"There is no greater agony than bearing an untold story inside you." — Maya Angelou
Jumat, 02 Maret 2012
Once Upon a Love [One Shoot]
Senin, 04 Juli 2011
Idola Cilik @ Dahsyat (part 1)
Soalnya kemarin itu suara anak-anak IC itu pada berubaaaahhh.... -__-
"
Kita mulai aja...
Kamis, 23 Juni 2011 Cakka
Kalau soal Cakka, apa sih yang gak keren buat saya -_-v #pletak kan saya C~LUVers! *nyengir*
Oke, diluar dari saya seorang C~LUVers! Mari kita nilai secara profesional *caelahhh* :p
Cakka munculnya dari season satu sampe season berapa gitu soalnya dia Co-Host gitu deh :P aaaaaaaa *cini peyukpeyuk ({}) #abaikan
Trus Nyanyiin One Time nya Justin Bieber dan itu bukan pilihannya melainkan dari managementnya (Star Media Nusantara)
Dan pasti orang-orang yang gak begitu mengikuti perkembangan suara Cakka pada Cengo, Kaget, dan lain sebagainya... Secara suara Cakka yang unyumunyu (?) waktu masih di IC udah berubah jadi Berat gimana gitu...
Yaiyalah, Kan anak cowok bakal mengalami perubahan itu... Tapi menurutku Suara Cakka jadi makin Seksi gitu (?)... Jadi cowok banget, I Like It :PPP...
Oke, kita mulai membahas tentang performance Cakka...
Terlepas dari ada satu bagian yang mungkin kurang ambil napas (?) sehingga ada 1 kata eh dua ding eh gak 1 kata ulang deh :p stop-stop gak ke ucap... Hihihi tapi bisa diatasi dengan baik malah makin ke sini makin keren... :P itu baru musisi, No Lypsinc... No minus one.... Live performance booo... Acoustic! Haha
Ini cukup bisa membungkam orang-orang yang menilai Cakka 'Menang Tampang Doang'... Hei, wake-up Cakka gak cuma Ganteng, Keren, Cakep saat diam... Tapi Keren dan Cakep juga saat perform... Noh diakui sama orang-orang dahsyat sama host2nya juga sebelum Cakka tampil dibilang Ganteng, Cakep, Keren! Dan sesudah tampil dibilang Cakep dan Keren soal penampilannya... Yeaaayy!!
Itu bukan hanya saya loh yang menilai :P
Senin, 27 Juli 2011 Rio, Ray, Gabriel
Saya gak nonton episode ini padahal saya gak masuk kantor, karena memang lagi gak mood nonton... Tapi saya udah denger kok di Youtube mereka nyanyi... Hahaha... Mereka nyanyinya bertiga yah... Tapi bisa comment-comment saya... Pisss -_-v My Blog, My rule yah jadi terserah comment saya asem, pahit, asin, manis, pedas itu terserah saya :P soalnya saya bukan Rise, bukan GabFC juga bukan RayReady... Tapi tenang saya gak kejam kok (?) Oke gak usah banyak bacot... Langsung ke pembahasan..
Rio...
Suaranya Rio setengah-setengah nih jadinya -_- dibilang berat enggak dibilang nyaring juga gak -_-v Jadi kayak setengah mateng gitu ._.v trus berasa Intonasi jawaban-jawaban Rio pas ditanya kelas berapa 'Sama kelas 3 juga' kayak gimanaaa gitu... Saya orang manado :p jadi saya tahu banget intonasi orang manado kalau lagi begini, begitu dan begono -_-v *piss kita damai :p sama pas salam-salam gitu jadi kayak pamer gitu -_-v *permisi saya kabur* -_-vv tapi suara Rio masih tetap bagus kok... Cuma tune nya *sok tahu* rada turun dari IC dulu seperti biasa pengaruh pubertas...
Ray...
dari semua anak IC yang tampil suara Ray yang paling konstan alias belum ada perubahan yang signifikan *ceilah bahasanya* bisa dikatakan suaranya masih unyumunyu u,u masih serupa kayak waktu di IC... Jadi saya gak bakalan komentar banyak... :p
Gabriel
Aaaaaaaa, ini suaranya Gabriel? Cengo, Kaget (soalnya saya gak mengikuti perkembangan suaranya) Jadi beda banget -_- berat sih cuma gak se-berat Cakka -_-v ... Tapi Seksinya Hilang -_-v kan Gabriel dulu suaranya Serak-serak basah gimana gitu kalau nyanyi... Ini gak ada *nangis dipojokan* T_T whuaaaaa padahal pengen dengar suara Gabriel yang serak-serak basah itu loh -_-v kan seksi (?) ini jadi gak ngenalin suaranya... Jedeeerrr...
Pokoknya gitu lah~ Kolaborasi bertiganya bagus sih keren juga, improvnya Rio masih ada, tapi serak-serak basahnya Iel ilang -_-v, jadi berasa beda nih lagu karena suaranya Iel yang 'beda', Ray okelah~ meski ada nada 1 yang melenceng bagian mana deh lupa... Jadi kolaborasi mereka bertiga jadi Mateng (Iel), Setengah Mateng (Rio), dan Mentah (Ray) -_-v jadi unik deh...
Selasa, 28 Juni 2011 Patton
episode Patton saya nontonnya setengah2 tapi adalah saya dengar suaranya Patton hahaha...
Pertama cengo, Patton berubah 180 derajat celcius (?) rambutnya gayanya suaranya semuanya~ -_-
Suaranya juga udah berat gitu huaaa saya pribadi lebih suka suara Patton yg dulu... powerfull trus melengking gitu... Patton nyanyi Lagu Baby lagi lagunya Justin Bieber... Hahaha So, Jangan bilang Cakka plagiat lagi yah :P Patton aja nyanyi lagunya Justin Bieber... Hihihi
Salut sama Patton juga bisa Nge-rapnya Ludacris... hehehe
Cuma gayanya Patton jadi bukan Patton Banget gitu -___-
Kamis, 30 Juni 2011 Ray
Saya gak nonton... Karena saya juga udah dengar suaranya Ray jadi lumayan bisa terbayang diotak... Suaranya imut gimana gitu (?)
Jumat, 1 Juli 2011 Alvin
Yang ini saya udah masuk kantor, kebetulan sendirian dikantor, jadi ada kesempatan nonton... Pas putar TV lagi Alvin mau nyanyi laskar pelangi, Suaranya agak goyang, banyak nada yang Miss, dan Suaranya rada berubah dikit ._. mungkin karena pengaruh Alvin nyanyinya diatas balon dan goyang2 jadi penampilannya rada kurang maksimal. Cuma Alvin gampang senyum :) jadi apapun yg terjadi Keep It Smile (?)
(bersambung)... *nahlo*
Sabtu, 25 Juni 2011
Unyu adalah........ :3
Ketika malam minggu TL lo dipenuhi @cakkaNRG yang mentionan sama @ashillazhrtiara trus care-carean gitu (?) u,u
Ketika saban hari (?) TL lo dipenuhi dengan mentionan ngegemesin dari @rayprasetya22 sama @ifyalyssa
Ketika Julian (Pembantu Kerajaan) menikah sama Princess anneliese dan Prince Dominick menikah sama Erika (Penjahit) :3 Bersamaan Satu Altar
Ini kok nyambung barbie yah -_-" seperti biasa postingan gaje :p
Kamis, 24 Maret 2011
Anak-anak Idola Cilik dibawah naungan Star Media Nusantara...
Tak buka deh... dan langsung tujuan saya pada Kids Talent ._. #geplak #pletak! *ketahuan deh* *pedhopil alerts*...
Nah pas buka... Ternyata gak semua anak-anak Idola Cilik yang kontrak'e diperpanjang SMN alias yang masih dibawah naungan SMN... Cuma 11 orang doang...
A/L:
1. Alvin
2. Angel
3. Bastian
4. Cakka
5. Debo
6. Deva
7. Gabriel
8. Olivia
9. Ozy
10. Patton
11. Ray
Yah segitu doang yang ada profilenya di SMN... Mana cewcew cuma 2 lagi ahaa...
Nih sekilas profile beberapa anak-anak IC :p (beberapa doang soalnya capek copasnya...)
~Cakka~
*brb pingsan *.* aaaaaaaaaaa* *sesaknapas* u,u ganteeeenggg
Profile:
CAKKA
Singer, Model, Actor
DOB: , 1998-08-18
HEIGHT: 151CM
WEIGHT: 42KG
(sempat cengo pas liat model? Eh? Cakka model? :O)
Portfolio:
ACHIEVEMENT:
Finalist Idola Cilik 2
EXPERIENCE:
- Album Kompilasi "Gapai Mimpi"
- Single "Bersatulah Indonesia"
- Iklan Katalog Tulipware
(sumfeehh, baru tahu tentang ini ._. Pantesan model jugak ._. Katalognya ga sampe papua sih #eh -_-v)
- Sinetron Dewi RCTI
(experiencenya kurang satu kalau sesudah icil kan ada Iklan Dettol Juga ._. Kok ga di taruh yah -_-v)
Social Media:
Di SMN ga tercantum padahal Cakka kan punya twitter, fb, my space, dll
Silahkan dah ke sini aja --> cakkanuraga.com
~Alvin~
Profile:
ALVIN
Singer, Model
DOB: , 1997-09-20
HEIGHT: 147CM
WEIGHT: 44KG
Portfolio:
Finalis Idola Cilik 3
(ga ada experiencenya -_- perasaan ada album kompilasi rohani bareng olga victoria kan -_-)
Social media:
Kayaknya memang SMN tidak redirecting ke alamat social media mereka masing2 ...
Mending kesini aja -> alvinjonathan.co.cc
~Gabriel~
Profile:
GABRIEL
Singer, Actor, Model
DOB: , 1998-01-24
HEIGHT: 154CM
WEIGHT: 43KG
Portfolio:
ACHIEVEMENT:
3rd Winner Idola Cilik 1
EXPERIENCE:
- Album Kompilasi Tunjuk Satu Bintang
- Biolisin Adv.
- Musical Laskar Pelangi
~Arif~ (nah loh? Emang Arif idola cilik (?) gpp cakep sih XD
Profile:
ARIF
Magician
DOB: Jakarta, 1995-01-19
HEIGHT:
170CM
WEIGHT: 170KG
Portfolio:
Winner the master junior
~Ray~
(Ray kok disini mirip............. Dia -_- *hening*...)
Profile:
RAY
Singer, Actor
DOB: , 1997-10-21
HEIGHT: 140CM
WEIGHT: 39KG
Portfolio:
ACHIEVEMENT:
Finalist Idola Cilik 3
EXPERIENCE:
Program "3 Sahabat" Trans Tv
yap sekian aja yah :p
Yang lain liat sendiri disitus resminya :p
Permisi,
Fhily Chaw :p! -_-
Minggu, 30 Januari 2011
Are you really my soulmate? -cerpen-
Hei balik lagi... Ini cerpen sebetulnya cerpen lama yang aku muat di cf.ning udah lama (cerpen ke 2ku -_-).. Cuma aku recycle lagi...hehehe tapi inti ceritanya sama sih... Dan ada sedikit revolusi pemeran...hehe
Dalam sebuah hubungan sangat diperlukan Rasa sayang cinta, kepercayaan, kesetian dan kejujuran dari masing-masing pihak...Kami telah memenuhi semuanya itu... Tapi kami merasa Hubungan kami datar-datar saja... Selalu aman dan damai karena ada rasa tersebut tapi didalam diri kami... Kami merasa hubungan kami tidak wajar setelah menjalani hubungan selama 2 tahun lebih... Mengapa begitu?... Apakah kami tidak Romantis atau Mesra? Bukan itu Kami malah setiap hari romantis Cakka selalu menyanyikanku lagu dengan gitarnya sebelum aku tidur walau cuma lewat handphone dan berjalan beriringan sambil bergandengan kemana-mana selalu berdua membuat orang-orang iri melihat hubungan kami... Apakah yang mendasari kami merasa hubungan kami datar-datar saja? Kami sendiri bingung... Coba lihatlah hubungan Rio dan Agni... Mereka Long Distance Relationship... Ketika mereka bertemu terasa beda sekali rasanya melihat mereka saling kangen satu dengan yang lain... Coba juga lihatlah Hubungan Ray dan Acha... Walaupun salah satu dari mereka mempunyai kekurangan... Acha Gadis manis namun sayangnya lumpuh bersanding dengan Ray anak band yang jago main drum... Mereka saling menutupi kekurangan dengan kelebihan mereka... Terlihat bahagia sekali ketika Ray dengan sabar mendorong kursi roda Acha... Kami? Kami sepasang yang diberikan kesempurnaan dan bahkan kesempurnaan itu membuat banyak orang iri dengan kami... Tapi bukan itu yang kami inginkan...
Atau Lihatlah hubungan Gabriel dan Sivia mereka memang tak seperti Rio dan Agni yang Long Distance Relationship... Tak seperti Acha dan Ray....Bahkan mereka kalau dilihat-lihat adalah pasangan yang serasi tetapi yang paling labil sering adu mulut dan putus nyambung mewarnai hubungan mereka...
Kami sering tertawa jika melihat kedua sahabat kami itu memulai aksi mereka... Kelihatannya asyik... Apa yang harus kami lakukan?
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
" Aku mau ngomong sesuatu " Kata Cakka dan Oik secara bersamaan...
" Kamu saja dulu... " Mereka bersamaan lagi
" Eh... Kamu aja Cakka yang duluan..." Kata Oik
" Gak papa kok kamu duluan... Ladies First..." Ucap Cakka kemudian...
Oik menarik nafasnya dalam-dalam
" Cakka... Kayaknya hubungan kita sampe disini saja ya... Soalnya hubungan kita terlalu datar gak ada lika-likunya... Coba lihat hubungan teman-teman kita yang begitu berwarna... Kau dan aku selalu rukun..."
Cakka menghembuskan nafasnya
" Huh Oik... Kok bisa pikiran kita sama... Aku juga berpikir begitu... Kita tak seperti yang lain... tak pernah berantem, tak pernah salah paham dan tak pernah terpisa... Aku rasa kita boleh coba untuk mengakhiri hubungan ini..."
" Jadi Kamu setuju??"
" Apa salahnya kita coba..."
" Oke... Jadi mulai saat ini kita tak punya hubungan apa-apa Lagi..."
>>>>>>>>>>>>>>>>>
" Duh Oik... Kamu bodoh banget sih... Masa cowok se-perfect Cakka kamu lepasin gitu aja... Memangnya kamu sudah tak sayang lagi sama dia?"Tanya Sivia
" Bukan begitu Via,, Aku masih sayang... Bahkan sayang banget sama Cakka... Cuma Kami Jenuh sama hubungan Kami yang datar-datar saja... Gak kayak hubungan kamu dengan Gabriel yang putus nyambung... Asik deh kayaknya..."
" Begini yah Oik Cahya Ramdlani ... Malah bagus dong kalau kamu dan Pacar kamu Cakka Kawekas Nuraga itu tak punya masalah... Berarti kalian memang soulmate ditakdirin untuk bersama... Malah Aku yang harusnya cemburu dengan hubunganmu..."
Oik kemudian merebahkan dirinya diranjang...
" Entahlah... Tapi aku ingin coba hal yang baru..." Kata Oik sambil memejamkan kedua matanya...
>>>>>>>>>>>>>>>>>>
" WHAAT CAKKA??? Kamu putus sama Oik??"Gabriel kaget mendengar pernyataan Cakka...
" Bukannya kalian baik-baik saja?"Tanya Gabriel Kemudian
" Justru karena itu aku dan Oik putus..."
" Maksudnya...?" Tanya Gabriel kurang paham...
" Yah karena kita sama-sama jenuh dengan hubungan kita yang baik-baik saja..."
" Kamu sama Oik aneh... Eh tapi Cakka... Kamu jangan menyesal kalau suatu saat Oik diambil oleh orang lain... Kamu kan tahu Oik adalah salah satu cewek populer disekolah... Pasti banyaklah yang naksir dia... Apalagi setelah tahu kamu dan Oik putus... Banyak yang akan melancarkan serangan PDKT padanya..."
Cakka mengangkat kedua bahunya sebagai respon terhadap perkataan Gabriel tadi...
" Trus bagaimana dengan Shilla?"Tanya Gabriel
" Shilla? Maksud kamu?"
" Shilla kan kamu gantung"
" HAH? tak mungkin aku menggantung Shilla.. Kamu tahu kan Shilla masih hidup... Kalau aku gantung bisa-bisa dia mati..."
Gabriel menggeleng-gelengkan kepalanya...
"Cakka...Cakka... Ganteng-ganteng telmi juga yah... Maksudku... Shilla kan sebelum kamu jadian dengan Oik menyatakan perasaannya kepadamu dan kamu belum menjawabnya sampai saat ini... Nah Pas dia tahu kalau kamu jadian dengan Oik... Dia kan bilang... Cakka I will always waiting you, until whenever... Nah sekarang kan kamu sama Oik sudah putus... Trus apa jawabanmu pada Shilla?"Kata Gabriel panjang lebar sambil menirukan gaya bicara Shilla pada salah satu Bagian pidatonya (?)
" Oh... Gitu yah? Iel.. Kok aku bisa lupa yah? Kenapa kamu masih ingat coba?"
" Gabriel gitu loh... Gimana Kamu bakalan menerimanya?"
" Tak tah... Liat aja ntar..." Kata Cakka mengambil guling disampingnya lalu tidur...
>>>>>>>>>>>>>
Hari ini untuk pertama kalinya Oik pergi kesekolah tidak bersama Cakka...
Cakka tak menjemputnya... Biasanya Cakka menjemputnya dengan berbagai macam kendaraan sesuka hatinya... Pernah dengan mobil, motor, sepeda, taksi, becak, bajaj... Apapun...
Kali ini Oik memutuskan untuk berjalan kaki kesekolah... Lagipula jarak sekolah dengan rumahnya tak begitu jauh...
' Kring...kring.... ' Suara sepeda...
" Hei Oik... Sendirian....?" Tanya pengendara sepeda itu yang tak lain dan tak bukan adalah Obiet...
" Iya Biet..."
" Cakka mana?"
" Aku sama Cakka udah putus kok Biet... Makanya aku perginya sendiri..."
" Lah? Kok bisa?"
" Udah ya Biet... Ga usah banyak tanya... Aku mau ke sekolah nanti telat..."Kata Oik sambil melangkahkan kakinya...
" Tunggu Ik...."
" Kenapa?" Oik berbalik
" Aku antar kesekolah yah nanti kamu telat..."
Oik melihat jam tangannya yang hampir menunjukan pukul 7... Kalau dia berjalan kaki kemungkinan dia akan terlambat...
" Boleh deh..."
" Yuk naik..."
Oikpun naik disepeda Obiet...
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasi mereka...
>>>>>>>>>>>>>>>>>
" SIVIAAAAAAAA......." teriak Oik...
Orang yang dipanggil namanya hanya menggosok-gosok telinganya karena Oik terlalu kencang meneriakan namanya...
" Apa maksud kamu dengan semua ini??"Tanya Oik sambil menunjukan sebuah pesan singkat yang diterimanya...
From : 9388
Oik Cahya Ramdlani...
Anda telah terdaftar dalam
chat'n dating didaftarkan oleh
seseorang dengan nomor 085657585910
have fun...!
Kami usahakan untuk segera
mencari pasangan anda...
Terima Kasih
" Yah biar kamu cepat dapat pengganti Cakka..."
" Tapi bukan begini caranya..."
" Sudah Ik... Ikut saja... Have fun!... tak harus juga kamu jadian dengan cowok yang akan dikenalkan denganmu... Kamu kan sendiri yang bilang ingin mencoba sesuatu hal yang baru... Ini saatnya Ik..."
" Tapi..."
" Ya Please!"
" Kali ini saja... Lain kali tak usah memakai acara mak comblang seperti ini lagi!..."
" Iya... Iya.... Oh ya... Nanti kalau kamu sudah dapat pasangan... Agen chat'n datting akan menghubungi kamu... Dan memberi tahu nomor hp yang mau dicomblangin sama kamu... Nah silahkan diatur saja selanjutnya... Oh ya Oik... Besok ada acara bazaar dan ama gitu disekolah... kamu datang kan?"
" Ya Pastilah..."
>>>>>>>>>>>>>>>
" Oppsss... Sorry Cakka... Baju kamu jadi kotor..." Kata Shilla sambil membersihkan baju Cakka yang kena eskrim miliknya...
" Gak apa-apa kok Shill..."
" Makasih ya... Oh ya Cakka... Kamu sekarang giliran jaga diposko amalkan?"
Cakka mengangguk...
" Berarti sama... Kita bareng yuk kesana..." Kata Shilla menggandeng tangan Cakka menuju posko amal...
Sementara itu,
Oik dan Sivia menuju kearah Posko amal untuk menyumbangkan beberapa baju... Dalam perjalanan Oik melihat Ray yang sedang mendorong kursi roda Acha mereka melihat-lihat acara bazaar tak jauh dari posko amal...
Acha tersenyum manis kearah Ray yang sabar menuntunnya... Oik mengulum senyumnya melihat adegan tersebut...
Oik dan Sivia berjalan terus tak sengaja menemukan Rio sedang mengutak-atik hpnya... Seperti sedang khawatir...
Iseng-iseng Oik bertanya...
" Kenapa Yo?"
" Agni Ik... Dia gak ngangkat-angkat teleponku..."
" Sibuk kali Yo..."
" Yah gak kayak biasanya Ik... Biar sibuk dia selalu mengangkat telepon dariku..."
Rio kembali mengutak-atik HPnya dengan wajah cemas...
Selama Oik pacaran dengan Cakka Oik tak pernah merasakan rasa Khawatir yang berlebihan seperti itu karena Oik tahu Cakka selalu ada disampingnya...
Gimana jika Oik berada diposisi Rio sekarang? Ingin Oik mencobanya...
Sivia menepuk punggung Oik...
" Ik... Liat deh di posko amal sana... Kayaknya Cakka sudah punya pengganti kamu deh..." Sivia menunjuk kearah Cakka dan Shilla yang sedang tertawa mesra disebuah Posko amal...
Jantung Oik berdebar... Darahnya serasa berhenti mengalir... Kepalanya panas... Hatinya seperti ditusuk-tusuk ribuan Jarum...
' Inikah rasa cemburu itu? Beginikah rasa sakitnya? Sakit sekali! Ingin aku menangis' Batin Oik...
" Sivia... Kita tak jadi kesana yah..."
" Lha? Kan mau nyumbang... Trus baju-baju ini mau dikemanakan kalau tidak lewat posko amal...?"...
" Heii... Mau nyumbang yah..." Tanya Gabriel yang tiba-tiba datang...
" Eh kamu Yel... Kalau gitu kamu temanin Sivia ke Posko amal yah..." Ucap Oik cepat
" Lha? Kamu gimana Ik..." Tanya Sivia..
" Aku gak apa-apa disini aja... Udah gih"
Sivia dan Gabrielpun pergi menuju Posko amal...
Oik membalikan badannya Ia tak ingin melihat Cakka dan Shilla disana...
' Rasa ini belum pernah kurasakan semenjak bersama Cakka... Cakka dulu sangat menjaga hatiku dia tak pernah bersama gadis lain selain aku... Dan perasaan ini! Sakit... Aku tak mampu menahannya.... Apa ini yang dirasakan Sivia yang sering menangis ketika curhat denganku kalau dia melihat Gabriel dengan Gadis lain... Apa ini yang dirasakan Rio saat Agni lost contact dengannya? Sesakit inikah ' Batin Oik terus menjerit...
>>>>>>>>>>>>>>
From : 9388
Permintaan anda untuk dicomblangkan
chat'n datting telah dikonfirmasi dan kam putuskan anda untuk dicomblangkan
dengan seorang cowok yang mempunyai
nomor. 081312345678... Teruma kasih
telah menggunakan jasa kami...
Tak lama kemudian HP Oik berbunyi Lagi...
Ia segera membuka Sms yang masuk...
From: 081312345678
hai.. Met malem..
Slm knal.. ;)
namaku Dirga..
Namamu siapa?
Oik segera memencet qwertynya dengan cepat membalas..
To: 081312345678
haii jg..
Namaku Cahya..
Lam kenal..
Oik tidak ingin memakai nama aslinya apalagi berkenalan dengan Orang baru yang tak dia ketahui bagaimana orang itu...
>>>>>>>>>>>>>
" Oik bisakah kamu menemaniku ke studio tempat latihan Gabriel band? Aku rasa ada yang tidak beres dengan Gabriel... Aku harus menyusulnya kesana... Tapi jangan beritahu siapapun..."
' menemani ke studio tempat Gabriel? Berarti Ia harus bertemu dengan Cakka?'
" Sivia... Tapi aku tak mau bertemu dengan Cakka..."
" Ayolah... Bantu aku... Sahabatmu..."Kata Sivia...
" Baiklah..."
Sivia dan Oik menuju studio tempat Gabriel, Cakka dan kawan-kawan latihan Band...
Cakka memang mempunyai Band dia sebagai vocalis sekaligus gitaris sedangkan Gabriel lead gitar, ray drum dan 2 orang cewek Zevana dan Ify... Zevana sebagai Bass sedangkan Ify sebagai Keyboardist...
Kami tiba disana dan masuk secara diam-diam... Kami menguping diluar pintu...
" Hei Ray... Kamu gak konsen... Pasti gara-gara pacar kamu yang lumpuh itu... " Ujar Zevana
" Enak saja seenaknya kau berkata seperti itu..."
" Tapi kan memang kenyataan kalau pacarmu itu lumpuh... Apa kata dunia kalau seorang Ray mempunyai pacar yang lumpuh..."Tambah Zevana lagi...
" Diam kamu!... Terserah apa kata dunia...! Yang penting aku sayang Acha... Kapan kita mulai kalau saling mencemooh begini..."Kata Ray sambil menggebuk drumnya marah...
' huh aku kasihan Ray... Tapi salut... Sakit sekali pasti menjadi dia jika pacarnya menjadi bahan cemooh... Apakah sesakit waktu aku melihat Cakka bersama Shilla...?atau lebih? ' Oik membatin kembali...
Terdengar suara lain lagi...
" Gab... Pacar kamu si Sipit kemana? Tumben gak nemenin kamu?"Tanya Ify...
" Hush! Dia bukan si Sipit..."Kata Gabriel...
" Trus?"
" Pipi Bakpao..."
Semua tertawa terbahak-bahak mendengarnya...
Oik menoleh kearah Sivia... Wajahnya merah dan tampaknya kesal... Aduh gawat kalau begini...
Sivia segera membuka kasar pintu studio tersebut... "Brakkkk"
Semua kaget...!
" Apa kamu bilang? Aku pipi bakpao..." Sivia kesal...
" Nah lo mampus kamu Yel... Orangnya datang..."Kata Cakka...
Oik mengikuti Sivia... Dia melihat Cakka... Biasanya ini tempat yang biasa Ia kunjungi tapi setelah putus dari Cakka baru kali ini lagi dia datang kemari... Mereka berdua memalingkan wajahnya kearah berlawanan...
Sambil menyaksikan Sivia dan Gabriel adu mulut...
" Eh... Enak aja kamu bilang aku Pipi Bakpao.. Kamu sendiri cungkring tulang kering... Tengkorak Idup..."
" Biar cungkring tetap aku pacar kamu tauk... Lagi pula emang pipimu kayak bakpao"
" Iiiiiiihhh ngeselin... Tengkorak idup..."
" Aku tengkorak idup? Berarti kamu pacaran sama tengkorak dong... Aduh cacingan..."Kata Gabriel sambil mencubit pipi Sivia sampai merah...
" Ih pipiku merah ini..."
" Biarin biar lebih mirip bakpao..."
" Tengkorak..."
" Bakpao"
" Tengkorak..."
" Bakpao"
Sementara Gabriel dan Sivia bertengkar... Yang lain panik dan Sibuk melerai mereka... Cakka dan Oik malah tertawa terbahak-bahak....
Tiba-tiba hening.....
Yang terdengar hanya tawa renyah Cakka dan Oik...
1...
2...
3...
Cakka dan Oik sadar segera menghentikan tawa mereka...
" Cieeeeee.... Suit...suit...." Goda mereka semua...
Cakka dan Oik jadi salting...
>>>>>>>>>>>>>>
Semakin hari... Oik semakin intens ber-smsan Ria dengan Cowok yang bernama Dirga itu dan mereka semakin hari semakin akrab...
Suatu kali...
From : Dirga
Cahya... Blh ga kita ketemuan?
;)
To : Dirga
Boleh kok :)..
Dmn?
From : Dirga
Di Cafe Bintang jam 7 mlm
Gmn?
;)
To : Dirga
Boleh kok :)
aku pasti dtg...
From: Dirga
Oke :D
aku tggu loh...
Aku pake jaket ungu kaos hitam...
Skinny jeans ;)
To : Dirga
Aku paje sweater pink...
Bando putih.. Seeaa tomorrow ;)
>>>>>>>>>>>>>>
Oik berjalan masuk kesebuah cafe lalu duduk di meja nomor 20...
Malam itu Oik terlihat sangat Cantik dengan sweater pink dan bando putih...
Jam tangannya menunjukan pukul 18.55... Ia seakan memperhatikan orang-orang yang keluar masuk cafe itu...
Tiba-tiba seorang cowok dengan jaket ungu masuk kedalam cafe tersebut...
' Cakka??? Ngapain dia disini? ' Tanya Oik dalam hati...
Oik pura-pura tak melihatnya... Cakka duduk dimeja nomor 18 yang hanya berjarak 1meja kesamping kirinya..
Waktu sudah menunjukan pukul 19.05 sudah lewat 5 menit dari waktu yang dijanjikan tapi orang yang bernama Dirga itu tak kunjung datang Jua...
Oik ingin meneleponnya tapi Ia mengurungkan niatnya... Ia yakin bahwa Dirga itu akan datang...
Sesekali Oik mencuri padang kearah Cakka.. Sepertinya Cakka juga sedang menunggu seseorang... Apa mungkin Shilla? Atau mungkin pacar barunya?
Oik ingin menyapa Cakka tetapi timbul rasa gengsi...
Tak terasa sudah setengah jam Oik menunggu orang yang bernama Dirga itu tapi tak kunjung datang...
Tiba-tiba...
" Hai Oik... Aku ganggu yah? Lagi nunggu siapa? Boleh aku duduk disini?"
" Eh Cakka.. Gak..gak ganggu kok.. Aku...aku gak nunggu siapa-siapa kok... Oh,, Boleh silahkan..." Cakka duduk tepat didepan Oik..
" Dari tadi aku perhatiin kok kamu khawatir gitu?"Tanya Cakka
" Aku... Oh gak kok.. Cuma ..cuma disini sedikit dingin aja... Trus kamu ngapain disini?"
" e... E... Itu lagi nungguin teman..."
" Shilla yah?"
" Bukan... Bukan Shilla... Kok kamu bisa berpikiran seperti itu?"
" emm... Nebak aja..."
" Gak kok..."
Seketika Cakka menatap Oik dengan tatapan yang dalam sehingga membuat Oik menjadi lemas... Kalau seperti ini Oik berharap Dirga itu tak usah datang...
" Oh ya Ik.. Tunggu ya... Aku mau nelpon temanku dulu..."
Cakka mengeluarkan HPnya lalu berdiri dari kursi dan agak menjauh... Iapun memencet angka-angka lalu menelepon nomor tersebut...
Tiba-tiba...
" cause u'r amazing...just the way you are..." HP Oik berbunyi...
Oik melihat screen HPnya...
" Dirga???" Oik kaget melihat nama tersebut...
Ia segera mengangkat telepon...
" Hallo..." Oik mengangkatnya tetapi kok aneh seperti terdengar menggema...
" Hallo... Cahya yah?" Suara itu... Oik seakan mengenal suara itu...
Ia kemudian berbali pada Cakka... Cakka juga sedang melihat Oik...
Kemudian...
Mereka berdua tertawa...
" Hahaha... Jadi kamu yang pake nama Dirga?"
" Iya... Jadi kamu itu Cahya?" Kata Cakka sambil duduk di kursi tadi..
" Iya... Tapi kok nomor kamu beda?"
" Ya... Aku beli nomor baru cuma untuk acara ini... Kamu juga ganti nomor yah?"
" Yah... Semenjak putus dari kamu aku jadi gak mau ingat kamu... Jadi nomor pemberianmu aku simpan dan aku ganti dengan nomor yang baru... Kok kamu bisa ikutan acara ini? Bukannya kamu sudah punya Shilla?"
" Shilla?"
" Iya... Waktu itu aku lihat kalian mesra-mesraan diacara amal dan bazaar..."
" Gak kok.. Aku dan Shilla just friend... Gak lebih.. Waktu itu aku dan Shilla panitia dan giliran jaga... Jadi kita jaga posko bareng-bareng... Dan bukankah kamu yang sudah punya Obiet? kok ikutan acara ini..."
" Obiet? Gak kok... Kok kamu bisa berpikiran gitu?"
" Habis waktu itu aku lihat Obiet hampir setiap hari antar jemput kamu..."
" Oh itu... Obiet cuma nawarin tumpangan kok... Yah apa salahnya kan? Dari pada aku jalan kaki... Eh aku baru nyadar sesuatu..."
" Apa?"
" Ternyata kamu pake jaket ungu, kaos hitam dan skinny jeans seperti yang dibilang Dirga.."
" Iya... Aku juga baru sadar kalau kamu pake sweater pink dan bando putih seperti yang dikatakan Cahya... Satu lagi kamu gak nyadar"
" Apa?"
" Namaku kan Dirga... kepanjangan dari RamDlanI nuRaGA.. Blee"
Cakka mencubit Oik...
" Aww,,, sakit..." ringis Cakka...
" Aku aja gak sadar apalagi kamu... Kamu lupa yah nama tengah aku Cahya?"
Cakka menepuk jidatnya...
" Oh iya..." sambil membentuk jarinya seperti huruf 'V'..
Suasana jadi hening... Nampak romantis ketika diiringi suara biola dan merdunya penyanyi Cafe denga lagu Bukan Cinta Biasa...
Cakka memegang tangan Oik...
" Oik... Ketika aku jauh dari kamu aku merasakan betapa aku kehilangan kamu... Dan ketika aku melihatmu bersama orang lain aku merasakan gemuruh didalam dadaku... Karena kamu adalah soulmateku... Cinta kita memang tak pernah disinggahi masalah karena kita memang menjaga cinta kita... harusnya kita bersyukur karena cinta kita bisa dikatakan perfect love..."
" Iya Cakka aku... Aku juga merasakan hal yang sama... Ketika aku harus berpisah darimu..."
" Perlukah aku menembakmu lagi...?"
Oik tersenyum geli...
" Baiklah... Oik Cahya Ramdlani... Maukah kamu menjadi pacar Cakka Kawekas Nuraga lagi... Dan kelak menjadi seseorang yang terus mendampingiku sampai tua nanti serta menjadi Ibu bagi anak-anakku nanti?"
Oik kaget dengan 'Penembakan' Cakka kali ini dengan kata-kata yang tidak biasa... Terasa begitu serius...
" Aku mau..." Kata Oik sambil tersenyum...
Merekapun medekatkan kepala mereka dan ....
Cup...!
" Jepreeet! " Terdengar suara kamera...
Diiringi suara anak-anak...
" Cieeee... Cieeee... Yang udah balikan... Wah... wah... Pikirannya sampe ke anak-anakan :O " Ledek Gabriel dan Sivia...
" Kita kebagian PJ dong..." Rio dan Agni muncul dari belakang...
Tak lama kemudian Ray datang sambil mendorong Kursi roda Acha...
" Bukan PJ... Tapi PB dan PS..." Kata Ray menyela...
" Apa tuh...?"
" Pajak Balikan dan Pajak Soulmate" Kata Acha...
Semua tertawa....
>>>>>>>>>>>>>>>>
Oik menutup sebuah Album foto... Cakka duduk disebelahnya...
Terlihat seorang Gadis Remaja yang sedari tadi mendengarkan cerita Cakka dan Oik...
" Jadi Ayah dan Bunda dulu juga merasakan hal yang sama dengan Ikka?"
" Ia Ikka... Jadi kamu berpikir lagi deh kalau ingi mengakhiri hubungan kamu dengan Brian.. Mungkin kalian tidak pernah bertengkar karena kalian benar-benar Soulmat yang ditakdirkan untuk hidup bersama" Kata Oik sambil membelai rambut Putrinya yang beranjak Dewasa...
" Emang gitu yah ... Ayah...?" Tanya Ikka kepada Cakka...
" Betul Ikka... Ayah dan Bunda kan telah menceritakannya..." Kata Cakka sambil merangkul Oik...
" Yaudah deh Yah...Bun... Ikka gak jadi mutusin Brian..." Kata Ikka sambil tersenyum memeluk gulingnya...
Oik dan Cakka tersenyum melihat anaknya yang sedang kasmaran itu... Membayangkan kisah mereka beberapa puluh tahun lalu...
" Lagi pula kalau Brian dan Ikka memang ditakdirkan bersama sebagai soulmate.. kita berarti bakalan jadi keluarga dengan Gabriel dan Sivia karena Brian anak mereka.... hehehe... " Oik dan Cakka tertawa bersama...
> Tamat <
sip...sip tamat lagi...
Comment yah! *ngarep*
hehehe '.'v
Senin, 26 Juli 2010
Behind The Scene - IV - *maap pendek* -_-
Seorang cowok turun dari mobilnya Oik …. Dia membuka pintu samping mobil tersebut tak beberapa lama Oik turun…. Merekapun berjalan bersama menuju area swimming pool tempat dilaksanakan ulang tahun Zahra….
“Gue ke toilet dulu yah…” Kata Oik kepada cowok itu…
“Oke … Tapi jangan lama-lama yah Oik … soalnya kan gue orang asing disini…” Kata cowok itu…
“Iya…. Iya….” Oikpun beranjak dari situ
Sementara itu…... Cakka sedang mencari-cari Acha yang gak tahu kemana…
Tiba-tiba …. “Byuuuurr” Seseorang jatuh dikolam berenang….
Cakka kaget dia segera menuju kekolam berenang dan tenyata yang jatuh adalah….. Oik…..
Dia terkena tak sengaja menabrak seorang pelayan dan dia jatuh ke kolam berenang….
Tanpa pikir panjang Cakka yang melihatnya langsung terjun ke kolam berenang untuk menyelamatkan Oik… Dia tahu Oik tak tahu berenang….
Oik sudah timbul tenggelam dikolam berenang Cakkapun segera menyelamatkannya lalu membawa Oik ke tepi kolam berenang….
Zahra panic … “Cakka bawa Oik ke dalam aja ….” Kata Zahra dalam keadaan panic
Cakka yang menggendong Oik segera membawa Oik kedalam bersama Zahra…..
Kemudian meletakannya di sebuah kursi sofa… Oik masih terlihat lemah….
“Oik kamu gak apa-apa kan?? Maafin pelayan yang tadi yah…”Kata Zahra..
“Ia… gak apa-apa…” Kata Oik dengan suara yang masih melemah…
“Cakka lu Jaga Oik disini dulu yah…gue mau ngambil pakaian untuk Oik yang udah basah… untung gue bawa cadangan tadi…..tapi lu gimana lu juga kan basah?” Tanya Zahra
“Gue gak apa-apa kok…. Gue juga bawa cadangan di mobil ntar gue ambil kalau lu udah balik…”Kata Cakka…
“Oh yaudah…” Zahrapun melangkah pergi dari situ….
Sepi sunyipun melanda…. (?)
“Cakka…. Ma… makasih yah udah nolongin gue….”Kata Oik dengan suara yang masih lemah…
“Iya sama-sama Oik…” Kata Cakka tersenyum kepada Oik…. Kemudian mereka saling bertatapan mata…
Tiba-tiba…….
“Oikkk…….lu gak apa-apa kan??? Gue dengar tadi lu jatuh yah di kolam berenang…. Duh maafin gue yah tadi gak jagain lu…” Kata seorang cowok yang tiba-tiba masuk…
Tak lama setelah cowok itu masuk….
“Cakka….lu sama Oik gak apa-apa kan?” Acha tiba-tiba masuk kedalam….
Acha yang baru masuk melihat cowok itu dan cowok itu juga melihat Acha….terjadi tatap menatap antara cowok itu dan Acha….
“Ozy…..” Kata Acha tiba-tiba….
“Acha…. Long time no see….” Kata Cowok yang bernama Ozy itu….
“Datang kemari kok gak bilang-bilang….” Kata Acha…
“Kejutan…hehehe”
“Lo datang kesini sama Siapa?”
“Sama Oik…… Lo?”
“Sama Cakka….”
Sementara Acha dan Ozy bercakap-cakap.. Oik dan Cakka hanya menonton percakapan mereka berdua dengan wajah kebingungan….
Acha dan Ozy mendekati Cakka dan Oik…
“Oh ya Cakka,, kenalin ini Ozy cimon gue yang waktu itu gue ceritain haha… tapi sekarang udah jadi sahabat…” Kata Acha sambil memperkenalkan Ozy…
Ozy mengulurkan tangannya… “Ozy…”
“Cakka…” Sambil menyambut uluran tangan Ozy….
“Oh jadi lu yang namanya Cakka….” Kata Ozy sambil menatap Oik… Oik seperti memberikan sebuah kode kepada Ozy….
“Oh ya Zy… kamu sama Oik kenal dari mana?”Tanya Acha…
“Oh.. kita kenal dari FB… teman chatting gue…”Kata Ozy…
Tiba-tiba Zahra datang….
“Eh pada rame-rame…mmm… kalian boleh keluar sebentar gak? Oik mau ganti baju dulu… kasian kan basah kuyub begini….”Kata Zahra ditangannya sudah ada sebuah gaun miliknya yang dia sengaja bawa sebagai cadangan… ternyata berguna juga….
“Iya… sekalian gue mau ngambil baju gue dimobil…” Kata Cakka…
Merekapun keluar dari ruangan itu…..
“Mmmm….. gue ke mobil dulu yah… mau ngambil baju…”Kata Cakka…
“Biar aku aja yah yang ngambilin …”Kata Acha…
“Tapi Cha….” Cakka berusaha mencegah Acha tetapi Acha udah melangkahkan kakinya…
“Udah kamu tunggu disini aja bareng Ozy… sekalian mengakrabkan diri…hehehe…” Kata Acha lalu pergi dari situ….
“Lu beruntung yah,,, Acha itu baik banget loh….” Kata Ozy pada Cakka selepas kepergian Acha..
“Loh kok gue???? Lu yang beruntung bisa sahabatan sama Acha…” Kata Cakka… Ozy hanya tersenyum….
Cakka melanjutkan perkataannya…. “Lu juga beruntung bisa dekat dengan Oik…..” sepertinya Kali ini dengan penuh perasaan..
“Gak seperti yang lu kira….. karena sebenarnya lu yang beruntung bisa disayangi 2 cewek yang baik banget…Jangan sia-siain mereka…”Kata Ozy lalu menepuk pundak Cakka…
Acha datang dengan membawa pakaian Cakka…
“Ini Cakka…” Cakkapun mengambilnya…
Secara bersamaan Zahra dan Oik keluar dari ruangan tadi….
“Masih disini toh…?” Kata Zahra..
“Iya nih Zah…” Kata Acha…
“Oik sama gue aja dulu yah… takutnya dia masih lemah…. Kita duduk disana yah Oik”Kata Zahra sambil menunjuk sebuah bangku taman yang tak jauh dari situ…
“Gue ikut dong…” Kata Acha….
“Ayo…. Kalian berdua?” Tanya Zahra kepada Ozy dan Cakka…
“Oh.. gue mau ganti baju dulu…. Ntar nyusul….” Kata Cakka..
“Gue ikut … Oik kan datang kesini bareng gue… jadi gue harus jagain Oik…” Kata Ozy
Merekapun pergi…. Cakka masih bingung dengan perkataan Ozy tadi…
Ia lalu masuk kedalam ruangan tadi untuk mengganti pakaiannya….
Setelah selesai Ia hendak bergabung dengan Oik dan kawan-kawan… terlihat Shilla sudah berada diatas panggung…
“Guys,,, malam ini gue bakalan bawain lagu buat kalian tapi gak sendiri…. Nanti akan ada yang nemenin gue…. Dia yang nanti bakal jadi partner gue di project duet gue…. Pokoknya kalian tunggu aja kejutan dari kita”Kata Shilla … kemudian dia turun dari panggung menuju tempat Cakka…
Lalu menarik Cakka keatas panggung…..
“Lu ngapain sih Shilla?”Tanya Cakka sambil berbisik pada Shilla…
“Temenin gue nyanyi… anggap aja ini latihan sebelum kita pentas bareng…”Kata Shilla berbisik pada Cakka….
“Oh ya guys,, ada yang mau usul lagu???” Tanya Shilla….
Ada yang bilang jangan memilih… ada yang bilang 50 tahun lagi… ada yang bilang ada cinta .. ada yang bilang my heart… tetapi akhirnya mereka memutuskan menyanyikan Lagu My Heart…
Cakka mengambil sebuah gitar diatas panggung tersebut lalu mulai memetiknya…
“Lagu ini kita persembahkan buat Zahra yang sedang berulang tahun… Happy Bday Zah….” Kata Shilla…. Selesai Shilla mengatakan itu… Cakka memulai menyanyikan bait pertama lagu tersebut ….. Semua seperti tersihir mendengar dan melihatnya….
Selesai mereka menyanyikan lagu tersebut merekapun turun dari panggung… Cakka jadi tak enak untuk bergabung bersama Oik dan kawan-kawan…
Shilla juga sudah ditarik Rio….. Acha yang melihat Cakka beranjak dari situ mendekati Cakka…
“Cakka…. Lu kok gak bilang kalau lu mau duet sama Shilla nanti?”
“Maaf yah…gue gak bermaksud nutupin … lu marah ya sama gue? ” Kata Cakka dengan penuh rasa bersalah
“Gak apa-apa kok gue gak marah…. Lagi pula itu kan karir lu..jadi buat apa gue marah… gue yakin keputusan yang lu ambil baik buat diri lu…. Udah gak usah rasa bersalah kayak gitu…gabung yuk…” Kata Acha sambil menarik Cakka…
Tiba disana Cakka melihat Oik menatap dirinya dengan tatapan yang beda sepertinya ada kekecewaan .. itu yang membuat Cakka makin merasa bersalah….
“Zy… Kita pulang yukk… kayaknya gue masuk angin nih… gak enak badan…” Kata Oik tiba-tiba…
“Loh kok pulang sih?kan acaranya belum selesai….”Kata Zahra…
“Sorry yah Zah… gue gak enak badan nih tiba-tiba…mungkin pengaruh tadi kali yah… Selamat ulang tahun yah Zah… Zy kadonya mana tadi….?”Kata Oik sambil Cipika-cipiki sama Zahra..
“Oh ya ntar gue ambil…”Kata Ozy lalu beranjak dari situ….
Sebenarnya bukan itu alasan sebenarnya Oik pulang duluan dari situ…. Ia hanya tak ingin lama-lama berada di dekat Cakka… karena sebuah perasaan aneh selalu ada dalam dirinya ketika dekat dengan Cakka… perasaan yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata….
Tak beberapa lama kemudian Ozy kembali lalu memberikan sebuah kado kepada Zahra….
“Makasih yah…. Hati-hati dijalan yah….” Kata Zahra…
“Sama-sama…” Kata Oik sambil beranjak pergi dari situ… Cakka hanya bisa memandang kepergian Oik tersebut…..
Sementara itu Oik dan Ozy baru masuk kedalam mobil…
“Oik gue tahu kok lu pengen pulang bukan karena itu….. tapi hal lain kan?....”Kata Ozy…
“Zy… Gak usah bahas itu yah…..Ayo pulang…”Kata Oik..
“Gue tahu lu Ik.. meski gue hanya kenal lu lewat dunia maya tapi gue kenal sifat Lu….”Kata Ozy…
Oik menarik nafas panjang-panjang…. Dia tak membalas perkataan Ozy tadi….
Ozypun menyalakan mobil itu lalu keluar dari area parkiran tersebut…
Seperti biasa wartawan masih menunggu didepan gerbang sepertinya heboh ketika mobil Oik keluar sebelum waktunya….
Wartawan heran kenapa Oik pulang sebelum Acara selesai….. Merekapun menyimpan sejuta Tanya….
Didalam acara berlangsung dengan meriah…. Sekitar jam 10 Malam baru acara selesai….
Walaupun larut malam para wartawan tetap setia menunggu didepan gerbang,,, haha salut sama wartawan walaupun udah berulang kali diusir tapi tetap gak mau menyerah (?)
Setelah selesai acara tersebut baru wartawan diperkenankan masuk melihat sisa-sisa pesta tersebut (???)
==========]
Oik bangun pagi itu dengan malas …. Badannya serasa sakit semua karena kejadian kemarin di ulang tahun Zahra…. Tapi dia harus kuat….. Karena hari ini banyak Job yang menunggunya….
Tiba-tiba Ify masuk kekamarnya… membawakan sarapan….
“Pagi Oik…. Gimana pestanya tadi malam….?” Tanya Ify
“Seru kok kak….”Kata Oik…
“Kamu boong sama kakak yah? Katanya Ozy kamu jatuh yah dikolam berenang? Tapi ditolongin Cakka?....” Oik hanya menganggukan kepalanya….
“Trus kenapa kamu minta pulang duluan?” Tanya Ify…
“Hmmm…. Oik Cuma gak enak badan kok kak… masuk angin kali makanya Oik minta pulang….”Kata Oik…
“Kalau begitu kamu jangan dulu kerja hari ini…. Ntar kakak cancel dulu semua jadwal kamu hari ini yah…” Kata Ify hendak mengambil BBnya…
“Gak usah kak….Oik udah baikan kok….”Kata Oik mencegah kakaknya itu…
“Beneran Ik?” Ify meyakinkan…
“Iya….kak…”
“Yaudah kalau gitu kamu sarapan dulu baru siap-siap ke TrendzTV…” Kata Ify lalu keluar dari kamar Oik…
==========]
Cakka sudah bersiap-siap dengan gitar hitamnya didepan pintu….
“Roooooy…. Cepetan dong nanti telat…..” Cakka memanggil managernya…
“Ia sabar… bawel ….”Kata Manager Cakka lalu keluar dari rumah tersebut… Merekapun menuju ke Mobil Cakka yang terparkir tak jauh dari situ… Cakka menyuruh managernya itu untuk membawa mobilnya… Soalnya Cakka malas untuk menyetir….
Merekapun melaju dijalan ibukota menuju sebuah perusahaan label rekaman… Yap hari ini Cakka akan mulai rekaman duetnya bareng Shilla…..
Sebenarnya Cakka masih kesal kepada Shilla karena membocorkan duet mereka di acara ulang tahun Zahra… untung saja acara ulang tahun Zahra itu private party jadi yang tahu hanya kalangan selebritis aja…. Semoga aja tidak ada selebritis yang bermulut ember membocorkan itu semua kepada wartawan … kalau gak bisa berabe juga urusannya…
Ketika Mobil Cakka hendak memasuki kantor tersebut Cakka dikagetkan dengan banyak sekali wartawan yang berada dihalaman kantor tersebut…
“Roy,,,muter balik…Cepetan…”Kata Cakka…
“Loh kenapa Cak?”Tanya Manager Cakka…
“Lu gak liat itu wartawan banyak sekali…. Buruaan sebelum mereka liat kita…”Kata Cakka..
Manager Cakkapun memutar balik arah mobil tersebut….
“Huh gila… kok mereka bisa tahu sih kalau hari ini gue mau rekaman….?”Kata Cakka…
“Ada yang bocorin kali….”
“Iya… kemarin tuh di Ultahnya Zahra…. Shilla bilang kesemua orang kalau kita bakalan jadi teman duet…”
“Tapi kan pestanya Zahra private.. apa ada seleb yang ngebocorin?”Kata manager Cakka bingung..
“Ah gue juga pusing…mending lu telpon ... Pemilik label trus lu Tanya ada jalan lain kagak gue buat masuk ke dalam biar gak dilihat pers…”Kata Cakka
Managernya pun segera mengambil ponselnya lalu menelepon Pemilik label tersebut….
“Halo selamat pagi pak…”
“Iya selamat pagi….”
“Ini Roy pak manager Cakka… begini pak kita tadi udah dari kantor Cuma muter lagi soalnya banyak pers .. gimana tuh pak kita gak bisa masuk…”
“Iya nih gak tahu juga kayaknya ada yang ngebocorin deh…. Mending kalian lewat belakang aja Cuma takutnya wartawan udah tahu mobil Cakka… sama aja…”
“Emang pak gak ada jalan lain yah buat masuk kedalam?”
“Cuma jalan belakang kalau mau… Shilla juga udah disini…. Suruh Cakka cepat yah… soalnya kita udah mau take… nanti terlambat…”
“Oke pak … makasih yah…”Kata Manager Cakka lalu menutup telepon…
“Gimana?” Tanya Cakka…
“Katanya kita lewat belakang bisa cumanya takut tetap ketahuan soalnya mobil lu ini kan udah dikenal wartawan….” Tiba-tiba Cakka jadi punya ide…..
Merekapun menjalankan ide tersebut… Cakka menelepon Ray saudara sepupunya…
“Halooo Ray lu dimana?”
“Gue dirumah…”
“Pinjam mobil lu yah sebentar…”Kata Cakka…
“Buat apaan?”
“Ntar Gue jelasin.. pokoknya lu bawa aja mobil lu ke Jln.Bhayangkara gue tunggu disini… cepetan penting…”Kata Cakka…
“Oke…. Tunggu 5 menit lagi gue nyampe…” Kata Ray…
Rumahnya Ray memang tak jauh dari situ… 5 menit kemudian Ray sampe membawa mobilnya… Cakkapun mejelaskan maksud dan tujuannya meminjam mobil Ray….
Raypun setuju….mereka segera berganti mobil… Ray membawa mobil Cakka sedangkan Cakka dan Managernya membawa mobil Ray… setelah itu sama-sama menuju tempat tadi….
Ray yang mengendarai mobil Cakka masuk kedalam tetapi seolah-olah memutar arah karena melihat wartawan…
Wartawanpun mengejar mobil Cakka yang dikendarai Oleh Ray…
Setelah sepi barulah Cakka dan Managernya yang mengendarai mobil Ray masuk lewat belakang kantor tersebut kemudian masuk kedalamnya dengan aman….
“Maaf Pak lama….. abis harus kibulin wartawan dulu baru bisa masuk….” Kata Cakka….
“Yaudah gak apa-apa…. Cepetan masuk sana kedalam..”Kata Pemilik label tersebut…
Cakka mengambil gitar hitamnya lalu masuk kedalam….
Sementara itu .. Ray yang dari tadi dikejar-kejar wartawan karena membawa mobil Cakka jadi pusing karena wartawan berhasil mencegat mobilnya….
Dalam hatinya : “Begini yah rasanya jadi artis…ogah deh gue jadi artis…”
Seorang wartawan mengetuk kaca jendela mobil sambil memanggil nama Cakka… disusul beberapa wartawan lain…. Raypun membuka kaca jendela mobil….
“Mbak-mbak dan mas-mas saya bukan Cakka…” Kata Ray yang membuat wartawan kaget karena yang didalam bukan Cakka…
“Trus anda siapa?” Tanya salah seorang wartawan..
“Saya Ray sepupunya Cakka….”
“Kenapa mobil Cakka bisa anda yang bawa?”
Dalam hati Ray : “Bacot deh nih wartawan pengen gue tabok” hahahaha
“Yah saya pinjam Cakka kan sepupu saya…”
“Trus Cakka kemana dong?”
“mana gue tahu…”
“Trus kenapa tadi belok ke perusahaan label rekaman tadi?”
“Aduhhh saya salah belok…udah yah mas-mas dan mbak-mbak yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik…. Gue jalan dulu….dada…”Kata Ray sambil menutup kaca jendela mobil tersebut….
Terlihat beberapa wartawan masih mengetuk kaca jendela dan menanyakan keberadaan Cakka tapi tak di gubris Ray diapun kembali menyalakan mesin mobilnya lalu pergi dari situ…
Para wartawan merasa dikibulin -_______-..
Continue~
