya agar tak jatuh lebih banyak lagi... Dia juga tak mau Cakka menilainya sebagai Gadis yang cengeng...

" Hanya itu masalahmu?" Tanya Cakka memastikan... Karena Cakka yakin masalah Oik bukan hanya itu...

Oik mengangguk tapi kepalanya seperti biasa tertuduk... Cakka memegang dagu Oik agar menatapnya... Mata Gadis itu berkaca-kaca membuatnya semakin yakin kalau Masalah Oik bukan cuma itu...

" Gak boleh menyimpan masalah Oik... Aku bisa melihat kamu punya masalah selain itu... Tatap mataku katakan kalau memang masalahmu hanya itu..."

Oik menyerah melihat mata Cakka...

" Ya... Masalahku memang tak cuma itu..." Ia menarik nafasnya dalam-dalam sementara Cakka tak mau banyak berkata-kata lagi... Dia hanya menunggu gadis itu menceritakan masalahnya...

" Keluargaku termasuk keluarga yang kurang harmonis... Papa bekerja diluar negeri dan hanya pulang setahun sekali... Mama sibuk dengan pekerjaannya juga... Padahal sebelum kami kaya waktu kami masih hidup dirumah yang sederhana kami sangat sering berkumpul... Dan beberapa hari sebelum kematian Obiet... Aku memergoki mama sedang berpelukan dengan seorang laki-laki dan itu bukan Papa... Mesra sekali... Mama tak tahu kalau aku melihatnya... Aku sakit tega sekali mama berbuat seperti itu mengkhianati papa..." Oik kembali mendongakan wajahnya keatas menahan airmatanya kembali tapi sia-sia... Airmata kelemahan itu kembali mengalir dipipinya...

Cakka mengusap airmata Oik dengan tangannya dan usapan tangan itu mendinginkan hati Oik yang kini telah panas... Ia menutup matanya merasakan benar-benar dingin... Sentuhan apa ini?

Oik tersadar dia segera menetralisir dirinya kembali...

" Maaf... Aku cengeng..."

" Tak apa... Asal bisa membuat hatimu tenang... Sekarang bagaimana perasaanmu setelah menceritakan sebuah masalahmu?"

" Lebih lega... Terima kasih mas..."

" Sama-sama... Sekarang jangan kau pikirkan masalahmu dulu... Aku pasti membantumu agar terlepas dari masalahmu... Dan soal masalah Obiet... Obiet telah pergi biarkan dia pergi dengan tenang... Aku tahu memang sulit tapi maafkan kesalahannya... Dan bawa itu sebagai pelajaran agar kamu bisa menemukan orang yang lebih baik dari Obiet... Aku tak ingin kamu bersedih terus... Apa kegemaranmu?"Tanya Cakka

" Heh? Kegemaranku?" Oik mengernyitkan dahinya Heran dengan pertanyaannya Cakka yang sepertinya OOT (Out Of Topic)

" Iya..."

" Aku suka memasak... Soalnya dengan memasak aku bisa menuangkan segala kreasi.. Apalagi ada hasilnya... Kita bisa menikmati hasilnya..."Kata Oik

" Kau suka memasak? Sama dong..."

" Hah? Mas juga suka memasak?..."

" Bukan kamu kan suka memasak... Aku suka menyantap berarti... Cocok gitu..."

Oik tertawa kecil...

" Mas bisa aja..."

Akhirnya Cakka bisa melihat Oik tertawa walaupun itu tawa yang kecil... Berarti sudah ada kemajuan... Cakka sering menghadapi Gadis-gadis remaja yang labil.. Tapi entah mengapa Oik membuatnya sangat tertarik Untuk membantunya mengatasi masalahnya.. Padahal biasanya Cakka jenuh dengan pasien-pasien yang labil...

" Kapan-kapan kamu bisa dong masakin Mas..."

" Boleh kok... Mas sukanya apa?"

" Aku suka makanan indonesia... Tanpa daging... Aku lebih suka sayur-sayuran dari pada daging... Seperti Gado-Gado, Bubur manado, Sayur asem,dan lain-lain... Soalnya sayuran itu lebih menyehatkan..." Kata Cakka yang mulai lagi dengan teori kedokterannya...

" Sama... Oik juga kurang suka daging...hehehe..."

Cakka dan Oikpun terlibat percakapan santai bak dua orang kawan lama... Berbicara dengan Cakka yang walaupun lebih tua beberapa tahun dari Oik membuat Oik merasa seperti berbicara dengan sahabatnya sendiri bahkan dia sejenak lupa dengan masalah yang menghantuinya belakangan ini...

Cakka melihat jam tangannya sudah menunjukan pukul 11:45... Sebentar lagi dia harus makan siang... Dan jam 1 nanti gilirannya membuka klinik Dokter anak...

" Yasudah Oik... Jangan sedih lagi yah... Kalau sedih datang cari aku saja... Aku siap kapanpun sebagai teman untukmu... Sekarang kita keluar Mamamu pasti khawatir dengan keadaanmu..."

Oik mengangguk dan kemudian Cakka mengantarnya keluar dari ruangannya menemui Mama Oik yang sedari tadi menunggu diluar...

" Bu... Anak ibu tidak apa-apa hanya ada sedikit tekanan... Bila ada waktu saya ingin berbicara juga empat mata dengan ibu... Tapi tidak sekarang karena saya harus istirahat dan membuka praktek Dokter anak sebentar siang..."

" Baiklah Dok... Kalau ada waktu pasti saya kembali... Terima kasih..."

Cakka berlalu dari hadapan Oik dan Mamanya..
Mama Oik heran sekali mendapati Oik sudah tidak dengan tatapan kosong... Tatapannya meski masih tersirat kesedihan tapi ada keceriaan dibaliknya...
Mantra apa yang Cakka gunakan sehingga membuat Oik seperti itu?

>>>>>>>>>>>>>>>

" Dokter..." Panggil seseorang... Cakka menoleh kearah sumber suara tersebut.. Didapatinya seorang perawat...

" Ya..."

" Tadi Dokter Shilla mencari anda..."

" Oh ya? Sekarang Shilla kemana?"

" Sepertinya tadi berlari kearah kantin Dok... Dia kelihatan sedih gitu setelah dari ruangan dokter Cakka..."

" Dia ke ruanganku?"

" Ia Dok... Sudah saya larang karena ada pasien... Tapi tetap saja dia bersikukuh mau keruangan Dokter... Tapi setelah itu malah dia berlari dengan wajah sedih Dok..."

Cakka menepuk Jidatnya... Pasti Shilla melihat adegan Pelukan Dia dan Oik... Shilla tak boleh salah paham...

Cakka segera berlari menuju kantin...

Dicarinya Shilla dikantin tersebut tapi tak Ia temukan... Dia hanya melihat Ify sedang membawa makanan Kepada pembeli-pembelinya...
Cakka menghampiri Ify...

" Ify... Lihat Shilla Gak?" Tanya Cakka

" Mbak Shilla? Tadi dia kesini sih Mas... Tapi Gak lama... Dia cerita sama Ify katanya liat mas Cakka lagi pelukan sama cewek diruangan mas Cakka..."

" Tuh kan benar... Pasti dia salah paham... Kamu tahu gak Fy sekarang dia dimana?" Tanya Cakka

" Emang siapa sih mas cewek itu?"

" Nanti aku ceritakan yang penting dimana Shilla sekarang?"

" Sepertinya nih Mas... Belakangan ini mbak Shilla sering ke taman di rsj sebelah mas... Beberapa kali Ify kan bawa makanan sama dokter-dokter di rsj... Dan Ify beberapa kali liat mbak Shilla disana..."

Cakka mengernyitkan dahinya...
Whaaat?? RSJ? Untuk apa Shilla kesana? Shilla kan bukan dokter Jiwa... Buat apa dia kesana?

" Oke makasih ya Fy... Aku coba kesana..." Kata Cakka

Memegang tangan Ify tanda terima kasih...
Kemudian berlari meninggalkan Ify menuju RSJ...

Sentuhan ini?

RSJ tepat berada dibelakang Klinik umum hanya dibatasi pagar pembatas agar pasien RSJ yang aneh bin ajaib tak keluar dari tempatnya...

Cakka menyusuri koridor RSJ... Disepanjang koridor tampak orang-orang yang ajaib-ajaib.. Ada yang menggonggong seperti anjing, ada yang berjalan bak supermodel diatas catwalk, ada yang tertawa sendiri, Ada yang memeluk-memeluk segala macam boneka...
Sebenarnya Cakka sering kemari karena dia juga dibutuhkan disini... Cuma belakangan ini dia jarang kemari karena Dia juga banyak mendapat pasien untuk urusan Psikologis...

Taman di RSJ terletak disayap kiri RSJ tepat disamping ruangan seorang dokter... Cakka jadi was-was jangan-jangan Shilla sering datang kemari menemui dokter itu...
Dia menemukan Shilla sedang duduk disamping airmancur...

Cakka mendekat...

" Shilla..." Ucap Cakka...

Shilla menoleh kearah Cakka dan tersenyum sinis kearahnya...

" Sudah selesai?"

" Shill..., kamu salah paham... Aku cuma menghibur dia ... Dia pasienku..."

" Aku tahu dia pasienmu... Tapi aku ini manusia yang punya rasa cemburu... Aku lihat kau juga begitu menikmati saat kalian berpelukan..."

" Shilla... Aku mohon mengertilah... Aku cuma menenangkannya karena dia punya masalah besar..."

" Apa kau pernah menenangkanku ketika aku punya masalah? Selama 5 tahun kita pacaran kau tak pernah memeluk menenangkanku seperti itu..."

" Itu karena......."

" Karena apa Cakka?" Ucap Shilla dengan nada meninggi...

" Itu Karena kamu tak pernah terlihat rapuh didepanku... Itu karena kamu tak pernah memperlihatkan masalahmu didepanku... Kau tak pernah menangis walau aku tahu kamu itu sedang sedih itulah sebabnya aku tak menenangkanmu... Karena kau sering mencari ketenanganmu sendiri....Bagaimana aku tahu jika kau sedang punya masalah... Jika aku hanya mempunyai sedikit waktu denganmu?"Kata Cakka...

Shilla terdiam... Memang benar yang diucapkan Cakka... Dia memang selalu menyembunyikan masalahnya didepan Cakka meski dia tahu Cakka pasti mengetahuinya... Dia ingin terlihat sebagai wanita yang tangguh... Tak ingin tergantung kepada Cakka... Apalagi pekerjaan mereka membuat mereka jarang bertemu... Disaat Cakka punya waktu Shilla tak punya... Disaat Shilla punya waktu Cakka tak punya... Dan tanpa Ia sadari Ia merasakan kesepian yang mendalam...
Runtuhlah pertahanan Shilla sebagai wanita tangguh... Kali ini dia menangis... Pertama kalinya Cakka melihat seorang Shilla menangis dihadapannya...

Cakka memeluk Shilla menyandarkan kepala Shilla diatas bahunya... Membelai halus ubun-ubun kepalanya... Sama seperti Caranya menenangkan Oik tadi... Shilla merasakan ketenangan didalam pelukan Cakka 5 tahun pacaran dia baru merasakan pelukan Cakka sekarang... Ternyata dipeluk seorang Cakka sangat membuatnya merasa berbeda begitu hangat dan nyaman... Pantas saja pasien-pasiennya selalu betah berada didalam pelukan Cakka...

" Akhirnya runtuh juga hati kerasmu...." Kata Cakka tersenyum...

Shilla melepaskan pelukan Cakka dengan wajah manyun...

" Sudah... Jelek tahu begitu... Sekarang ayo balik buat apa kau disini...? Mau menjadi ajaib seperti orang-orang disini...?"

" Ih Cakka..... Abis dirumah sakit tamannya ga ada airmancur jadi gak enak..."Kata Shilla

" Benar nih ga ada alasan lain? Atau jangan-jangan kamu mau bertemu Dokter Deva lagi..."

" Cakkaaaaaa.... Negatif thinking deh... Orang bukan mau ketemu Dokter Deva..."

" Kamu juga tadi negatif thinking sama aku... Berarti benar kamu kamu mau ketemu seseorang disini...."

Shilla gelagapan...

" Eh.. Gak kok... Yaudah yuk balik...." Shilla menarik tangan Cakka...

Cakka bisa membaca ada sesuatu yang Shilla sembunyikan tapi dia tak mau mempermasalahkannya... Soalnya sebentar lagi dia harus pergi ke klinik anak... Tak sempat makan siang kalau seperti ini...

>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Jam sudah menunjukan pukul 19:00... Ketika Cakka baru menyelesaikan tugasnya sebagai dokter anak... Belakangan ini banyak anak-anak mengalami Gangguan pernapasan karena udara Jakarta yang terganggu polusi asap kendaraan yang tak sehat untuk dihirup... Banyak juga yang mengalami batuk-batuk karena konsumsi snack yang tidak sehat... Ada berbagai macam penyakit pada anak yang dikarenakan udara, gizi, lingkungan dan lain-lain... Semakin maju dan canggih segala sesuatu didunia ini... Semakin banyak penyakit yang muncul...

Ia memasuki ruangannya... Mau mengambil tas dan kunci mobil sebelum pulang kerumahnya...

Diatas mejanya ada sekotak makanan yang dibungkus... Cakka membukanya... Didalam ada Gado-gado kesukaannya...
Serta secarik kertas disampingnya...

' maaf mas Cakka... Ify lancang masuk keruangan mas... Cuma mau ngasih gado-gado ini buat mas... Ify tahu mas Cakka belum makan dari tadi siang... jadi Ify bawain ini buat mas... Selamat menikmati...

-Ify-'


Cakka tersenyum mengambil Gado-gado tersebut... Membawa tasnya serta mengambil kunci mobilnya... Hendak keluar tapi sepertinya dia lupa akan sesuatu....

Zebra Cake...

Cakka membuka lemari mengambil sekotak Zebra Cake pemberian Shilla... Lalu berjalan keluar mengambil mobilnya dan melaju menuju rumahnya....

>>>>>>>>>>>>>>>>

Oik terdiam ditempat tidurnya pikirannya kembali tidak tenang.... Kali ini dia sudah tidak memikirkan tentang Obiet...
Tadi dia sudah bertekad untuk melupakan Obiet... Yang dipikirannya hanyalah Mama dan Papanya...
Tadi sepulang dari rumah sakit Oik mendengar Mamanya sedang menelepon Papanya dan terjadi pertengkaran yang hebat sekali...
Makanya Ia jadi takut lagi... Dia menjadi sedih kembali....

Tiba-tiba badannya Gemetaran... Keringat dingin mengucur ditubuhnya... Wajahnya pucat pasi.... Dingin....
Oik butuh kehangatan....

Tak beberapa lama kemudian Mamanya masuk kedalamnya... Dan panik melihat Oik seperti itu...

" Oik kamu kenapa nak? Sakit?" Tanya mamanya yang segera mendekat keranjang Oik...

Tak ada Jawaban dari Oik... Tubuhnya semakin bergetar.... Dingin yang Ia rasakan menusuk kulit...

Mama Oik panik segera memeluk Oik... Oik merasa kehangatan memang tapi tetapi tidak untuk ketenangan...

Tak berlama-lama mamanya dengan susah payah mengangkat Oik seperti anak kecil padahal badan Oik dengan mamanya hampir sama... Akhirnya dibantu pembantu-pembantunya Mama Oik berhasil memasukan Oik kedalam mobil...

Dan menyuruh sang supir mengantarkannya kerumah Sakit...

^.^.^.^.^.^.^.^.^.^.^.^.^.^

Kamis, 03 Februari 2011

Speak Now or NEVER! -Part 1-

Cerbung kawan-kawan... Doain saya yah semoga cerbung ini tidak bernasib sama dengan cerbungku yang lain...

Oke part 1 cekidot!



Cakka dan Shilla berjalan beriringan disebuah koridor rumah sakit dengan menggunakan pakaian serba putih-putih membawa stetoskop masing-masing melingkar dileher mereka... Mereka adalah dokter dirumah sakit itu... Dokter muda yang ganteng dan cantik itu menyebabkan banyak orang berbondong-bondong berobat kerumah sakit itu... Shilla adalah dokter penyakit dalam sekaligus dokter bedah sedangkan Cakka adalah dokter anak sekaligus seorang psikolog... Usia mereka menginjak angka 25tahun dan itu masih sangat muda untuk ukuran Dokter sukses seperti mereka...

Apalagi mereka adalah sepasang kekasih yang sudah 5 tahun menjalin hubungan membuat mereka sering disebut sebagai 'Perfect Couple' Oleh orang-orang rumah sakit maupun khalayak ramai...

Mereka berpisah dipertigaan rumah sakit... Cakka menuju kesebelah kiri menuju ketempat ruangannya berada sedangkan Shilla berjalan kesebelah kanan ke ruang operasi karena hari ini ada pasien yang akan dioperasi...



Cakka tiba diruangannya segera duduk dikursi... Duduk santai hari ini lumayan longgar dia hanya membuka konsultasi psikologis... Karena untuk dokter anak hari ini bukan jadwalnya...

Cakka belum makan pagi perutnya terasa keroncongan... Maka Ia memutuskan untuk pergi ke kantin rumah sakit mencari makanan yang mungkin bisa mengganjal perut...



Baru saja Ia berdiri dari kursinya terdengar ketukan pintu...



Dia akhirnya duduk kembali...



" Ya silahkan masuk..."



Seorang perawat masuk kedalam...



" Maaf dok... Ada seseorang yang ingin berkonsultasi dengan anda..."



" Ya... Silahkan masuk saja..."



Perawat itupun keluar tak beberapa lama kemudian wanita paruh baya masuk kedalam... Wajahnya tampak kusut dan menangis tersedu-sedu... Sepertinya dia punya masalah yang cukup berat...

Wanita itu duduk dihadapan Cakka... Cakka mendiamkan wanita itu beberapa saat sampai dia tenang... Setelah merasa wanita itu cukup tenang Cakka kemudian bertanya kepada wanita itu...



" Selamat pagi Bu... Ada yang bisa saya bantu? Maaf saya bicara dengan Ibu siapa?"



" Bu Uci...Ada Dok... Masalah yang cukup berat..."



" Ceritakanlah..."



" Dok... Saya punya anak Gadis... Anak saya punya seorang kekasih yang sangat dia sayangi... Tapi beberapa minggu yang lalu dia putus dari pacarnya dan itu membuatnya sangat depresi murung-murung kerjaannya hanya mengurung diri dikamarnya... Tak mau bicara dan keluar menemui kami orang tuanya... Dan 3 hari lalu dia mendengar bahwa pacarnya itu meninggal karena kecelakan dan membuatnya makin down... Gak mau makan dan beberapa kali mencoba melakukan hal yang tidak diinginkan... Dia beberapa kali mencoba bunuh diri... Tapi selalu saya gagalkan... Saya takut dia melakukannya kembali Dok...hiks" Kata Ibu itu kembali tersedu-sedu...



Cakka mendengarkan dengan seksama penuturan Ibu itu...



" Kalau saya boleh tahu ... Anak anda umurnya berapa yah?" Tanya Cakka



" 18 tahun..."



" 18 tahun sebenarnya sudah lumayan dewasa dalam bersikap... Tapi anak anda terlalu labil untuk anak seusia 18tahun... Saya rasa ada sesuatu yang menekan dia tak hanya itu... Bisakah saya bertemu dengannya?"



Ibu itu menatap Cakka...



" Tidak sekarang... Mungkin besok anda bisa membawanya kemari... Aku ingin melihat keadaannya dan melakukan beberapa pemeriksaan padanya"Kata Cakka kemudian...



Ibu itu mengangguk...



" Yang anda harus lakukan menjaga anak anda sebaik mungkin... Jauhkan dari segala benda-benda bahaya... dan jangan membuat anak anda tambah down...Anda harus menjaganya tapi jangan terlalu overprotectif karena itu akan membuatnya risih" Kata Cakka



" Baiklah dok... Saya permisi dulu... Terima kasih..." Kata Ibu itu lalu pergi dari situ...



>>>>>>>>>>>>>>



Cakka bergegas melangkahkan kakinya menuju kantin... Perutnya semakin tidak ingin berkompromi... Setelah konsultasi Ibu tadi ternyata masih ada pasien-pasien lain...

Belakangan ini sangat banyak remaja labil yang melakukan apa saja yang buruk setelah gagal dalam percintaannya... Pikir apa mereka sampai nekat melakukan hal-hal yang aneh? Rata-rata orang tua yang berkonsultasi dengan Cakka tentang anak-anak remaja mereka yang labil...

Jadinya Cakka baru bisa makan pada pukul 12:00 tanggung, jadilah dia tak makan pagi hanya makan siang...

Hampir setiap hari dia seperti ini... Tak ada yang memasakannya di Pagi hari... Karena Cakka tak mempekerjakan pembantu dirumahnya yang besar... Bukan pelit atau apa... Cuma dia tak punya waktu untuk menghubungi pihak Agen pembantu... Tiap kali ada waktu lowong dia pasti lupa....Dia hanya tinggal bersama dengan kakaknya Zahra yang berprofesi sama dengannya seorang Dokter... Jadi Zahra hanya memasakan Cakka pada malam hari itupun kalau sempat... Cakka takut bila Ia tidak menjaga pola makannya Dia juga bakal ikut-ikutan sakit....



Cakka melangkahkan kakinya dengan gontai menuju salah satu tempat duduk dikantin... Terlihat dari tempat duduknya Ozy seorang dokter spesialis mata dirumah sakit itu sedang duduk bersama pacarnya Acha... Acha memang setiap hari membawakan rantangan makanan untuk Ozy... Cakka sangat jealous melihat mereka berdua mengingat Shilla tak pernah memasak untuknya karena kesibukannya yang sama dengan Cakka seorang Dokter... Huh!



Cakka kembali berjalan ke pantry kantin tersebut... Disana menunggu seorang Gadis penjaga kantin yang usianya 1 tahun lebih muda dari Cakka...



" Selamat siang Mas Cakka... Mau pesan apa?" Tanya Gadis penjaga kantin itu...



" Seperti biasa Fy..."Kata Cakka



" Oke... Segera..." Katanya Lalu masuk kedalam tak lama kemudian keluar dengan secangkir teh hangat dan Gado-gado...



" Mas Cakka sibuk yah hari ini?" Tanya Ify



" Seharusnya gak Fy... Soalnya hari ini bukan jadwal aku di klinik anak hari ini tugasnya Dokter Rio... Cuma tadi banyak yang konsultasi Psikologis..."



" Oh yah?"



" Iya... Biasalah... Belakangan ini banyak anak-anak muda yang labil apalagi masalah percintaan padahal ada yang belum saatnya... sehingga menyebabkan mental mereka terpengaruh..."



Ify mengangguk-angguk tanda mengerti...



" Oh ya, Mas Cakka kok gak bareng mbak Shilla...?"



" Oh Shilla... Lagi ada operasi kayaknya..."



Cakka memutuskan untuk duduk di pantry sambil meneguk secangkir teh hangat dan sesekali meyuap gado-gado kedalam mulutnya...



" Mas Cakka sama Mbak Shilla kapan menikah? Kalau menikah undang Ify..." Cakka yang sedang meneguk teh mengeluarkannya karena kaget sehingga baju Ify basah...



" Humph... Maaf Fy... Gak sengaja aku... Kaget dengan pertanyaanmu itu" Kata Cakka panik sambil membersihkan tumpahan teh dibaju Ify walaupun dia tahu bakalan nihil...



" Gak usah Mas... Gak apa-apa kok ntar mbak Shilla marah lagi mas...hihi... Kok kaget mas...? Orang seusia Mas Cakka dan Mbak Shilla seharusnya gak kaget dengan pertanyaan Ify tadi... apalagi Mas Cakka sama Mbak Shilla pacarannya udah lama dan serasi lagi..."Kata Ify



" Entahlah Fy... Aku belum memikirkannya sampe situ..."



" Oh ya Mas... Mas suka makan Gado-gado apa kenyang yah mas?"



" Ya kenyang lah Fy... Pertanyaan kamu aneh deh... Aku suka gado-gado karena banyak sayurnya... Supaya sehat toh... Apalagi Gado-gado buatan kamu...hehehe" Cakka terkikik...



Ify tersipu...



Shilla yang melihatnya segera menghampiri mereka...



" Ehem.... Lagi asyik nih aku ganggu gak?"Tanya Shilla duduk disamping Cakka



" Eh Shilla... Udah selesai operasinya...? Udah makan siang?"



" Udah... Kalau belum ya aku gak disinilah... Tapi aku Belum makan siang... Padahal aku mau ngajak kamu ke restoran tapi kamunya malah makan disini..."



" Kan makanan disini enak juga gak kalah sama direstoran apalagi makanan khas indonesia yang bergizi dan banyak vitamin baik untuk kesehatan kita... Kamu mau makan apa Shill? Coba gado-gado buatan Ify enak..."



" Yasudah deh... Aku coba..."Kata Shilla...



" Fy Gado-gadonya satu lagi yah..." Kata Cakka...



Ify segera masuk kembali kedalam dapur... Shilla ingin juga merasakan makanan kesukaan Cakka yang dibuat oleh Gadis penjaga kantin bernama Ify itu... Bagaimana sih rasanya? Sampai-sampai Cakka sering menolak ajakan Shilla untuk makan di restoran mahal dan hanya ingin makan Gado-gado buatan Ify...



Tak lama kemudian Ify keluar membawa sepiring Gado-gado... Dan memberikannya kepada Shilla...



" Makasih yah..." Kata Shilla



" Sama-sama..."



Shillapun memakan Gado-Gado buatan Ify tersebut... Rasanya benar-benar lezat belum pernah Ia merasakan Cita rasa makanan seperti ini direstoran manapun... Tapi Shilla tak ingin menunjukan rasa kagumnya itu.. Makanya dia makan seperti biasa...



" Shilla, Bentar malam kamu sibuk gak? Kerumahku yuk... Aku kesepian kak Zahra praktek malam... Gak ada yang masakin aku..."Kata Cakka



" Huh aku gak tahu Cakka... Doain aja semoga ga ada pasien yang tiba-tiba datang kayak waktu itu... Kamu tahu kan aku ga bisa masak... Kalau mau kita makan diluar aja yah sebentar malam..." Kata Shilla



" Oh.. Ya udah... Aku tunggu yah sebentar malam di Restoran PurpleGrape jam 8..."Kata Cakka...



" Dokter Shilla ditunggu diruang bedah... Terima kasih..." Suara microfon pemanggil berkumandang...



" Cakka... Aku harus segera pergi...daaa.."Kata Shilla yang baru setengah memakan Gado-gadonya.. Lalu membersihkan mulutnya dengan Tissue kemudian mengecup Pipi Cakka...

Lalu berlalu dari hadapan Cakka dan Ify...



>>>>>>>>>>>>>>>>>



Cakka menunggu dengan Cemas di PurpleGrape Restoran... Sudah hampir setengah jam menunggu tapi sosok Shilla tak tampak-tampak... Beberapa kali dia mencoba mengirim BBM kepada Shilla tapi Pending...

Sepertinya Shilla masih sibuk maka dari itu Cakka memutuskan untuk sebentar lagi menunggu Shilla...



Sudah 45 menit dia menunggu Shilla tak kunjung datang... Tiba-tiba alerts tanda BBM masuk berbunyi... Itu dari Shilla...



Sayang, maaf yah... Aku gak bisa datang... Soalnya tadi ada pasien lagi... Trus pas pulang Papa ngajak aku ketemu kerabatnya.. Aku gak enak menolaknya...



Begitulah bunyinya... Cakka tersenyum pahit membacanya... Kemudian dia memanggil pelayan dan memesan makanan...



Jadilah Cakka makan sendirian lagi... Memang begini nasibnya setiap hari kalau Zahra tak dirumah...



>>>>>>>>>>>>>>>



Cakka mengendarai mobil BMWnya menyusuri jalan ibukota... Dia baru saja dinner sendirian di Restoran...



Ditengah perjalanannya...



Seorang Gadis mendadak didepan mobilnya yang membuat Gadis itu hampir tertabrak...





' CIIIIITTTTTTTTTT' Suara rem mobil Cakka menghentikan mobilnya agar tidak menabrak gadis tersebut...



Nyaris...



Cakka segera turun dari mobilnya menghampiri gadis tersebut...



Cakka ingin memarahinya... Tapi! Dia melihat tatapan mata Gadis itu kosong... Dia pasti punya masalah besar... Cakka seorang Psikolog sangat tahu dengan kejiwaan seseorang...

Makanya Cakka tidak jadi memarahinya...

Dia merangkul Gadis itu....



" Kenapa dek? Punya masalah?"Tanya Cakka halus...



Gadis itu menatap Cakka lagi dengan tatapan kosong...



" Kalau punya masalah bukan begini cara menyelesaikannya..." Katanya Lagi...



Gadis itu tiba-tiba menangis lalu memeluk Cakka dengan erat... Cakka kaget!

Dan refleks membalas pelukan Gadis itu...



" Ayo nangis sepuasnya kalau itu dapat membuat hatimu lega..." Ucap Cakka kembali...



Gadis itu menangis makin menjadi-jadi... Setelah beberapa saat kemudian melepaskan pelukannya...



" Maaf mas..."Katanya



" Gak apa-apa... Yasudah... Sini aku antar pulang gak baik anak Gadis malam-malam jalan sendiri..." Kata Cakka menuntun Gadis itu masuk ke mobilnya...



Kemudian melaju kembali...



" Rumah kamu dimana?"



" Di Jalan Garuda Blok C..."Katanya dengan tatapan lurus kedepan...



Cakka tak mau bertanya-tanya banyak tentang masalahnya karena dia tahu akan membuat Gadis itu semakin memburuk...

Gadis itu memegang kedua lengannya... Sepertinya kedinginan... Cakka membuka jaket ungu miliknya lalu membungkuskan kepada Gadis itu...



" Pakailah... Kamu pasti kedinginan..."



" Terima kasih..."



Tak lama kemudian mereka tiba disebuah rumah yang lumayan besar dan mewah dengan pagar besi tinggi nan kokoh dan pencakar langit berdiri kokoh menahan rumah tersebut... Rumah berwarna crem dengan unsur etnik yang menarik...



" Ini rumahmu?"



Gadis itu mengangguk...



" Aku antar masuk?"



Gadis itu menggeleng...



" Yasudah hati-hati..."Katanya lagi



Gadis itu keluar dari mobil Cakka membuka pagar besi itu lalu masuk kedalamnya...



Tiba-tiba Cakka menepuk jidatnya...



" Aku belum tahu namanya... Aku lupa menanyakannya"



>>>>>>>>>>>>>>>>



Cakka tiba dirumah sakit... Hari ini dia sendirian berangkat kerumah sakit karena Shilla telah berangkat duluan... Shilla memang lebih sibuk darinya... Tadi pagi-pagi sekali Shilla ditelepon pihak rumah sakit untuk segera kerumah sakit... Makanya Dia tak datang bersama Cakka...



Cakka membuka ruangannya berjalan ke mejanya... Diatas meja tergeletak sekotak kue kesukaan Cakka ... Zebra Cake...



Diatas Cake tersebut ada kartu ucapan...



' Smile please... :) Maaf ya sayang... Tadi malam sama pagi ini aku ga bisa bareng kamu... Zebra Cake untukmu sebagai permintaan maafku...



with love,

Shilla <3 '



Cakka tersenyum Simpul membaca surat tersebut... Walaupun Shilla sibuk ternyata dia masih peduli dengan Cakka dan masih ingat Kue kesukaannya...



' Tok...tok...tok...' Pintu diketuk



" Ya masuk..." Ucap Cakka...



Seorang perawat masuk kedalam...



" Misi Dok... Ibu yang kemarin datang membawa anaknya..." Kata Perawat tersebut...



" Oh ya... Suruh masuk..." Kata Cakka sambil menyimpan Zebra Cake yang diberikan Shilla didalam sebuah lemari tak jauh dari situ...



Tak beberapa lama kemudian seorang Ibu bersama seorang Gadis masuk kedalamnya...



Cakka berbalik... Dia melihat tampak sosok Ibu yang kemarin bersama Gadis yang begitu familiar... Gadis manis berambut panjang sebahu dengan T-Shirt putih dan bando Pink manis menghiasi rambutnya...

Tatapannya yang awalnya kosong... Berubah kaget melihat Cakka didepannya...



^.^.^.^.^.^.^.^

Kamis, 22 Juli 2010

Behind The Scene - III –

Behind The Scene - III -

Hari ini adalah hari pertama dimana Cakka Akan memulai profesi barunya….
Pemikiran yang panjang sebelum dia memutuskan untuk menerima tawaran tersebut…
Seperti biasa mobil berplat nomor C 4 KKA melaju menyusuri jalan ibukota lalu berhenti di sebuah perusahaan Label rekaman….
Cakka dan Managernya segera keluar dari mobilnya … Tapi berbeda kali ini Cakka tampak membawa sebuah tas gitar berwarna hitam…. Merekapun masuk kedalam…
Seorang pria sepertinya dari tadi sudah menunggu…. Setelah disambut oleh pria itu mereka masuk kedalam ruangan pria itu yang adalah pemilik label rekaman tersebut…
Tujuan mereka kesana adalah menandatangani kontrak kerja…
Kira-kira 30 Menit berada diruangan tersebut … Merekapun Keluar….
Diluar sudah ada seorang gadis cantik yang menunggu….
Dia adalah Ashilla Zahrantiara yang bakal jadi teman duet Cakka nanti….
“Cakka…. Ini yang akan jadi partner kamu….”Kata Pria itu
“Shilla…” Shilla mengulurkan tangan pada Cakka sambil menebar senyumannya..
“Cakka...” Kata Cakka sambil membalas uluran tangannya…
“Oh ya ini ada lagu ciptaan Obiet yang bakal kalian bawain untuk Single kalian yang pertama coba deh didengar dulu… supaya nanti kalian duetnya bisa bagus…” Kata Pemilik label tersebut sambil memberikan sebuah kaset dan lembaran kertas kepada mereka….
Obiet adalah pencipta lagu yang sangat berbakat... lagu ciptaan selalu menjadi Hits.. Meski usianya baru sepantaran Cakka tapi dia berhasil meraih beberapa penghargaan pencipta lagu muda berbakat…
Cakka dan Shillapun serius mendengarkan musik serta membaca lirik dikertas itu…. Tampak sesekali Cakka menyetem gitarnya untuk menyamakan nada….
Sedangkan Manager Cakka malah asik tidur di sofa tak jauh dari situ, Dasar!! Bukannya kerja malah tidur… hehehe

********

“Oik…. Kakak mau bicara…” Kata Ify.. Oik yang baru selesai Take untuk pembuatan Video Klipnya yang terbaru duduk disamping Kakaknya itu…
“Ada apa kak?”
“Kamu tadi baca tabloid ini yah?” Kata Ify sambil menyodorkan tabloid beken…
“mmm… Iya ka.. Kakak udah baca?”
“Udah…..”
“Owwhhh” Kata Oik sambil memalingkan wajahnya ke arah yang berbeda….
“Oik …. Mungkin sudah saatnya lu baikan dengan Cakka…. Kelihatannya Cakka sangat berharap agar kalian saling bicara lagi….”
Oik menarik nafas panjang-panjang….
“Oik tahu Cakka gak sepenuhnya salah … tapi Oik kecewa aja sama Cakka… lagipula Cakka juga gak pernah minta maaf sama Oik….”
“Tapi Oik,, gak ada salahnya kan kalau Oik yang mulai duluan…”
“Udah deh kak… jangan dulu bahas masalah ini… Oik mau focus sama karir Oik dulu….” Kata Oik sambil beranjak dari situ…


Oik masih berpikir tentang apa yang dibilang Kakaknya tadi….. Sebenarnya dilubuk hatinya yang paling dalam dia ingin sekali bisa saling sapa dengan Cakka…. Tapi keadaannya sekarang sangat tidak memungkinkan…. Apalagi besok singlenya ini akan diluncurkan…
Besok akan menjadi hari yang paling penting untuk Oik setelah beberapa bulan dia merilis single ini akhirnya besok semua akan tahu kalau Tak ada lagi Oik sang Aktris dia telah bermetamorfosis menjadi Oik sang penyanyi….. Mulai besok hidupnya akan berubah tak ada lagi sandiwara melainkan alunan merdu suaranya yang akan menghiasi hari-harinya….
Tak ada lagi waktu untuk memikirkan Cakka… Ia harus focus dengan karirnya yang baru ini,,, Cakka hanyalah masa lalunya entah kapan mereka bisa saling sapa lagi.. Karena kehidupan Oik yang sekarang Akan membawanya Jauh dari Cakka….

Sementara itu dibeberapa rumah produksi sedang kebingungan karena Ratting Sinetron mulai menurun… bahkan banyak E-mail yang masuk meminta sinetron yang bintang utamanya Cakka dan Oik… sehingga membuat para produser dan sutradarapun pusing 7 keliling…
Mereka mencoba menghubungi Cakka maupun Oik tapi susah sekali…
Mereka seperti hilang ditelan bumi (?)


=============

“Cakka….. ada tawaran beberapa sinetron nih… lu masih mau main sinetron kan?”Tanya Manager Cakka sambil membawa beberapa lembar kertas….
“Boleh… Cuma gue gak mau jadi peran utama…. Peran pembantu kek yang hanya beberapa episode trus mati atau apa kek gitu…” Kata Cakka ceplas ceplos…
“Waaaahh sembarangan aja lu…. Gila apa…. Tapi sepertinya ini gak ada buat peran pembantu,… aneh ya lu… artis lain susah tahu dapet peran utama lu nolak begitu aja,…parahh…sekalian aja lu jadi figuran..waktu itukan lu yang bilang sambil menyelam minum air…lah ini kayaknya sambil menyelam tenggelam..”Kata Manager Cakka…
Cakka hanya mengangkat kedua pundaknya lalu pergi begitu saja menuju kamarnya….
“heiii Cakka gue belum selesai ngomong…..” Kata Manager Cakka…
Cakka tak menggubrisnya dia terus saja melangkahkan kakinya…. Sedangkan Managernya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya….

Belakangan ini memang jadwal Cakka tak sepadat dulu…. Bukan karena sepi tawaran .., banyak banget malah tawarannya Cuma ditolak…
Dia mau bersantai sejenak sambil mempersiapkan duetnya bareng Shilla nanti.

Cakka tidur di ranjangnya… lalu menyalakan TV menggunakan Remote yang ada disampingnya… sebenarnya malas sekali dia untuk nonton TV karena trauma gossip-gosip yang dulu… haha
Pas Cakka menyalakan TV … ada sebuah acara Musik yang menayangkan Video Klip Single Perdana Oik …. Cakka Kaget Melihat video Klip tersebut…..
Setelah Video Klip itu diputar… ternyata Oik juga hadir distudio tersebut…..

“Hai Oik…..”Kata salah satu presenter Acara tersebut yang bernama Dea
“Hai Juga…..” Balas Oik dengan senyumannya yang manis…
“Gimana kabarnya Oik?” Tanya salah satu presenter yang bernama Debo
“Alhamdulilah Baik…”
“Oh ternyata belakangan ini Oik jarang muncul di TV karena mempersiapkan Single perdananya toh…..” Kata Dayat salah satu presenter diacara tersebut…
Oik tertawa kecil “Iya…”
“Terus gimana dengan main sinetron,film… apa mau ditinggalkan untuk jadi penyanyi? Kan kita pernah main film bareng yah Oik jadi pasangan juga yah Oik….” Kata Dayat sambil merangkul Oik… Melihat kelakuan Dayat … Debo dan Dea segera menarik Dayat….
“Yeee… genit lu….” Kata Dea…
“Biarin lu cemburu yah?”Goda Dayat…
“Ahh egakk……kata Dea…” Oik malah tertawa melihat tingkah mereka…. Tawa yang sudah lama tak dilihat Cakka…
“Iya, waktu itu pernah main bareng di Just Love yah? Aku jadi Reska... Dayat jadi Nino… kita sahabat kecil yang terpisah yah…” Kata Oik…
“Nah itu betul … waktu itu kita main bareng sama Irsyad, Nadya, Sivia, Alvin, Gabriel, Zahra, Acha dan.. Cakka…” Ketika Dayat menyebut nama Cakka wajah Oik tiba-tiba berubah jadi aneh…
“Oh ya Oik ... gimana Hubungannya sama Cakka…” Kata Dea… Oik kaget dengan pertanyaan Dea…
“Ah… Lu apa-apaan sih ini kan acara musik bukan gossip….”Kata Debo….
“Debo… cemburu….oowwwhh…” Kata Dea sambil bernyanyi gaya dangdut,,,
“Ah engaaaaak…” Terjadi kejar-kejaran antara Dea dan Debo jadi kacau deh tu acara….
Oik tertawa lagi…. Cakka yang menonton ikut juga tertawa….
“Udah Oik… gak usah di gubris udah biasa…..” Kata Dayat…
“Oh ya Oik yang tadi belum dijawab pertanyaan Gue?”
“Yang mana?”
“Yang soal main sinetron ama Film….” Debo dan Dea selesai kejar-kejaran langsung bergabung dengan Dayat dan Oik….
“Oh… itu.. mungkin Oik bakal vakum dari dunia acting atau bahkan meninggalkan dunia akting.. soalnya Oik pengen focus sama karir Oik yang baru.. Oik juga dari kecil pengen banget jadi penyanyi….”
“Yaaaa…. Jangaaan…” Kata 3 D serempak….
“kamu kan berbakat dibidang itu… apalagi kalau main bareng si acak-acakan itu…..”
“CAKKKAA…” Debo dan Dayat berteriak ditelinga Dea,, menggosok-gosok kupingnya,,,,
“Iya gue juga tahu……Tapi pelan kenapa….” Kata dea yang masih menggosok-gosok kupinganya…. Sementara Cakka yang menonton malah jadi emosi gara-gara namanya dirubah-rubah gitu -_____- ….
“Oh ya Oik mau bilang sesuatu…. Pliss jangan gosipin Oik sama Cakka lagi kita gak ada apa-apanya kok… yah….” Kata Oik yang kelihatannya memohon banget…
“Yaudah nanti Oik nangis lagi hehehe….”Kata Debo..
“Oh ya Oik… boleh jelaskan konsep Video Klip kamu……?” Kata Dea
“Konsep Video klipnya mengisahkan tentang sepasang remaja yang saling cinta tapi suatu bencana alam memisahkan mereka sehingga terpisah jarak…. Tetapi keduanya tetap setia dan menunggu sampai takdir mempertemukan mereka… Mereka akhirnya dipertemukan tetapi saat si Cewek akan menghembuskan nafas terakhir….gituuuu…”Oik menjelaskan…
“Oh gitu yah? Kasian banget tu….denger-denger di video klip ini Oik memakai Kakaknya yang bernama Ify… untuk mejadi maodel video klip ini?”Tanya Dayat..
“Iya,, betul…..” Tiba-tiba Dea menarik Ify ….
“Ini dia kakak sekaligus manager Oik dan yang menjadi model video klip Oik….” Ify ikut masuk ke tengah-tengah panggung gara-gara ditarik oleh Dea dengan malu-malu…
Ify tersenyum….
“Oh ya denger-denger gossip Ify lagi deket sama Iyel yah?”Tanya Dayat…
“Ah .. deket Cuma karena sama-sama di VCnya Oik… itu doang…”Kata Ify…
“Yaudah Oik dan Ka Ify makasih sudah mampir kemari semoga sukses dengan karir barunya…”Kata Debo menutup Percakapan dengan Oik dan Ify….

Cakkapun segera mematikan TVnya lalu….
“ROOOOOOOOOOOOOOOYYYY…”Cakka berteriak memanggil managernya sepertinya kali ini dengan penuh emosi… wow o.O
“Aduh Cakka ngapain teriak-teriak begitu..kalau mau manggil gue bisa gak pelan-pelan sedikit….” Manager Cakka masuk ke kamar Cakka…
“Pokoknya sekarang juga batalin duet gue bareng Shilla…. Trus terima aja semua sinetron….”
“Whaaaatt??? Gila aja lu….kan udah tanda tangan kontrak gak bisa dong…kesambet apa lu sampe berubah pikiran 180 derajat begitu….?” Manager Cakka heran
“Lu tahu…. Oik juga sekarang beralih profesi jadi penyanyi….”
“So????” Kata Manager Cakka…
Sekarang giliran Cakka yang bingung mau jawab apaan.... Dia hanya menggaruk-garuk kepalanya .. kenapa juga dirinya bersikap seperti itu Cakka jadi pusing memikirkan semua itu… huh hidup memang rumit…..


=============


“Cakka…. Ini ada undangan pesta ulang tahunnya Zahra….harus bawa pasangan!” Kata Manager Cakka sambil menyerahkan undangan tersebut…
“Haaah?? Bawa pasangan?gue kan gak punya pasangan..”
“Yaudah pergi bareng gue aja….” Kata Manager Cakka…
“Ah… Ogah lu kira gue hombreng?? Gue masih normal kali….”
“Yaudah pergi sama Shilla aja…”
“Gak mau mending gue telepon Acha… gue pergi bareng Acha aja…”Kata Cakka lalu mengambil BBnya…
“Yaudah serah lu….”

Baru saja Cakka Ingin menekan nomor telepon masuk….
“Shilla….ngapain dia telepon gue…” Kata Cakka dalam hati
“Siapa Cak?” Tanya Manager Cakka…
“Shilla…”
“Kenapa gak diangkat…?”
“Ngapain coba dia telepon gue…”
“Lu lupa yah kalau dia bakalan jadi partner duet lu…..? sapa tahu ada yang penting… angkat gih…”
Cakkapun mengangkat telepon itu…
“Haloo...”
“Haloo Cakka….”
“Iya Shill ada apa?”
“Mmmm…. Bentar malam lu ada acara gak…”
“Ada … ulang tahun Zahra”
“Nah kebetulan gue mau juga mau ke ultahnya Zahra…Cuma gue belum punya pasangan… Lu mau gak temanin gue ke ultahnya Zahra..jadi pasangan gue?”
“Hmmmm…. Sory Shill tapi gue udah punya pasangan.. lu terlambat sih…” Kata Cakka sedikit berbohong…
“Siapa Oik?”
“Oohhh…. Bukan… bukan Oik tapi Acha…. Ini Acha nya lagi disini mau bicara dengan Acha….? ”Kata Cakka berbohong lagi -______- … Manager Cakka melihat Cakka dengan tatapan aneh… Cakka meletakan jari telunjuknya didepan bibirnya… tanda menyruh managernya diam….
“Eh… gak usah… gak apa-apa deh nanti gue ajak temen aja…. Yaudah sampai ketemu entar malam… da…”Kata Shilla buru-buru menutup teleponnya…

“Lu boong Cak….”
“Biarin ..: p” kata Cakka sambil menekan tuts BBnya….

“Haloo…Iya Cakka ada apa?”
“Cha…. Lu mau gak bareng gue ke Acaranya Zahra ntar malem”Kata Cakka yang langsung to the point ke inti permasalahan tanpa basa-basi tanpa sapa menyapa….. (?)
“Gue juga diundang tapi gak tahu mau bareng siapa…. Yaudah bareng lu aja deh…”
“Oke ntar malam gue jemput lu….jam stengah 7 Oke….”
“Oke siiipp..”
“Udah dulu yah Cha… sampai ketemu ntar malem..da..”
“Da…” Cakka menutup teleponnya…

“Siiip deh pasangan udah,… tinggal ke pestanya ntar malem….ada jadwal apa gue hari ini?”Tanya Cakka kepada managernya
“Ntar gue lihat dulu….mmmm,,, jadwal jadi bintang tamu di Invert…”Kata Manager Cakka…
“Wahhh,…. Sangat kebetulan….” Manager Cakka jadi bingung dengan perkataan Cakka…
“Kebetulan kenapa?”
“Kebetulan… Invert kan yang Hostnya Gita Puding itu?”
“Gita Tobing Cakka…. Bukan Puding -____-” Kata Manager Cakka
“Apa deh sterah gue dong…”
“Emang kenapa dia… sepertinya ada hawa-hawa yang tak baik ini…” Cakka tersenyum Nakal…
Cakka emang punya dendam kesumat sama Gita gara-gara wawancara Oik waktu itu….ditambah dialah yang menurut Cakka melebih-lebihkan gossip dia dengan Oik….
Kira-kira apa yang akan dilakukan Cakka yah???

==============

Oik baru selesai mempromosikan Single perdananya di stasiun-stasiun TV… sungguh melelahkan hari itu Bagi Oik….Apalagi hampir disemua stasiun TV menanyakan hubungannya dengan Cakka padahal udah berulang kali Oik mengatakan bahwa Dirinya dan Cakka gak punya hubungan apa-apa… Dasar!!! Maunya apa sihhh….
Tiba dirumah Oik melihat sebuah undangan terletak didepan pintu…. Diundangan itu tertulis to : Oik Cahya R…
“Apa itu Oik?”Tanya Ify yang baru saja selesai memasukan mobil kedalam garasi…
“Undangan Kak…..”
“Undangan Apa?” Oik membukanya lalu membaca…
“Ulang Tahun Zahra Kak… bentar malem…”
“Ohh…. Kamu mau pergi?”
“Oik capek kak… tapi Zahra kan teman Oik…Gimana nih? Trus ini disuruh bawa pasangan,,, Oik bawa kakak aja yah….”
“Eh enak aja… namanya pasangan tuh harus cowok lu kan cewek masa bawa kakak….”
“Trus siapa dong kak…? Oik kan jarang punya teman Cowok….”Tiba-tiba Oik teringat Cakka…
“ahhhh gak,,,gak…gak masa dia….” Oik histeris tiba-tiba…
“Oik kenapa?”Tanya Ify yang heran melihat tingkah Oik yang aneh…
“Gak kok kak… ga apa-apa yuk masuk aja…” Oik dan Ify masuk kedalam rumahnya….

Oik membuka pintu kamarnya….. lalu tanpa ganti baju langsung berbaring diatas ranjangnya….
Tak lama kemudian dia mengambil laptopnya yang tak jauh dari situ….
Diapun segera membukanya… lalu menekan alamat salah satu situs jejaring social…
1 pemberitahuan Baru Oikpun membukanya … ada sebuah pesan dinding….
“Oik aku baru tiba di Indonesia ….. sebentar jam 3 aku main ke rumahmu yah….”
Oik kaget membaca pesan itu…. Segera melihat jam ditangannya…. Dan ternyata jam menunjukan pukul 14:55 itu berarti Lima menit lagi orang itu Akan datang ke rumah Oik….
Tiba-tiba … ting tong….. Suara bel rumah Oik berbunyi….
Oik berpikir dalam hati “ Jangan… Jangan itu……..”

==========

Cakka baru saja tiba di Studio Invert…. Pikiran-pikirannya yang jahil sudah menumpuk dikepala untuk mengerjai si puding itu…hahaaa….
Cakka segera turun dan masuk kedalam studio tersebut…. Dia mencari-cari Gita pandangannya mengarah dari ujung sudut ruangan tapi tak terlihat batang hidung Gita….
“Nyari siapa sih Lu Cak...?” Tanya Manager Cakka..
“Puding…” Jawab Cakka singkat…
“Sebenarnya apa sih yang ada dipikiran lu dari tadi?”Tanya Manager Cakka
“Ada deh….” Kata Cakka…
Tenyata yang ditunggu-tunggu datang juga,,,
“Haii Cakka….” Gita menyapa…
“Hai juga puding..” Gita heran mendengar kata puding diakhir kalimat tadi..
“eh maksudnya Gita….” Kata Cakka
“Ayo silahkan masuk Cakka…”Kata Gita mempersilahkan Cakka masuk
Sampai didalam ternyata bukan Gita yang mewawancarai Cakka tetapi Patton…
Segala ide jahil Cakka yang dipikirkan Cakka gak jadi deh dilaksanakan… hahaha…


#######


Oik Membuka pintu rumahnya….
“Hai Oik… Good Afternoon…” Seseorang menyapa Oik
“Hai…. Juga…. Lo????”Oik seperti mengingat-ingat ….


********


Waktu menunjukan pukul 17.30 WIB itu berarti tersisa 1 Jam lagi Cakka mempersiapkan diri untuk pergi ke Pesta Ulang tahun Zahra…
Dan Cakka baru saja selesai wawancara… Belum ada pesiapan dari tadi…
Setelah keluar dari studio Invert … Cakka dan Managernya segera melaju menuju sebuah butik tak jauh dari situ…. Merekapun turun tak beberapa lama kemudian mereka kembali masuk ke dalam mobil dan melaju kerumah Cakka….
Tiba dirumah Cakka segera mempersiapkan dirinya…. Dan pukul 18.20 WIB Cakka kembali lagi mengendarai mobilnya menuju rumah Acha…
Tiba dirumah Acha…, Cakka segera turun dan memencet bel rumah Acha...
“Ting tooong….” Bunyi suara Bel rumah Acha…
Seorang Wanita membuka pintu… Wanita itu adalah mamanya Acha….
“Permisi Selamat Malam…Tante Acha nya ada?”
“Malam…. Cakka yah?”
“Iya tante…”
“Iya … Acha nya ada lagi siap-siap dikamar… sebentar yah tante panggilin… Ayo Masuk…” Ajak Mamanya Acha …
Cakka pun masuk kedalam rumah tersebut dan menunggu diruang tamu …
Achapun turun dengan mengenakan Gaun berwarna Pink dia terlihat Cantik sekali….
“Cakka….” Cakka menoleh….
“Waw Acha cantik sekali…” Dalam hatinya…. Tapi entah kenapa ada bayangan Oik sehingga dia menggeleng-gelengkan kepalanya lalu menutup matanya…
“Lu kenapa Cak?” Tanya Acha yang heran melihat tingkah Cakka…
“Gak, gue kira gue salah lihat… ini Acha atau putri dari khayangan Lu cantik banget…”
“Ahhh…Cakka bisa aja jadi malu….Ayo gue udah siap…”
“Yuk berangkat kereta kuda sudah menunggu…” Kata Cakka sambil memberikan tangannya Achapun menyambutnya….
Mereka menuju mobil lalu berangkat ke sebuah Hotel berbintang dimana dilaksanakan pesta ulang tahun Zahra…

Digerbang depan hotel banyak security yang berjaga-jaga disana… Itu merupakan Private party jadi tak ada satupun wartawan yang boleh masuk…..
Tapi terdapat juga beberapa wartawan yang menunggu.. Ketika mobil Cakka memasuki gerbang terlihat kamera wartawan segera membidiknya….
Wartawan ingin tahu dengan siapa Cakka datang ke pesta itu…. Tapi Cakka tak sedikitpun membuka Kaca mobilnya…. Mobilnya itu segera masuk dengan pengawalan ketat….
Acara dilaksanakan di bagian swimming pool hotel….
Setelah memarkir mobilnya Cakka dan Acha berjalan menuju tempat dimana akan dilaksanakan Acara tersebut…. Tiba disana banyak selebritis dan artis-artis papan atas serta penyanyi-penyanyi yang lagi naik daun berada disana….Tak tampak seperti acara ulang tahun melainkan parade selebritis terutama selebritis-selebritis muda…
Shilla sudah ada disana dia ternyata mengajak Rio salah satu penyanyi pendatang baru….
Cakka melepaskan pandangan keseluruh sudut tempat acara itu dilaksanakan tapi dia belum melihat Oik….
“Nyari siapa Cak?” Tanya Acha…
“Oik…..” Opppss Cakka keceplosan….
“Oik? Sepetinya belum datang…” Kata Acha….
Untung saja Acha tidak berpikiran macam-macam…
Zahra datang menghampiri Cakka dan Acha…
“Heeeii Acak… welcome” Kata Zahra…
Cakka dan Acha memberi selamat kepada Zahra lalu memberikan hadiah yang mereka bawa…
“Waw thanks Acak…”
“Lho kok Acak???” Acha bingung dengan panggilan Zahra tadi…
“ACak itu Acha Cakka…. Biar gak ribet gue panggil Acak aja yah…”Kata Zahra sambil tersenyum…
“Yaudah terserah lu… tapi kok Acak -____-” Acha protes
“Udah kan yang ultah gue jadi terserah gue… yang lain juga gue gabungin sembarangan namanya… hehehehe…” Zahra tertawa Jahil…
Tiba-tiba Shilla yang melihat kedatangan Cakka menghampiri Cakka, Acha dan Zahra…
“Heiii….” Kata Shilla yang langsung cipika-cipiki sama Cakka….
“Shilla….” Kata Cakka…. Acha yang melihat Shilla jadi sedikit kurang suka ….
Tiba-tiba Rio datang lalu menarik Shilla…
“Shill lu kan kesini bareng gue… kok malah dekat-dekat sama Cakka…”
“Emang kalau gue datang Sama Lu harus bareng lu terus?”
“Yaiyalah….”
“Udah ah… gue mau kesana…” Kata Shilla baru saja dia ingin bergabung lagi dengan Cakka dan Acha tapi mereka sudah tak berada ditempat tadi….
Shilla jadi Kesal…..

========

Mobil Oik memasuki gerbang hotel tempat ulang tahun Zahra diadakan…..
Para Wartawan seperti biasa sudah siap-siap membidik mobil tersebut….
Dan dengan begitu mereka juga berkesimpulan kalau Oik tak datang bersama Cakka….
Tapi mereka masih bertanya-tanya …. Siapa yang datang bersama Cakka tadi? Dan Siapa yang datang bersama Oik kali ini?
Wartawanpun segera mendekati mobil Oik tak mau gagal lagi kali ini seperti mobil Cakka tadi…
Kaca mobil Oik tapi yang mengendarai mobil tersebut bukan Oik melainkan seorang cowok…
Cowok itu hanya memberikan undangan kepada Security tersebut lalu dengan pengawalan ketat masuk kedalam… sepertinya cowok tadi bukan dari kalangan selebritis….
Tapi Oik tak terlihat tadi…. Mungkin Oik ada didalam Cuma karena kacanya dibuka hanya sedikit jadi Oik tak terlihat… wartawan jadi ingin menyelidiki lebih lanjut… Tapi sayangnya tak ada cela sedikitpun untuk wartawan bisa masuk kedalam….

Continue~

N.b :
Cerita ini juga ada di http://caikersfamily.ning.com
Cerita ini juga ada di http://caikersfamily.wackwall.com
Cerita ini juga ada di http://cakkanuraga.ning.com

Selasa, 20 Juli 2010

Behind The Scene – II –

Behind The Scene – II –

Pesan penulis : Oh ya pasti pada bingung membaca cerita ini karena manager Cakka yang gak jelas cowok,cewek atau bences… hahaha… Manager Cakka itu cowok tentu saja lebih tua dari Cakka dan kawan-kawan... namanya Roy,,, tapi saya bakalan jarang menggunakannya karena lebih PW memakai sebutan Manager Cakka… Yaudah yah… selamat menikmati (?)

2.

Pagi yang cerah… Matahari menampakan sinarnya dengan ceria.. Burung-burung bernyanyi dengan merdunya terasa pagi itu adalah pagi yang indah…
Tapi tidak untuk Cakka… Setelah konferensi pers peluncuran film kemarin yang menurutnya kacau Cuma gara-gara masalah dia, Acha, Oik dan Shilla … Dia jadi tak punya semangat untuk memulai hari ini...
Tiba-tiba…… “Cakka… Bangun…. Ada berita bagus…” Kata Mannager Cakka yang nyosor masuk begitu saja tanpa permisi ke kamar Cakka…. Dan langsung membuka Jendela kamar Cakka setelah itu membuka selimut Cakka… Padahal Cakka malas banget untuk beranjak dari tempat tidur….
“Apa lagi sih???” Tanya Cakka dengan nada malas…
“Pokoknya Lu bangun cepat… Mandi terus temuin gue diruang santai kita bicara disana...” Kata Mannager Cakka…
“Gak ah,, gue mau tidur lagi aja….” Kata Cakka kemudian menutup lagi dirinya dengan selimut
“Gak boleh cepat-cepat….. Ini bener-bener berita bagus…. Lu gak mau Kan digosipin Sama Oik lagi…?? Ayo ini kesempatan” Kata Mannager Cakka…
“Yaudah … Iya deh...” Kata Cakka yang kemudian beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi…


“Apa yang mau lu bicarain ..?” Tanya Cakka yang baru tiba di ruang santai rumahnya…
“Gini Cak, ada penawaran menarik …” Kata Mannager Cakka sambil menyerahkan beberapa buah kertas kepada Cakka...
“Apa ini??” Tanya Cakka heran…
“Lu baca aja sendiri...” Cakkapun membaca lembar demi lembar kertas tersebut…
“Ogah ah….. Masa gue ditawarin duet Sama Shilla…. Ogah deh pokoknya….” Kata Cakka setelah membaca kertas-kertas tersebut...
“Lu gak mau Kan di gosipin Sama Oik terus… saatnya beralih profesi Men… Lagi pula jadi penyanyi ataupun gitaris lebih menguntungkan dari pada Lu jadi pemain sinetron atau film yang hanya bisa berpura-pura didepan layar… saatnya menunjukan bakat Lu….” Kata Mannager Cakka
“Tapi ini sama aja gue keluar dari lubang singa masuk ke lubang buaya … pake duet-duet begitu segala … kalau gue mau mending gue rintis karir solo aja dari pada pake-pake duet begituan … dikira mau nyaingin Anang-Syahrini atau Rafi-Yuni yah… mending gue digosipin sama Oik terus dari pada nerima ini…” Kata Cakka
“Cieeeee…..cieeee… Mau nih digosipin sama Oik…..” Goda Mannagernya Cakka
“Yah Gak gitu juga sih…” Kata Cakka
“Sekarang gue Tanya… cita-cita lu sebenarnya jadi apa?”Tanya Mannager Cakka...
“Musisi…” Kata Cakka
“Nah itu … ini ada kesempatan buat lu jadi musisi malah lu sia-siain… mending lu pikir-pikir dulu deh, ini peluang lu untuk menjadi musisi yang handal ... awalnya yah harus dirintis dulu mulai dari sini… siapa tahu suatu hari nanti lu bisa solo karir….” Kata Mannager Cakka…
“Iya deh nanti gue pikir-pikir …”Kata Cakka lalu beranjak pergi…

@ salah satu Label music...
“Lu bener Ik mau jadi penyanyi aja?gak mau main sinetron atau film lagi? Coba deh lu pikir-pikir dulu…. Berakting kan udah sama kayak hidup lu... bayangin sudah beberapa tahun lu nekunin bidang itu… masa lu mau sia-siain begitu aja…ntar lu dibilang aji mumpung lagi…terus fans-fans lu nanti nasibnya gimana?” Kata Ify
“Ka… gue kan udah bilang sama lu berkali-kali kalau gue udah mikir panjang tentang rencana ini dan udah berjanji kalau film kemarin itu film terakhir gue… lu tahu kan cita-cita gue dari kecil pengen jadi penyanyi… dan gue gak mau dibilang aji mumpung… gue akan buktikan kalau ini bukan aji mumpung... soal fans gue yakin Oiklovers sejati gak akan ninggalin gue hanya karena gue berpindah profesi… dan ini satu-satunya Cara untuk menghindari gossip gue dan Cakka…” Kata Oik
“Tapi Ik….” Belum sempat Ify meneruskan perkataannya Oik sudah dipanggil masuk ke dalam studio rekaman…
Ify hanya Bisa Pasrah dan mendukung apa yang dilakukan adiknya itu...

======

Sudah hampir 2 bulan ini pemirsa tak melihat acting Cakka dan Oik bersama… dikarenakan Oik yang sibuk merilis single yang pertama... makanya Oik jarang nongol di TV….
Sedangkan Cakka lumayan sering muncul di TV karena membintangi sebuah Iklan minuman bersama Acha… Dia belum juga memutuskan tentang penawaran yang waktu itu…
Sedangkan Infotaiment-infotaiment malah mengabarkan bahwa Cakka dan Oik putus gara-gara dia dekat dengan Acha… Itu membuat kepala Cakka semakin pusing tujuh keliling…..

Suatu Kali…

“Gue udah putusin kalau gue akan ngambil Job itu….” Kata Cakka kepada Mannagernya…
“Beneran Cakk???” Tanya Mannager Cakka meyakinkan apa yang dikatakan Cakka tadi…
“Iya… masa bohongan…” Kata Cakka…
“Yeeee….” Mannager Cakka bersorak… lalu memeluk Cakka…
“gak usah lebai kayak gitu dong…ada tapinya…” Kata Cakka sambil melepaskan pelukan Mannagernya …
“Iya deh maaf … tapi apa Cak?....”
“Tapi gue gak mau juga berhenti jadi actor…sambil menyelam minum air…. Yah mungkin suatu hari gue akan berhenti tapi gak sekarang”
“Yeeehh… serakah dong Lu…. Yakin sanggup?”
Cakka mengangguk…
“Yaudah terserah lu…gue mau ngehubungin pihak label dulu..”Kata Manager Cakka lalu menekan sebuah nomor handphone kemudian berbicara serius…
Cakkapun kembali kekamarnya, lalu menyetel TV.. Dan mencari-cari acara yang pass buat dirinya… Tapi tangannya terhenti ketika melihat sebuah Infotaiment yang sedang mewawancara Oik… entah kenapa ada perasaan aneh didalam dirinya ketika melihat Oik…
“Hai Oik… makin Cantik aja…” Kata Gita presenter acara tersebut..
“Hai juga ... makasih…” Kata Oik lalu tersenyum Manis yang membuat Cakka jadi tak ingin memindahkan Channel TVnya lalu menyimak baik-baik wawancara itu..
“Oh ya Oik… belakangan ini kok jarang muncul di sinetron-sinetron maupun film?”
“Oik lagi mempersiapkan sebuah kejutan untuk seluruh penggemar Oik…”
“Kalau boleh tahu apa itu Oik…?”
“Ada deh pokoknya, kalau dibilang berarti bukan kejutan lagi dong namanya…”
“Yaudah deh gak apa-apa... Oh iya Oik kan Gosip yang santer belakangan ini Kalau Oik putus sama Cakka gara-gara ada orang ketiga yaitu Acha… kita mau Tanya disini sebenarnya hubungan Oik sama Cakka itu gimana sih? Soalnya selama ini kalian gak pernah konfirmasi sama kita..”
“Loh kok putus ..? emang kapan jadiannya? Gosip itu semua gak benar… Oik sama Cakka gak ada apa-apanya kok… kita Cuma temen se-profesi... itu aja gak lebih… soal kita gak pernah konfirmasi karena kan kita sibuk dengan pekerjaan kita masing-masing…” Oik menjelaskan…
“Tapi kalian cocok loh kalau mau dilihat-lihat,, pas aja gitu…”
“Kalau soal itu yah biarkan orang yang menilai…. Tapi bener kita Cuma temen aja gak lebih”
“Terus soal Acha dan Cakka?”
“Loh kok tanyanya sama Oik.. Tanya sama mereka dong…”
Cakka yang menonton jadi emosi sama presenter itu… dalam hatinya “awas aja kalau ketemu” hahaaa….
“Oh ya Oik mau bilang… semoga dengan kejutan Oik nanti kalian bisa berhenti gossipin Oik sama Cakka lagi… kita bener-bener gak ada apa-apanya kita Cuma temen gak lebih…”
“hmmm sepertinya kejutan Oik nanti bakalan merubah semuanya nih… apakah itu pacar baru Oik?” Tanya Gita... Itu membuat hati Cakka yang menonton seperti di tusuk pake jarum…
“Bukan kok…. Yang pasti ini bukan masalah cowok… ini masalah karir Oik..” Kata Oik menebarkan senyum manisnya lagi…
Itu membuat perasaan Cakka sedikit lega… Cakka jadi aneh dengan dirinya sendiri…
Tiba-tiba…
“Cakka….” Manager Cakka membuka pintu…
Cakka kaget Ia segera mengganti Channel TVnya….
“Ngagetin aja lu… ada apa?”Tanya Cakka yang kaget setengah mampus…
“Lu ngapain sih? Gue masuk kemari.. Lu kayak kesambet..”Tanya Manager Cakka heran
“Gak… gak apa-apa kok… lu yang ngapain masuk kemari?”Cakka balik nanya… tentu berusaha mengalihkan..
“Idiiihhh baru tahu gue kalau seorang Cakka doyan nonton kayak begini….” Kata Manager Cakka… Cakkapun mengalihkan pandangannya ke TV dan ternyata acara yang diputar Cakka adalah Parade Fashion trend busana Banci di FesyenTV…
Cakka kaget,,, “ihhh gak…gak..tadi gue bukan nonton ini tahu….gara-gara lu dateng makanya gue pindahin..”
“Terus… nonton apa dong?”Manager Cakka penasaran
“Nonton…. Mm…”Cakka bingung…..
“Ah pokoknya nonton deh yang pasti bukan ini…. Udah..udah… sekarang lu kesini ngapain…?”
“Oh iya hampir lupa… besok kita disuruh datang ke Studio rekaman…”
“Iya lu atur aja…”
“Oh iya Cak… jam 5 kan lu ada pemotretan buat tabloid Beken … bareng Acha, siap-siap gih… katanya Acha lu bisa jemput dia gak?”
“Iya… iya… udah tahu Acha udah telepon gue tadi…”
“Yaudah sana nanti terlambat…”

============

“Gimana?” Tanya seorang gadis cantik kepada seseorang Pria …
“Yap ... dia mau menerimanya….”Kata Pria tersebut
“Bagus,… Makasih yah Om…. Om memang Baik dan paling ngertiin Shilla...” Kata Gadis cantik itu yang adalah Ashilla Zahrantiara penyanyi muda yang sedang naik daun...
“Iya sama-sama… apasih yang gak buat keponakan Om yang cantik ini….”

Ashilla Zahrantiara adalah keponakan seorang pemilik label rekaman yang terkenal di Indonesia… Makanya Shilla dengan mudah masuk dunia tarik suara… Suaranya Shilla emang bagus berkarakter Soft dan Alto … Memang sih masih banyak penyanyi yang mempunyai suara yang lebih dahsyat dari Shilla Cuma kalah popular dengan Shilla… Karena Shilla mempunyai tampang yang lebih cantik dari mereka… hehehe
Mmmmm…. Ternyata Job duet dengan Cakka itu... Shilla yang ngerencanain …
Shilla memang mengagumi Cakka …. Kemarin waktu bisa duet bareng Cakka seakan mimpi baginya... karena sebelum dia terjun ke dunia Entertaiment, Shilla sangant suka menonton Film-film yang dibintangi Cakka… Mumpung ini ada kesempatan jadi dia gak sia-siain begitu saja…


*****

Mobil berplat nomor C 4 KKA melaju dengan kecepatan 60 km/jam menuju sebuah rumah…..
Setelah tiba dirumah tersebut seorang gadis cantik telah menunggu didepan rumah…
“Udah lama nunggu yah Cha?” Tanya Cakka yang baru turun dari mobil…
“Lumayan….”
“Yukk berangkat nanti kita terlambat…”Kata Cakka sambil membuka pintu mobilnya
Achapun masuk kedalam… Mobil Cakkapun kembali melaju menuju ke sebuah Redaksi Tabloid….
Tak lama-lama merekapun turun lalu masuk kedalamnya…
Mereka sudah ditunggu disana untuk melakukuan pemotretan serta wawancara karena mereka yang bakalan dijadikan guest star sekaligus cover tabloid tersebut…
Tema wawancara nanti yakni tentang: Cinta Monyet…
“Haaahh Cinta Monyet??” Cakka Kaget ketika pihak redaksi majalah menyebut tema tersebut…
Dalam hatinya: “Mampus gue cinta monyet gue kan Oik… masa mau buka-bukaan disini… ya ampuun… mudah-mudahan mereka gak Tanya yang gak-gak….. Amin”
Sebelum mengadakan wawancara mereka melakukan sesi pemotretan terlebih dahulu…
Beberapa kali bolak-balik ruang fitting berpose didepan kamera sambil diarahkan oleh pengarah gaya,,, Setelah selesai Acha dan Cakka pun diwawancara oleh seseorang yang bernama Nova… Kelihatannya seumuran dengan mereka…
“Oh ya kenalin dulu … saya Nova…”Kata Nova sambil memberikan tangannya..
“Acha...”
“Cakka…”
“Kalian udah tahu kan tema wawancara kita tentang apa?”
“Iya udah…”Jawab Acha dan Cakka serempak…
“Cinta monyet … menurut kalian Apa sih itu cinta monyet….”
“Mmmm…. Kalau menurut aku cinta monyet itu... belum bisa dibilang cinta yang sebenarnya soalnya kita belum saatnya merasakan hal tersebut… mungkin hanya sebatas suka… tapi karena remaja adalah saat-saat dimana rasa ingin tahu itu sangat besar jadi terjadilah istilah cinta monyet…” Acha menjelaskan…
“Kalau Cakka?” Tanya Nova
“Mmmmm…. Cinta monyet itu ……. Awalnya manis tapi akhirnya pahit…..”
Nova dan Acha kelihatan bingung dengan Jawaban Cakka….
“Sepertinya Cakka punya pengalaman dengan Cinta monyet…”
Cakka kaget dengan pertanyaan Nova…dan dengan ragu menjawab…
“……i..ya…. ada…”
“Boleh diceritakan….” Kata Nova… Cakkapun menarik nafas panjang….. Hufffthh setelah sekian lama dia harus menceritakan kembali kebodohannya dulu….
“Ya, dulu gue sekitar kelas 1 SMP pernah punya cinta monyet ... kita dulu satu sekolah... bahkan satu kelas... gue punya rasa kagum sama dia karena selain cantik dia juga pintar…dan kita sering dipasangin kalau ada drama atau semacamnya…. sampe akhirnya gue memberanikan diri untuk menyatakan perasaan itu sama dia… dan ternyata dia punya perasaan sama dengan gue… tapi…… lama kelamaan semua berubah karena kita waktu itu masih labil jadi sama-sama punya ego yang tinggi…. Gue bodoh banget sempat bilang ke dia kalau dia itu anak kecil yang gak tau pacaran…. Akibat dari itu …. Sampe sekarang gue dan O…….mmm dia… gak saling bicara lagi…..” Hampir saja Cakka keceplosan tapi untung dia masih bisa mengontrol dirinya….
“Mmm…sepertinya menarik…. Emang kenapa sampe Cakka bilang seperti itu sama dia?”
“Soalnya waktu itu gue diamin dia selama beberapa hari karena mau ngasih kejutan diulang tahunnya…. Tapi karena dia orangnya gak sabaran…yah gitu deh jadinya….”
“terus Cinta monyet kamu namanya siapa?dia ada disini?” deg,….. petanyaan Nova membuat Cakka mati kutu… Gak mungkin kan dia bilang Oik….yang benar aja…..
“iya,,, dia ada disini bahkan sangat dekat dengan kehidupan gue….. namanya……mm..”
“Jangan…jangan Acha yah? Kan kamu bilang sangat dekat dengan kehidupan kamu?”
“Yah bukan lah mbak….. kan kata Cakka … Gak saling bicara lagi sama dia…. Lah gue sama Cakka kan akrab mana mungkin…. Lagipula gue gak satu sekolah sama Cakka waktu SMP…”Kata Acha…
“Oh iya juga yah….hehehe...”
“Bdw mbak nanya Cakka melulu Acha kapan dong?”Tanya Acha
“oh iya yah… kalau Acha punya gak?” Cakka merasa terselamatkan tak harus membuka nama cinta monyetnya sekaligus gak harus berbohong menggunakan nama orang…
“Acha juga punya…. Namanya Ozy…” perasaan Cakka jadi berbalik lagi tadinya tenang jadi takut kalau…kalau Nova balik nanya lagi Nama Cinta Monyet Cakka…
“Dia orangnya baik dan lucu senyumannya juga Manis... awalnya emang Acha gak punya perasaan sama dia.. lagipula waktu itu masih kecil… tapi teman-teman Acha malah sering ngeledekin Ocha… Ocha… Ozy Acha… jadi lama-lama Acha jadi punya perasaan malu tiap kali ketemu Ozy..Ozy juga seperti itu…. Sampai satu kali Ozy bilang kalau dia suka sama Acha meski bilangnya masih malu-malu… Acha juga bilang yang sama… Akhirnya kita jalan tapi tahulah masih kecil jadi pake malu-maluan umpet-umpetan.. tiap kali lihat Ozy .. Acha jadi berbalik arah…”Kata Acha sambil sesekali tertawa mengingat Cimonnya dulu… sangat berbanding 180 derajat dengan Cakka tadi yang suram menceritakan Cinta monyetnya…
“Ocha…? Oca juga Oik dan Cakka” Kata Cakka dalam hati sambil mengingat ledekan teman-temannya dulu…
“Terus Ozy kemana sekarang…”
“Ozy sekarang lagi sekolah diluar negeri…. Kita masih sering kontakan kok tapi bukan sebagai Cimon… tapi sebagai sahabat….” Kata Acha…
Dalam hati Cakka, beruntung banget yah Acha masih bisa bersahabat dengan Ozy… tidak seperti dirinya dengan Oik… yang gak jelas…
“Wahh ternyata seru juga Cimon kalian…. Yaudah wawancaranya sampe disini dulu yah….makasih sudah mampir ke redaksi… kapan-kapan kesini lagi yah….”Kata Nova sambil menjabat tangan Acha dan Cakka…
“Iya pasti…”Kata Acha dan Cakka lalu keluar dari Kantor redaksi majalah tersebut….
Yah sedikit terselamatkanlah nama Cimon Cakka gak kebongkar..hehehe

=======

Oik sedang berada di lokasi pembuatan Video klip nya untuk single perdananya yang berjudul … “Hanya Dirimu….” ….
Konsep Video klipnya mengisahkan tentang sepasang remaja yang saling cinta tapi suatu bencana alam memisahkan mereka sehingga terpisah jarak…. Tetapi keduanya tetap setia dan menunggu sampai takdir mempertemukan mereka… Mereka akhirnya dipertemukan tetapi saat si Cewek akan menghembuskan nafas terakhir….
Awalnya produser tersebut menyarankan kalau model video klipnya Oik saja yang terjun langsung menjadi penyanyi sekaligus Model... Seperti biasa mereka menyarankan Cakka untuk mejadi model cowoknya… tentu saja Oik menolaknya mentah-mentah… dia kan beralih profesi menjadi penyanyi gara-gara gak mau digosipkan sama Cakka lagi… Masa di Single perdananya harus Cakka yang jadi model… Jadi untuk menghindari diri dari gossip dengan siapapun jadi Oik memutuskan untuk memakai orang lain menjadi model video klipnya… Lagipula Oik mau focus ke karir barunya ini… Oik memakai Gabriel dan Ify sebagai modelnya…
Awalnya kakaknya Ify yang adalah Managernya gak mau, apalagi membintangi Video klip tersebut.. Tapi karena dia rasa sayang sama Oik adiknya besar jadi dia akan membantunya untuk single pertama… tapi hanya ‘membantu’ ini bukan awal kalau Ify juga akan masuk kedunia Entertaiment juga mengikuti jejak adiknya….

Oik duduk disebuah bangku… dia sedang istirahat ,, Ia melihat sebuah tabloid di atas meja… Ia pun mengambilnya dan melihat Covernya yang adalah Acha dan Cakka…
Awalnya dia tak mau membaca … tapi ketika melihat tulisan dibawah majalah tersebut…
“Acha dan Cakka ... Psssssst Cinta Monyetnya sama-sama Berinisial O”
Oik kaget dan segera membuka halaman dimana terdapat Isi wawancara Acha dan Cakka…

Kutipan Isi Wawancara tersebut…

“Acha dan Cakka … buka-bukaan tentang ‘CIMON’...
Ada Istilah jaman sekarang yakni cinta Monyet… Cinta Monyet sangat identik dengan para ABG… nah kemarin Aktris Cantik muda belia Raissa Arif atau yang dikenal dengan Acha bersama Aktor remaja Ganteng Cakka Kawekas Nuraga jalan-jalan ke redaksi Beken….
Dan mereka buka-bukaan tentang CIMON mereka yang ternyata sama-sama berinisial O…
Wow …..

-Acha-
Siapa yang gak kenal dengan Aktris cantik yang satu ini… senyumnya yang Manis serta sikapnya yang ramah membuat banyak orang yang kagum padanya…
Banyak Sinetron dan Film serta beberapa Iklan dibintanginya… Sebut saja debut Filmnya bersama pemain muda lainnya yang berjudul ‘Just Love’ yang sukses sampai dinegara tetangga…
Di Film Just Love Acha memerankan sebagai Letha … yang disandingkan dengan Galang yakni Cakka… Nah.. Kemarin bersama Cakka… Acha sempat mampir di redaksi Beken….
Beken mewawancarai Acha seputar CIMONnya…. Kata Acha “cinta monyet itu... belum bisa dibilang cinta yang sebenarnya soalnya kita belum saatnya merasakan hal tersebut… mungkin hanya sebatas suka… tapi karena remaja adalah saat-saat dimana rasa ingin tahu itu sangat besar jadi terjadilah istilah cinta monyet…”
Nah Beken Juga minta Acha menceritakan tentang Cinta monyetnya.. Achapun bersedia… Acha buka-bukaan kalau Cinta Monyetnya bernama Ozy….
“Dia orangnya baik dan lucu senyumannya juga Manis... awalnya emang Acha gak punya perasaan sama dia.. lagipula waktu itu masih kecil… tapi teman-teman Acha malah sering ngeledekin Ocha… Ocha… Ozy Acha… jadi lama-lama Acha jadi punya perasaan malu tiap kali ketemu Ozy..Ozy juga seperti itu…. Sampai satu kali Ozy bilang kalau dia suka sama Acha meski bilangnya masih malu-malu… Acha juga bilang yang sama… Akhirnya kita jalan tapi tahulah masih kecil jadi pake malu-maluan umpet-umpetan.. tiap kali lihat Ozy .. Acha jadi berbalik arah…” Acha menceritakannya dengan tertawa kecil mengingatnya…
Acha juga bilang kalau dia sama Ozy juga masih punya hubungan sampai sekarang tapi bukan sebagai CIMON melainkan sebagai sahabat…
Wah seru yah Pengalaman CIMONnya Acha….

-Cakka-
Cakka Kawekas Nuraga Cowok ganteng dan Keren ini Belakangan sangat fenomenal selain aktingnya yang mantap juga mempunyai banyak Fans… terutama para cewek-cewek pasti bakal histeris melihatnya…. Cakka juga dikenal dengan sosok ‘playboy’ sebut saja Oik,Acha dan Shilla .. 3 cewek yang belakangan ini mondar-mandir dari kehidupannya…gara-gara digosipkan ‘CINLOK’ dengannya… haha.. tapi tenang kali ini kita tidak akan membahas tentang cinlok…
Sama halnya dengan Acha ,, Cakka juga mempunyai CIMON yang gak kalah seru…
Beken mewawancarai Cakka… apa itu CIMON jawabannya “Mmmmm…. Cinta monyet itu ……. Awalnya manis tapi akhirnya pahit…..”
Sepertinya Cakka mempunyai CIMON yang berbanding terbalik dengan Acha… Beken pun Meminta Cakka menceritakan CIMONnya…. “Ya, dulu gue sekitar kelas 1 SMP pernah punya cinta monyet ... kita dulu satu sekolah... bahkan satu kelas... gue punya rasa kagum sama dia karena selain cantik dia juga pintar…dan kita sering dipasangin kalau ada drama atau semacamnya…. sampe akhirnya gue memberanikan diri untuk menyatakan perasaan itu sama dia… dan ternyata dia punya perasaan sama dengan gue… tapi…… lama kelamaan semua berubah karena kita waktu itu masih labil jadi sama-sama punya ego yang tinggi…. Gue bodoh banget sempat bilang ke dia kalau dia itu anak kecil yang gak tau pacaran…. Akibat dari itu …. Sampe sekarang gue dan O…….mmm dia… gak saling bicara lagi…..” Cakka menceritakannya seperti ada kepahitan dihatinya… ohhh.. so sad…eitsss Cakka emang gak Mau menyebutkan nama CIMONnya tapi dia sempat keceplosan loh… coba baca baik-baik deh..hehehe…
Oh ya Cakka juga bilang kalau CIMONnya itu gak jauh dari kehidupannya sekarang…. Mereka tak saling bicara hanya karena cewek itu gak sabar.. padahal Cakka waktu itu akan membuat surprise untuk ulang tahun sang cewek….. Hmmmm kira-kira siapa yah cewek yang dekat dengan kehidupan Cakka? …. Kasihan juga yah Cakka,,, sabar aja deh Cak semoga suatu saat Cakka sama CIMON nya bisa akrab lagi… hehehehe

Well... setiap manusia punya kisahnya masing-masing ada yang baik ada yang buruk… hanya tergantung Cara kita menyikapinya…. (nova,beken)”


Setelah membaca kutipan tersebut Oik baru sadar kalau dalam Cakka tak sepenuhnya salah….
Karena selama ini dia menganggap bahwa Cakka lah yang salah.. Makanya dia tak mau lagi berbicara dengan Cakka…
Tiba-tiba……
“Oik….” Ify Memanggil… Oik kaget lalu menyembunyikan Tabloid itu dibelakangnya….
“ayo sekarang giliran kamu…. Cepat siap-siap”
“Iya kak….ntar Oik nyusul”
“Jangan lama-lama yah….”Kata Ify
“Oke..” Ifypun pergi.. Oik meletakan tabloid tersebut diatas meja kembali ..
Lalu pergi dari situ….

Continue~

N.b :Cerita ini juga dapat ditemukan di http://caikersfamily.ning.com
N.b :Cerita ini juga dapat ditemukan di http://cakkanuraga.ning.com