"There is no greater agony than bearing an untold story inside you." — Maya Angelou
Minggu, 08 April 2012
Return Back With the Rise [One Shoot]
Sabtu, 17 Maret 2012
Stay Here With the Cloudy [One Shoot]
Senin, 04 Juli 2011
Idola Cilik @ Dahsyat (part 1)
Soalnya kemarin itu suara anak-anak IC itu pada berubaaaahhh.... -__-
"
Kita mulai aja...
Kamis, 23 Juni 2011 Cakka
Kalau soal Cakka, apa sih yang gak keren buat saya -_-v #pletak kan saya C~LUVers! *nyengir*
Oke, diluar dari saya seorang C~LUVers! Mari kita nilai secara profesional *caelahhh* :p
Cakka munculnya dari season satu sampe season berapa gitu soalnya dia Co-Host gitu deh :P aaaaaaaa *cini peyukpeyuk ({}) #abaikan
Trus Nyanyiin One Time nya Justin Bieber dan itu bukan pilihannya melainkan dari managementnya (Star Media Nusantara)
Dan pasti orang-orang yang gak begitu mengikuti perkembangan suara Cakka pada Cengo, Kaget, dan lain sebagainya... Secara suara Cakka yang unyumunyu (?) waktu masih di IC udah berubah jadi Berat gimana gitu...
Yaiyalah, Kan anak cowok bakal mengalami perubahan itu... Tapi menurutku Suara Cakka jadi makin Seksi gitu (?)... Jadi cowok banget, I Like It :PPP...
Oke, kita mulai membahas tentang performance Cakka...
Terlepas dari ada satu bagian yang mungkin kurang ambil napas (?) sehingga ada 1 kata eh dua ding eh gak 1 kata ulang deh :p stop-stop gak ke ucap... Hihihi tapi bisa diatasi dengan baik malah makin ke sini makin keren... :P itu baru musisi, No Lypsinc... No minus one.... Live performance booo... Acoustic! Haha
Ini cukup bisa membungkam orang-orang yang menilai Cakka 'Menang Tampang Doang'... Hei, wake-up Cakka gak cuma Ganteng, Keren, Cakep saat diam... Tapi Keren dan Cakep juga saat perform... Noh diakui sama orang-orang dahsyat sama host2nya juga sebelum Cakka tampil dibilang Ganteng, Cakep, Keren! Dan sesudah tampil dibilang Cakep dan Keren soal penampilannya... Yeaaayy!!
Itu bukan hanya saya loh yang menilai :P
Senin, 27 Juli 2011 Rio, Ray, Gabriel
Saya gak nonton episode ini padahal saya gak masuk kantor, karena memang lagi gak mood nonton... Tapi saya udah denger kok di Youtube mereka nyanyi... Hahaha... Mereka nyanyinya bertiga yah... Tapi bisa comment-comment saya... Pisss -_-v My Blog, My rule yah jadi terserah comment saya asem, pahit, asin, manis, pedas itu terserah saya :P soalnya saya bukan Rise, bukan GabFC juga bukan RayReady... Tapi tenang saya gak kejam kok (?) Oke gak usah banyak bacot... Langsung ke pembahasan..
Rio...
Suaranya Rio setengah-setengah nih jadinya -_- dibilang berat enggak dibilang nyaring juga gak -_-v Jadi kayak setengah mateng gitu ._.v trus berasa Intonasi jawaban-jawaban Rio pas ditanya kelas berapa 'Sama kelas 3 juga' kayak gimanaaa gitu... Saya orang manado :p jadi saya tahu banget intonasi orang manado kalau lagi begini, begitu dan begono -_-v *piss kita damai :p sama pas salam-salam gitu jadi kayak pamer gitu -_-v *permisi saya kabur* -_-vv tapi suara Rio masih tetap bagus kok... Cuma tune nya *sok tahu* rada turun dari IC dulu seperti biasa pengaruh pubertas...
Ray...
dari semua anak IC yang tampil suara Ray yang paling konstan alias belum ada perubahan yang signifikan *ceilah bahasanya* bisa dikatakan suaranya masih unyumunyu u,u masih serupa kayak waktu di IC... Jadi saya gak bakalan komentar banyak... :p
Gabriel
Aaaaaaaa, ini suaranya Gabriel? Cengo, Kaget (soalnya saya gak mengikuti perkembangan suaranya) Jadi beda banget -_- berat sih cuma gak se-berat Cakka -_-v ... Tapi Seksinya Hilang -_-v kan Gabriel dulu suaranya Serak-serak basah gimana gitu kalau nyanyi... Ini gak ada *nangis dipojokan* T_T whuaaaaa padahal pengen dengar suara Gabriel yang serak-serak basah itu loh -_-v kan seksi (?) ini jadi gak ngenalin suaranya... Jedeeerrr...
Pokoknya gitu lah~ Kolaborasi bertiganya bagus sih keren juga, improvnya Rio masih ada, tapi serak-serak basahnya Iel ilang -_-v, jadi berasa beda nih lagu karena suaranya Iel yang 'beda', Ray okelah~ meski ada nada 1 yang melenceng bagian mana deh lupa... Jadi kolaborasi mereka bertiga jadi Mateng (Iel), Setengah Mateng (Rio), dan Mentah (Ray) -_-v jadi unik deh...
Selasa, 28 Juni 2011 Patton
episode Patton saya nontonnya setengah2 tapi adalah saya dengar suaranya Patton hahaha...
Pertama cengo, Patton berubah 180 derajat celcius (?) rambutnya gayanya suaranya semuanya~ -_-
Suaranya juga udah berat gitu huaaa saya pribadi lebih suka suara Patton yg dulu... powerfull trus melengking gitu... Patton nyanyi Lagu Baby lagi lagunya Justin Bieber... Hahaha So, Jangan bilang Cakka plagiat lagi yah :P Patton aja nyanyi lagunya Justin Bieber... Hihihi
Salut sama Patton juga bisa Nge-rapnya Ludacris... hehehe
Cuma gayanya Patton jadi bukan Patton Banget gitu -___-
Kamis, 30 Juni 2011 Ray
Saya gak nonton... Karena saya juga udah dengar suaranya Ray jadi lumayan bisa terbayang diotak... Suaranya imut gimana gitu (?)
Jumat, 1 Juli 2011 Alvin
Yang ini saya udah masuk kantor, kebetulan sendirian dikantor, jadi ada kesempatan nonton... Pas putar TV lagi Alvin mau nyanyi laskar pelangi, Suaranya agak goyang, banyak nada yang Miss, dan Suaranya rada berubah dikit ._. mungkin karena pengaruh Alvin nyanyinya diatas balon dan goyang2 jadi penampilannya rada kurang maksimal. Cuma Alvin gampang senyum :) jadi apapun yg terjadi Keep It Smile (?)
(bersambung)... *nahlo*
Kamis, 03 Februari 2011
Speak Now or NEVER! -Part 1-
Oke part 1 cekidot!
Cakka dan Shilla berjalan beriringan disebuah koridor rumah sakit dengan menggunakan pakaian serba putih-putih membawa stetoskop masing-masing melingkar dileher mereka... Mereka adalah dokter dirumah sakit itu... Dokter muda yang ganteng dan cantik itu menyebabkan banyak orang berbondong-bondong berobat kerumah sakit itu... Shilla adalah dokter penyakit dalam sekaligus dokter bedah sedangkan Cakka adalah dokter anak sekaligus seorang psikolog... Usia mereka menginjak angka 25tahun dan itu masih sangat muda untuk ukuran Dokter sukses seperti mereka...
Apalagi mereka adalah sepasang kekasih yang sudah 5 tahun menjalin hubungan membuat mereka sering disebut sebagai 'Perfect Couple' Oleh orang-orang rumah sakit maupun khalayak ramai...
Mereka berpisah dipertigaan rumah sakit... Cakka menuju kesebelah kiri menuju ketempat ruangannya berada sedangkan Shilla berjalan kesebelah kanan ke ruang operasi karena hari ini ada pasien yang akan dioperasi...
Cakka tiba diruangannya segera duduk dikursi... Duduk santai hari ini lumayan longgar dia hanya membuka konsultasi psikologis... Karena untuk dokter anak hari ini bukan jadwalnya...
Cakka belum makan pagi perutnya terasa keroncongan... Maka Ia memutuskan untuk pergi ke kantin rumah sakit mencari makanan yang mungkin bisa mengganjal perut...
Baru saja Ia berdiri dari kursinya terdengar ketukan pintu...
Dia akhirnya duduk kembali...
" Ya silahkan masuk..."
Seorang perawat masuk kedalam...
" Maaf dok... Ada seseorang yang ingin berkonsultasi dengan anda..."
" Ya... Silahkan masuk saja..."
Perawat itupun keluar tak beberapa lama kemudian wanita paruh baya masuk kedalam... Wajahnya tampak kusut dan menangis tersedu-sedu... Sepertinya dia punya masalah yang cukup berat...
Wanita itu duduk dihadapan Cakka... Cakka mendiamkan wanita itu beberapa saat sampai dia tenang... Setelah merasa wanita itu cukup tenang Cakka kemudian bertanya kepada wanita itu...
" Selamat pagi Bu... Ada yang bisa saya bantu? Maaf saya bicara dengan Ibu siapa?"
" Bu Uci...Ada Dok... Masalah yang cukup berat..."
" Ceritakanlah..."
" Dok... Saya punya anak Gadis... Anak saya punya seorang kekasih yang sangat dia sayangi... Tapi beberapa minggu yang lalu dia putus dari pacarnya dan itu membuatnya sangat depresi murung-murung kerjaannya hanya mengurung diri dikamarnya... Tak mau bicara dan keluar menemui kami orang tuanya... Dan 3 hari lalu dia mendengar bahwa pacarnya itu meninggal karena kecelakan dan membuatnya makin down... Gak mau makan dan beberapa kali mencoba melakukan hal yang tidak diinginkan... Dia beberapa kali mencoba bunuh diri... Tapi selalu saya gagalkan... Saya takut dia melakukannya kembali Dok...hiks" Kata Ibu itu kembali tersedu-sedu...
Cakka mendengarkan dengan seksama penuturan Ibu itu...
" Kalau saya boleh tahu ... Anak anda umurnya berapa yah?" Tanya Cakka
" 18 tahun..."
" 18 tahun sebenarnya sudah lumayan dewasa dalam bersikap... Tapi anak anda terlalu labil untuk anak seusia 18tahun... Saya rasa ada sesuatu yang menekan dia tak hanya itu... Bisakah saya bertemu dengannya?"
Ibu itu menatap Cakka...
" Tidak sekarang... Mungkin besok anda bisa membawanya kemari... Aku ingin melihat keadaannya dan melakukan beberapa pemeriksaan padanya"Kata Cakka kemudian...
Ibu itu mengangguk...
" Yang anda harus lakukan menjaga anak anda sebaik mungkin... Jauhkan dari segala benda-benda bahaya... dan jangan membuat anak anda tambah down...Anda harus menjaganya tapi jangan terlalu overprotectif karena itu akan membuatnya risih" Kata Cakka
" Baiklah dok... Saya permisi dulu... Terima kasih..." Kata Ibu itu lalu pergi dari situ...
>>>>>>>>>>>>>>
Cakka bergegas melangkahkan kakinya menuju kantin... Perutnya semakin tidak ingin berkompromi... Setelah konsultasi Ibu tadi ternyata masih ada pasien-pasien lain...
Belakangan ini sangat banyak remaja labil yang melakukan apa saja yang buruk setelah gagal dalam percintaannya... Pikir apa mereka sampai nekat melakukan hal-hal yang aneh? Rata-rata orang tua yang berkonsultasi dengan Cakka tentang anak-anak remaja mereka yang labil...
Jadinya Cakka baru bisa makan pada pukul 12:00 tanggung, jadilah dia tak makan pagi hanya makan siang...
Hampir setiap hari dia seperti ini... Tak ada yang memasakannya di Pagi hari... Karena Cakka tak mempekerjakan pembantu dirumahnya yang besar... Bukan pelit atau apa... Cuma dia tak punya waktu untuk menghubungi pihak Agen pembantu... Tiap kali ada waktu lowong dia pasti lupa....Dia hanya tinggal bersama dengan kakaknya Zahra yang berprofesi sama dengannya seorang Dokter... Jadi Zahra hanya memasakan Cakka pada malam hari itupun kalau sempat... Cakka takut bila Ia tidak menjaga pola makannya Dia juga bakal ikut-ikutan sakit....
Cakka melangkahkan kakinya dengan gontai menuju salah satu tempat duduk dikantin... Terlihat dari tempat duduknya Ozy seorang dokter spesialis mata dirumah sakit itu sedang duduk bersama pacarnya Acha... Acha memang setiap hari membawakan rantangan makanan untuk Ozy... Cakka sangat jealous melihat mereka berdua mengingat Shilla tak pernah memasak untuknya karena kesibukannya yang sama dengan Cakka seorang Dokter... Huh!
Cakka kembali berjalan ke pantry kantin tersebut... Disana menunggu seorang Gadis penjaga kantin yang usianya 1 tahun lebih muda dari Cakka...
" Selamat siang Mas Cakka... Mau pesan apa?" Tanya Gadis penjaga kantin itu...
" Seperti biasa Fy..."Kata Cakka
" Oke... Segera..." Katanya Lalu masuk kedalam tak lama kemudian keluar dengan secangkir teh hangat dan Gado-gado...
" Mas Cakka sibuk yah hari ini?" Tanya Ify
" Seharusnya gak Fy... Soalnya hari ini bukan jadwal aku di klinik anak hari ini tugasnya Dokter Rio... Cuma tadi banyak yang konsultasi Psikologis..."
" Oh yah?"
" Iya... Biasalah... Belakangan ini banyak anak-anak muda yang labil apalagi masalah percintaan padahal ada yang belum saatnya... sehingga menyebabkan mental mereka terpengaruh..."
Ify mengangguk-angguk tanda mengerti...
" Oh ya, Mas Cakka kok gak bareng mbak Shilla...?"
" Oh Shilla... Lagi ada operasi kayaknya..."
Cakka memutuskan untuk duduk di pantry sambil meneguk secangkir teh hangat dan sesekali meyuap gado-gado kedalam mulutnya...
" Mas Cakka sama Mbak Shilla kapan menikah? Kalau menikah undang Ify..." Cakka yang sedang meneguk teh mengeluarkannya karena kaget sehingga baju Ify basah...
" Humph... Maaf Fy... Gak sengaja aku... Kaget dengan pertanyaanmu itu" Kata Cakka panik sambil membersihkan tumpahan teh dibaju Ify walaupun dia tahu bakalan nihil...
" Gak usah Mas... Gak apa-apa kok ntar mbak Shilla marah lagi mas...hihi... Kok kaget mas...? Orang seusia Mas Cakka dan Mbak Shilla seharusnya gak kaget dengan pertanyaan Ify tadi... apalagi Mas Cakka sama Mbak Shilla pacarannya udah lama dan serasi lagi..."Kata Ify
" Entahlah Fy... Aku belum memikirkannya sampe situ..."
" Oh ya Mas... Mas suka makan Gado-gado apa kenyang yah mas?"
" Ya kenyang lah Fy... Pertanyaan kamu aneh deh... Aku suka gado-gado karena banyak sayurnya... Supaya sehat toh... Apalagi Gado-gado buatan kamu...hehehe" Cakka terkikik...
Ify tersipu...
Shilla yang melihatnya segera menghampiri mereka...
" Ehem.... Lagi asyik nih aku ganggu gak?"Tanya Shilla duduk disamping Cakka
" Eh Shilla... Udah selesai operasinya...? Udah makan siang?"
" Udah... Kalau belum ya aku gak disinilah... Tapi aku Belum makan siang... Padahal aku mau ngajak kamu ke restoran tapi kamunya malah makan disini..."
" Kan makanan disini enak juga gak kalah sama direstoran apalagi makanan khas indonesia yang bergizi dan banyak vitamin baik untuk kesehatan kita... Kamu mau makan apa Shill? Coba gado-gado buatan Ify enak..."
" Yasudah deh... Aku coba..."Kata Shilla...
" Fy Gado-gadonya satu lagi yah..." Kata Cakka...
Ify segera masuk kembali kedalam dapur... Shilla ingin juga merasakan makanan kesukaan Cakka yang dibuat oleh Gadis penjaga kantin bernama Ify itu... Bagaimana sih rasanya? Sampai-sampai Cakka sering menolak ajakan Shilla untuk makan di restoran mahal dan hanya ingin makan Gado-gado buatan Ify...
Tak lama kemudian Ify keluar membawa sepiring Gado-gado... Dan memberikannya kepada Shilla...
" Makasih yah..." Kata Shilla
" Sama-sama..."
Shillapun memakan Gado-Gado buatan Ify tersebut... Rasanya benar-benar lezat belum pernah Ia merasakan Cita rasa makanan seperti ini direstoran manapun... Tapi Shilla tak ingin menunjukan rasa kagumnya itu.. Makanya dia makan seperti biasa...
" Shilla, Bentar malam kamu sibuk gak? Kerumahku yuk... Aku kesepian kak Zahra praktek malam... Gak ada yang masakin aku..."Kata Cakka
" Huh aku gak tahu Cakka... Doain aja semoga ga ada pasien yang tiba-tiba datang kayak waktu itu... Kamu tahu kan aku ga bisa masak... Kalau mau kita makan diluar aja yah sebentar malam..." Kata Shilla
" Oh.. Ya udah... Aku tunggu yah sebentar malam di Restoran PurpleGrape jam 8..."Kata Cakka...
" Dokter Shilla ditunggu diruang bedah... Terima kasih..." Suara microfon pemanggil berkumandang...
" Cakka... Aku harus segera pergi...daaa.."Kata Shilla yang baru setengah memakan Gado-gadonya.. Lalu membersihkan mulutnya dengan Tissue kemudian mengecup Pipi Cakka...
Lalu berlalu dari hadapan Cakka dan Ify...
>>>>>>>>>>>>>>>>>
Cakka menunggu dengan Cemas di PurpleGrape Restoran... Sudah hampir setengah jam menunggu tapi sosok Shilla tak tampak-tampak... Beberapa kali dia mencoba mengirim BBM kepada Shilla tapi Pending...
Sepertinya Shilla masih sibuk maka dari itu Cakka memutuskan untuk sebentar lagi menunggu Shilla...
Sudah 45 menit dia menunggu Shilla tak kunjung datang... Tiba-tiba alerts tanda BBM masuk berbunyi... Itu dari Shilla...
Sayang, maaf yah... Aku gak bisa datang... Soalnya tadi ada pasien lagi... Trus pas pulang Papa ngajak aku ketemu kerabatnya.. Aku gak enak menolaknya...
Begitulah bunyinya... Cakka tersenyum pahit membacanya... Kemudian dia memanggil pelayan dan memesan makanan...
Jadilah Cakka makan sendirian lagi... Memang begini nasibnya setiap hari kalau Zahra tak dirumah...
>>>>>>>>>>>>>>>
Cakka mengendarai mobil BMWnya menyusuri jalan ibukota... Dia baru saja dinner sendirian di Restoran...
Ditengah perjalanannya...
Seorang Gadis mendadak didepan mobilnya yang membuat Gadis itu hampir tertabrak...
' CIIIIITTTTTTTTTT' Suara rem mobil Cakka menghentikan mobilnya agar tidak menabrak gadis tersebut...
Nyaris...
Cakka segera turun dari mobilnya menghampiri gadis tersebut...
Cakka ingin memarahinya... Tapi! Dia melihat tatapan mata Gadis itu kosong... Dia pasti punya masalah besar... Cakka seorang Psikolog sangat tahu dengan kejiwaan seseorang...
Makanya Cakka tidak jadi memarahinya...
Dia merangkul Gadis itu....
" Kenapa dek? Punya masalah?"Tanya Cakka halus...
Gadis itu menatap Cakka lagi dengan tatapan kosong...
" Kalau punya masalah bukan begini cara menyelesaikannya..." Katanya Lagi...
Gadis itu tiba-tiba menangis lalu memeluk Cakka dengan erat... Cakka kaget!
Dan refleks membalas pelukan Gadis itu...
" Ayo nangis sepuasnya kalau itu dapat membuat hatimu lega..." Ucap Cakka kembali...
Gadis itu menangis makin menjadi-jadi... Setelah beberapa saat kemudian melepaskan pelukannya...
" Maaf mas..."Katanya
" Gak apa-apa... Yasudah... Sini aku antar pulang gak baik anak Gadis malam-malam jalan sendiri..." Kata Cakka menuntun Gadis itu masuk ke mobilnya...
Kemudian melaju kembali...
" Rumah kamu dimana?"
" Di Jalan Garuda Blok C..."Katanya dengan tatapan lurus kedepan...
Cakka tak mau bertanya-tanya banyak tentang masalahnya karena dia tahu akan membuat Gadis itu semakin memburuk...
Gadis itu memegang kedua lengannya... Sepertinya kedinginan... Cakka membuka jaket ungu miliknya lalu membungkuskan kepada Gadis itu...
" Pakailah... Kamu pasti kedinginan..."
" Terima kasih..."
Tak lama kemudian mereka tiba disebuah rumah yang lumayan besar dan mewah dengan pagar besi tinggi nan kokoh dan pencakar langit berdiri kokoh menahan rumah tersebut... Rumah berwarna crem dengan unsur etnik yang menarik...
" Ini rumahmu?"
Gadis itu mengangguk...
" Aku antar masuk?"
Gadis itu menggeleng...
" Yasudah hati-hati..."Katanya lagi
Gadis itu keluar dari mobil Cakka membuka pagar besi itu lalu masuk kedalamnya...
Tiba-tiba Cakka menepuk jidatnya...
" Aku belum tahu namanya... Aku lupa menanyakannya"
>>>>>>>>>>>>>>>>
Cakka tiba dirumah sakit... Hari ini dia sendirian berangkat kerumah sakit karena Shilla telah berangkat duluan... Shilla memang lebih sibuk darinya... Tadi pagi-pagi sekali Shilla ditelepon pihak rumah sakit untuk segera kerumah sakit... Makanya Dia tak datang bersama Cakka...
Cakka membuka ruangannya berjalan ke mejanya... Diatas meja tergeletak sekotak kue kesukaan Cakka ... Zebra Cake...
Diatas Cake tersebut ada kartu ucapan...
' Smile please... :) Maaf ya sayang... Tadi malam sama pagi ini aku ga bisa bareng kamu... Zebra Cake untukmu sebagai permintaan maafku...
with love,
Shilla <3 '
Cakka tersenyum Simpul membaca surat tersebut... Walaupun Shilla sibuk ternyata dia masih peduli dengan Cakka dan masih ingat Kue kesukaannya...
' Tok...tok...tok...' Pintu diketuk
" Ya masuk..." Ucap Cakka...
Seorang perawat masuk kedalam...
" Misi Dok... Ibu yang kemarin datang membawa anaknya..." Kata Perawat tersebut...
" Oh ya... Suruh masuk..." Kata Cakka sambil menyimpan Zebra Cake yang diberikan Shilla didalam sebuah lemari tak jauh dari situ...
Tak beberapa lama kemudian seorang Ibu bersama seorang Gadis masuk kedalamnya...
Cakka berbalik... Dia melihat tampak sosok Ibu yang kemarin bersama Gadis yang begitu familiar... Gadis manis berambut panjang sebahu dengan T-Shirt putih dan bando Pink manis menghiasi rambutnya...
Tatapannya yang awalnya kosong... Berubah kaget melihat Cakka didepannya...
^.^.^.^.^.^.^.^
Minggu, 30 Januari 2011
Are you really my soulmate? -cerpen-
Hei balik lagi... Ini cerpen sebetulnya cerpen lama yang aku muat di cf.ning udah lama (cerpen ke 2ku -_-).. Cuma aku recycle lagi...hehehe tapi inti ceritanya sama sih... Dan ada sedikit revolusi pemeran...hehe
Dalam sebuah hubungan sangat diperlukan Rasa sayang cinta, kepercayaan, kesetian dan kejujuran dari masing-masing pihak...Kami telah memenuhi semuanya itu... Tapi kami merasa Hubungan kami datar-datar saja... Selalu aman dan damai karena ada rasa tersebut tapi didalam diri kami... Kami merasa hubungan kami tidak wajar setelah menjalani hubungan selama 2 tahun lebih... Mengapa begitu?... Apakah kami tidak Romantis atau Mesra? Bukan itu Kami malah setiap hari romantis Cakka selalu menyanyikanku lagu dengan gitarnya sebelum aku tidur walau cuma lewat handphone dan berjalan beriringan sambil bergandengan kemana-mana selalu berdua membuat orang-orang iri melihat hubungan kami... Apakah yang mendasari kami merasa hubungan kami datar-datar saja? Kami sendiri bingung... Coba lihatlah hubungan Rio dan Agni... Mereka Long Distance Relationship... Ketika mereka bertemu terasa beda sekali rasanya melihat mereka saling kangen satu dengan yang lain... Coba juga lihatlah Hubungan Ray dan Acha... Walaupun salah satu dari mereka mempunyai kekurangan... Acha Gadis manis namun sayangnya lumpuh bersanding dengan Ray anak band yang jago main drum... Mereka saling menutupi kekurangan dengan kelebihan mereka... Terlihat bahagia sekali ketika Ray dengan sabar mendorong kursi roda Acha... Kami? Kami sepasang yang diberikan kesempurnaan dan bahkan kesempurnaan itu membuat banyak orang iri dengan kami... Tapi bukan itu yang kami inginkan...
Atau Lihatlah hubungan Gabriel dan Sivia mereka memang tak seperti Rio dan Agni yang Long Distance Relationship... Tak seperti Acha dan Ray....Bahkan mereka kalau dilihat-lihat adalah pasangan yang serasi tetapi yang paling labil sering adu mulut dan putus nyambung mewarnai hubungan mereka...
Kami sering tertawa jika melihat kedua sahabat kami itu memulai aksi mereka... Kelihatannya asyik... Apa yang harus kami lakukan?
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
" Aku mau ngomong sesuatu " Kata Cakka dan Oik secara bersamaan...
" Kamu saja dulu... " Mereka bersamaan lagi
" Eh... Kamu aja Cakka yang duluan..." Kata Oik
" Gak papa kok kamu duluan... Ladies First..." Ucap Cakka kemudian...
Oik menarik nafasnya dalam-dalam
" Cakka... Kayaknya hubungan kita sampe disini saja ya... Soalnya hubungan kita terlalu datar gak ada lika-likunya... Coba lihat hubungan teman-teman kita yang begitu berwarna... Kau dan aku selalu rukun..."
Cakka menghembuskan nafasnya
" Huh Oik... Kok bisa pikiran kita sama... Aku juga berpikir begitu... Kita tak seperti yang lain... tak pernah berantem, tak pernah salah paham dan tak pernah terpisa... Aku rasa kita boleh coba untuk mengakhiri hubungan ini..."
" Jadi Kamu setuju??"
" Apa salahnya kita coba..."
" Oke... Jadi mulai saat ini kita tak punya hubungan apa-apa Lagi..."
>>>>>>>>>>>>>>>>>
" Duh Oik... Kamu bodoh banget sih... Masa cowok se-perfect Cakka kamu lepasin gitu aja... Memangnya kamu sudah tak sayang lagi sama dia?"Tanya Sivia
" Bukan begitu Via,, Aku masih sayang... Bahkan sayang banget sama Cakka... Cuma Kami Jenuh sama hubungan Kami yang datar-datar saja... Gak kayak hubungan kamu dengan Gabriel yang putus nyambung... Asik deh kayaknya..."
" Begini yah Oik Cahya Ramdlani ... Malah bagus dong kalau kamu dan Pacar kamu Cakka Kawekas Nuraga itu tak punya masalah... Berarti kalian memang soulmate ditakdirin untuk bersama... Malah Aku yang harusnya cemburu dengan hubunganmu..."
Oik kemudian merebahkan dirinya diranjang...
" Entahlah... Tapi aku ingin coba hal yang baru..." Kata Oik sambil memejamkan kedua matanya...
>>>>>>>>>>>>>>>>>>
" WHAAT CAKKA??? Kamu putus sama Oik??"Gabriel kaget mendengar pernyataan Cakka...
" Bukannya kalian baik-baik saja?"Tanya Gabriel Kemudian
" Justru karena itu aku dan Oik putus..."
" Maksudnya...?" Tanya Gabriel kurang paham...
" Yah karena kita sama-sama jenuh dengan hubungan kita yang baik-baik saja..."
" Kamu sama Oik aneh... Eh tapi Cakka... Kamu jangan menyesal kalau suatu saat Oik diambil oleh orang lain... Kamu kan tahu Oik adalah salah satu cewek populer disekolah... Pasti banyaklah yang naksir dia... Apalagi setelah tahu kamu dan Oik putus... Banyak yang akan melancarkan serangan PDKT padanya..."
Cakka mengangkat kedua bahunya sebagai respon terhadap perkataan Gabriel tadi...
" Trus bagaimana dengan Shilla?"Tanya Gabriel
" Shilla? Maksud kamu?"
" Shilla kan kamu gantung"
" HAH? tak mungkin aku menggantung Shilla.. Kamu tahu kan Shilla masih hidup... Kalau aku gantung bisa-bisa dia mati..."
Gabriel menggeleng-gelengkan kepalanya...
"Cakka...Cakka... Ganteng-ganteng telmi juga yah... Maksudku... Shilla kan sebelum kamu jadian dengan Oik menyatakan perasaannya kepadamu dan kamu belum menjawabnya sampai saat ini... Nah Pas dia tahu kalau kamu jadian dengan Oik... Dia kan bilang... Cakka I will always waiting you, until whenever... Nah sekarang kan kamu sama Oik sudah putus... Trus apa jawabanmu pada Shilla?"Kata Gabriel panjang lebar sambil menirukan gaya bicara Shilla pada salah satu Bagian pidatonya (?)
" Oh... Gitu yah? Iel.. Kok aku bisa lupa yah? Kenapa kamu masih ingat coba?"
" Gabriel gitu loh... Gimana Kamu bakalan menerimanya?"
" Tak tah... Liat aja ntar..." Kata Cakka mengambil guling disampingnya lalu tidur...
>>>>>>>>>>>>>
Hari ini untuk pertama kalinya Oik pergi kesekolah tidak bersama Cakka...
Cakka tak menjemputnya... Biasanya Cakka menjemputnya dengan berbagai macam kendaraan sesuka hatinya... Pernah dengan mobil, motor, sepeda, taksi, becak, bajaj... Apapun...
Kali ini Oik memutuskan untuk berjalan kaki kesekolah... Lagipula jarak sekolah dengan rumahnya tak begitu jauh...
' Kring...kring.... ' Suara sepeda...
" Hei Oik... Sendirian....?" Tanya pengendara sepeda itu yang tak lain dan tak bukan adalah Obiet...
" Iya Biet..."
" Cakka mana?"
" Aku sama Cakka udah putus kok Biet... Makanya aku perginya sendiri..."
" Lah? Kok bisa?"
" Udah ya Biet... Ga usah banyak tanya... Aku mau ke sekolah nanti telat..."Kata Oik sambil melangkahkan kakinya...
" Tunggu Ik...."
" Kenapa?" Oik berbalik
" Aku antar kesekolah yah nanti kamu telat..."
Oik melihat jam tangannya yang hampir menunjukan pukul 7... Kalau dia berjalan kaki kemungkinan dia akan terlambat...
" Boleh deh..."
" Yuk naik..."
Oikpun naik disepeda Obiet...
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasi mereka...
>>>>>>>>>>>>>>>>>
" SIVIAAAAAAAA......." teriak Oik...
Orang yang dipanggil namanya hanya menggosok-gosok telinganya karena Oik terlalu kencang meneriakan namanya...
" Apa maksud kamu dengan semua ini??"Tanya Oik sambil menunjukan sebuah pesan singkat yang diterimanya...
From : 9388
Oik Cahya Ramdlani...
Anda telah terdaftar dalam
chat'n dating didaftarkan oleh
seseorang dengan nomor 085657585910
have fun...!
Kami usahakan untuk segera
mencari pasangan anda...
Terima Kasih
" Yah biar kamu cepat dapat pengganti Cakka..."
" Tapi bukan begini caranya..."
" Sudah Ik... Ikut saja... Have fun!... tak harus juga kamu jadian dengan cowok yang akan dikenalkan denganmu... Kamu kan sendiri yang bilang ingin mencoba sesuatu hal yang baru... Ini saatnya Ik..."
" Tapi..."
" Ya Please!"
" Kali ini saja... Lain kali tak usah memakai acara mak comblang seperti ini lagi!..."
" Iya... Iya.... Oh ya... Nanti kalau kamu sudah dapat pasangan... Agen chat'n datting akan menghubungi kamu... Dan memberi tahu nomor hp yang mau dicomblangin sama kamu... Nah silahkan diatur saja selanjutnya... Oh ya Oik... Besok ada acara bazaar dan ama gitu disekolah... kamu datang kan?"
" Ya Pastilah..."
>>>>>>>>>>>>>>>
" Oppsss... Sorry Cakka... Baju kamu jadi kotor..." Kata Shilla sambil membersihkan baju Cakka yang kena eskrim miliknya...
" Gak apa-apa kok Shill..."
" Makasih ya... Oh ya Cakka... Kamu sekarang giliran jaga diposko amalkan?"
Cakka mengangguk...
" Berarti sama... Kita bareng yuk kesana..." Kata Shilla menggandeng tangan Cakka menuju posko amal...
Sementara itu,
Oik dan Sivia menuju kearah Posko amal untuk menyumbangkan beberapa baju... Dalam perjalanan Oik melihat Ray yang sedang mendorong kursi roda Acha mereka melihat-lihat acara bazaar tak jauh dari posko amal...
Acha tersenyum manis kearah Ray yang sabar menuntunnya... Oik mengulum senyumnya melihat adegan tersebut...
Oik dan Sivia berjalan terus tak sengaja menemukan Rio sedang mengutak-atik hpnya... Seperti sedang khawatir...
Iseng-iseng Oik bertanya...
" Kenapa Yo?"
" Agni Ik... Dia gak ngangkat-angkat teleponku..."
" Sibuk kali Yo..."
" Yah gak kayak biasanya Ik... Biar sibuk dia selalu mengangkat telepon dariku..."
Rio kembali mengutak-atik HPnya dengan wajah cemas...
Selama Oik pacaran dengan Cakka Oik tak pernah merasakan rasa Khawatir yang berlebihan seperti itu karena Oik tahu Cakka selalu ada disampingnya...
Gimana jika Oik berada diposisi Rio sekarang? Ingin Oik mencobanya...
Sivia menepuk punggung Oik...
" Ik... Liat deh di posko amal sana... Kayaknya Cakka sudah punya pengganti kamu deh..." Sivia menunjuk kearah Cakka dan Shilla yang sedang tertawa mesra disebuah Posko amal...
Jantung Oik berdebar... Darahnya serasa berhenti mengalir... Kepalanya panas... Hatinya seperti ditusuk-tusuk ribuan Jarum...
' Inikah rasa cemburu itu? Beginikah rasa sakitnya? Sakit sekali! Ingin aku menangis' Batin Oik...
" Sivia... Kita tak jadi kesana yah..."
" Lha? Kan mau nyumbang... Trus baju-baju ini mau dikemanakan kalau tidak lewat posko amal...?"...
" Heii... Mau nyumbang yah..." Tanya Gabriel yang tiba-tiba datang...
" Eh kamu Yel... Kalau gitu kamu temanin Sivia ke Posko amal yah..." Ucap Oik cepat
" Lha? Kamu gimana Ik..." Tanya Sivia..
" Aku gak apa-apa disini aja... Udah gih"
Sivia dan Gabrielpun pergi menuju Posko amal...
Oik membalikan badannya Ia tak ingin melihat Cakka dan Shilla disana...
' Rasa ini belum pernah kurasakan semenjak bersama Cakka... Cakka dulu sangat menjaga hatiku dia tak pernah bersama gadis lain selain aku... Dan perasaan ini! Sakit... Aku tak mampu menahannya.... Apa ini yang dirasakan Sivia yang sering menangis ketika curhat denganku kalau dia melihat Gabriel dengan Gadis lain... Apa ini yang dirasakan Rio saat Agni lost contact dengannya? Sesakit inikah ' Batin Oik terus menjerit...
>>>>>>>>>>>>>>
From : 9388
Permintaan anda untuk dicomblangkan
chat'n datting telah dikonfirmasi dan kam putuskan anda untuk dicomblangkan
dengan seorang cowok yang mempunyai
nomor. 081312345678... Teruma kasih
telah menggunakan jasa kami...
Tak lama kemudian HP Oik berbunyi Lagi...
Ia segera membuka Sms yang masuk...
From: 081312345678
hai.. Met malem..
Slm knal.. ;)
namaku Dirga..
Namamu siapa?
Oik segera memencet qwertynya dengan cepat membalas..
To: 081312345678
haii jg..
Namaku Cahya..
Lam kenal..
Oik tidak ingin memakai nama aslinya apalagi berkenalan dengan Orang baru yang tak dia ketahui bagaimana orang itu...
>>>>>>>>>>>>>
" Oik bisakah kamu menemaniku ke studio tempat latihan Gabriel band? Aku rasa ada yang tidak beres dengan Gabriel... Aku harus menyusulnya kesana... Tapi jangan beritahu siapapun..."
' menemani ke studio tempat Gabriel? Berarti Ia harus bertemu dengan Cakka?'
" Sivia... Tapi aku tak mau bertemu dengan Cakka..."
" Ayolah... Bantu aku... Sahabatmu..."Kata Sivia...
" Baiklah..."
Sivia dan Oik menuju studio tempat Gabriel, Cakka dan kawan-kawan latihan Band...
Cakka memang mempunyai Band dia sebagai vocalis sekaligus gitaris sedangkan Gabriel lead gitar, ray drum dan 2 orang cewek Zevana dan Ify... Zevana sebagai Bass sedangkan Ify sebagai Keyboardist...
Kami tiba disana dan masuk secara diam-diam... Kami menguping diluar pintu...
" Hei Ray... Kamu gak konsen... Pasti gara-gara pacar kamu yang lumpuh itu... " Ujar Zevana
" Enak saja seenaknya kau berkata seperti itu..."
" Tapi kan memang kenyataan kalau pacarmu itu lumpuh... Apa kata dunia kalau seorang Ray mempunyai pacar yang lumpuh..."Tambah Zevana lagi...
" Diam kamu!... Terserah apa kata dunia...! Yang penting aku sayang Acha... Kapan kita mulai kalau saling mencemooh begini..."Kata Ray sambil menggebuk drumnya marah...
' huh aku kasihan Ray... Tapi salut... Sakit sekali pasti menjadi dia jika pacarnya menjadi bahan cemooh... Apakah sesakit waktu aku melihat Cakka bersama Shilla...?atau lebih? ' Oik membatin kembali...
Terdengar suara lain lagi...
" Gab... Pacar kamu si Sipit kemana? Tumben gak nemenin kamu?"Tanya Ify...
" Hush! Dia bukan si Sipit..."Kata Gabriel...
" Trus?"
" Pipi Bakpao..."
Semua tertawa terbahak-bahak mendengarnya...
Oik menoleh kearah Sivia... Wajahnya merah dan tampaknya kesal... Aduh gawat kalau begini...
Sivia segera membuka kasar pintu studio tersebut... "Brakkkk"
Semua kaget...!
" Apa kamu bilang? Aku pipi bakpao..." Sivia kesal...
" Nah lo mampus kamu Yel... Orangnya datang..."Kata Cakka...
Oik mengikuti Sivia... Dia melihat Cakka... Biasanya ini tempat yang biasa Ia kunjungi tapi setelah putus dari Cakka baru kali ini lagi dia datang kemari... Mereka berdua memalingkan wajahnya kearah berlawanan...
Sambil menyaksikan Sivia dan Gabriel adu mulut...
" Eh... Enak aja kamu bilang aku Pipi Bakpao.. Kamu sendiri cungkring tulang kering... Tengkorak Idup..."
" Biar cungkring tetap aku pacar kamu tauk... Lagi pula emang pipimu kayak bakpao"
" Iiiiiiihhh ngeselin... Tengkorak idup..."
" Aku tengkorak idup? Berarti kamu pacaran sama tengkorak dong... Aduh cacingan..."Kata Gabriel sambil mencubit pipi Sivia sampai merah...
" Ih pipiku merah ini..."
" Biarin biar lebih mirip bakpao..."
" Tengkorak..."
" Bakpao"
" Tengkorak..."
" Bakpao"
Sementara Gabriel dan Sivia bertengkar... Yang lain panik dan Sibuk melerai mereka... Cakka dan Oik malah tertawa terbahak-bahak....
Tiba-tiba hening.....
Yang terdengar hanya tawa renyah Cakka dan Oik...
1...
2...
3...
Cakka dan Oik sadar segera menghentikan tawa mereka...
" Cieeeeee.... Suit...suit...." Goda mereka semua...
Cakka dan Oik jadi salting...
>>>>>>>>>>>>>>
Semakin hari... Oik semakin intens ber-smsan Ria dengan Cowok yang bernama Dirga itu dan mereka semakin hari semakin akrab...
Suatu kali...
From : Dirga
Cahya... Blh ga kita ketemuan?
;)
To : Dirga
Boleh kok :)..
Dmn?
From : Dirga
Di Cafe Bintang jam 7 mlm
Gmn?
;)
To : Dirga
Boleh kok :)
aku pasti dtg...
From: Dirga
Oke :D
aku tggu loh...
Aku pake jaket ungu kaos hitam...
Skinny jeans ;)
To : Dirga
Aku paje sweater pink...
Bando putih.. Seeaa tomorrow ;)
>>>>>>>>>>>>>>
Oik berjalan masuk kesebuah cafe lalu duduk di meja nomor 20...
Malam itu Oik terlihat sangat Cantik dengan sweater pink dan bando putih...
Jam tangannya menunjukan pukul 18.55... Ia seakan memperhatikan orang-orang yang keluar masuk cafe itu...
Tiba-tiba seorang cowok dengan jaket ungu masuk kedalam cafe tersebut...
' Cakka??? Ngapain dia disini? ' Tanya Oik dalam hati...
Oik pura-pura tak melihatnya... Cakka duduk dimeja nomor 18 yang hanya berjarak 1meja kesamping kirinya..
Waktu sudah menunjukan pukul 19.05 sudah lewat 5 menit dari waktu yang dijanjikan tapi orang yang bernama Dirga itu tak kunjung datang Jua...
Oik ingin meneleponnya tapi Ia mengurungkan niatnya... Ia yakin bahwa Dirga itu akan datang...
Sesekali Oik mencuri padang kearah Cakka.. Sepertinya Cakka juga sedang menunggu seseorang... Apa mungkin Shilla? Atau mungkin pacar barunya?
Oik ingin menyapa Cakka tetapi timbul rasa gengsi...
Tak terasa sudah setengah jam Oik menunggu orang yang bernama Dirga itu tapi tak kunjung datang...
Tiba-tiba...
" Hai Oik... Aku ganggu yah? Lagi nunggu siapa? Boleh aku duduk disini?"
" Eh Cakka.. Gak..gak ganggu kok.. Aku...aku gak nunggu siapa-siapa kok... Oh,, Boleh silahkan..." Cakka duduk tepat didepan Oik..
" Dari tadi aku perhatiin kok kamu khawatir gitu?"Tanya Cakka
" Aku... Oh gak kok.. Cuma ..cuma disini sedikit dingin aja... Trus kamu ngapain disini?"
" e... E... Itu lagi nungguin teman..."
" Shilla yah?"
" Bukan... Bukan Shilla... Kok kamu bisa berpikiran seperti itu?"
" emm... Nebak aja..."
" Gak kok..."
Seketika Cakka menatap Oik dengan tatapan yang dalam sehingga membuat Oik menjadi lemas... Kalau seperti ini Oik berharap Dirga itu tak usah datang...
" Oh ya Ik.. Tunggu ya... Aku mau nelpon temanku dulu..."
Cakka mengeluarkan HPnya lalu berdiri dari kursi dan agak menjauh... Iapun memencet angka-angka lalu menelepon nomor tersebut...
Tiba-tiba...
" cause u'r amazing...just the way you are..." HP Oik berbunyi...
Oik melihat screen HPnya...
" Dirga???" Oik kaget melihat nama tersebut...
Ia segera mengangkat telepon...
" Hallo..." Oik mengangkatnya tetapi kok aneh seperti terdengar menggema...
" Hallo... Cahya yah?" Suara itu... Oik seakan mengenal suara itu...
Ia kemudian berbali pada Cakka... Cakka juga sedang melihat Oik...
Kemudian...
Mereka berdua tertawa...
" Hahaha... Jadi kamu yang pake nama Dirga?"
" Iya... Jadi kamu itu Cahya?" Kata Cakka sambil duduk di kursi tadi..
" Iya... Tapi kok nomor kamu beda?"
" Ya... Aku beli nomor baru cuma untuk acara ini... Kamu juga ganti nomor yah?"
" Yah... Semenjak putus dari kamu aku jadi gak mau ingat kamu... Jadi nomor pemberianmu aku simpan dan aku ganti dengan nomor yang baru... Kok kamu bisa ikutan acara ini? Bukannya kamu sudah punya Shilla?"
" Shilla?"
" Iya... Waktu itu aku lihat kalian mesra-mesraan diacara amal dan bazaar..."
" Gak kok.. Aku dan Shilla just friend... Gak lebih.. Waktu itu aku dan Shilla panitia dan giliran jaga... Jadi kita jaga posko bareng-bareng... Dan bukankah kamu yang sudah punya Obiet? kok ikutan acara ini..."
" Obiet? Gak kok... Kok kamu bisa berpikiran gitu?"
" Habis waktu itu aku lihat Obiet hampir setiap hari antar jemput kamu..."
" Oh itu... Obiet cuma nawarin tumpangan kok... Yah apa salahnya kan? Dari pada aku jalan kaki... Eh aku baru nyadar sesuatu..."
" Apa?"
" Ternyata kamu pake jaket ungu, kaos hitam dan skinny jeans seperti yang dibilang Dirga.."
" Iya... Aku juga baru sadar kalau kamu pake sweater pink dan bando putih seperti yang dikatakan Cahya... Satu lagi kamu gak nyadar"
" Apa?"
" Namaku kan Dirga... kepanjangan dari RamDlanI nuRaGA.. Blee"
Cakka mencubit Oik...
" Aww,,, sakit..." ringis Cakka...
" Aku aja gak sadar apalagi kamu... Kamu lupa yah nama tengah aku Cahya?"
Cakka menepuk jidatnya...
" Oh iya..." sambil membentuk jarinya seperti huruf 'V'..
Suasana jadi hening... Nampak romantis ketika diiringi suara biola dan merdunya penyanyi Cafe denga lagu Bukan Cinta Biasa...
Cakka memegang tangan Oik...
" Oik... Ketika aku jauh dari kamu aku merasakan betapa aku kehilangan kamu... Dan ketika aku melihatmu bersama orang lain aku merasakan gemuruh didalam dadaku... Karena kamu adalah soulmateku... Cinta kita memang tak pernah disinggahi masalah karena kita memang menjaga cinta kita... harusnya kita bersyukur karena cinta kita bisa dikatakan perfect love..."
" Iya Cakka aku... Aku juga merasakan hal yang sama... Ketika aku harus berpisah darimu..."
" Perlukah aku menembakmu lagi...?"
Oik tersenyum geli...
" Baiklah... Oik Cahya Ramdlani... Maukah kamu menjadi pacar Cakka Kawekas Nuraga lagi... Dan kelak menjadi seseorang yang terus mendampingiku sampai tua nanti serta menjadi Ibu bagi anak-anakku nanti?"
Oik kaget dengan 'Penembakan' Cakka kali ini dengan kata-kata yang tidak biasa... Terasa begitu serius...
" Aku mau..." Kata Oik sambil tersenyum...
Merekapun medekatkan kepala mereka dan ....
Cup...!
" Jepreeet! " Terdengar suara kamera...
Diiringi suara anak-anak...
" Cieeee... Cieeee... Yang udah balikan... Wah... wah... Pikirannya sampe ke anak-anakan :O " Ledek Gabriel dan Sivia...
" Kita kebagian PJ dong..." Rio dan Agni muncul dari belakang...
Tak lama kemudian Ray datang sambil mendorong Kursi roda Acha...
" Bukan PJ... Tapi PB dan PS..." Kata Ray menyela...
" Apa tuh...?"
" Pajak Balikan dan Pajak Soulmate" Kata Acha...
Semua tertawa....
>>>>>>>>>>>>>>>>
Oik menutup sebuah Album foto... Cakka duduk disebelahnya...
Terlihat seorang Gadis Remaja yang sedari tadi mendengarkan cerita Cakka dan Oik...
" Jadi Ayah dan Bunda dulu juga merasakan hal yang sama dengan Ikka?"
" Ia Ikka... Jadi kamu berpikir lagi deh kalau ingi mengakhiri hubungan kamu dengan Brian.. Mungkin kalian tidak pernah bertengkar karena kalian benar-benar Soulmat yang ditakdirkan untuk hidup bersama" Kata Oik sambil membelai rambut Putrinya yang beranjak Dewasa...
" Emang gitu yah ... Ayah...?" Tanya Ikka kepada Cakka...
" Betul Ikka... Ayah dan Bunda kan telah menceritakannya..." Kata Cakka sambil merangkul Oik...
" Yaudah deh Yah...Bun... Ikka gak jadi mutusin Brian..." Kata Ikka sambil tersenyum memeluk gulingnya...
Oik dan Cakka tersenyum melihat anaknya yang sedang kasmaran itu... Membayangkan kisah mereka beberapa puluh tahun lalu...
" Lagi pula kalau Brian dan Ikka memang ditakdirkan bersama sebagai soulmate.. kita berarti bakalan jadi keluarga dengan Gabriel dan Sivia karena Brian anak mereka.... hehehe... " Oik dan Cakka tertawa bersama...
> Tamat <
sip...sip tamat lagi...
Comment yah! *ngarep*
hehehe '.'v
Kamis, 22 Juli 2010
Behind The Scene - III –
Hari ini adalah hari pertama dimana Cakka Akan memulai profesi barunya….
Pemikiran yang panjang sebelum dia memutuskan untuk menerima tawaran tersebut…
Seperti biasa mobil berplat nomor C 4 KKA melaju menyusuri jalan ibukota lalu berhenti di sebuah perusahaan Label rekaman….
Cakka dan Managernya segera keluar dari mobilnya … Tapi berbeda kali ini Cakka tampak membawa sebuah tas gitar berwarna hitam…. Merekapun masuk kedalam…
Seorang pria sepertinya dari tadi sudah menunggu…. Setelah disambut oleh pria itu mereka masuk kedalam ruangan pria itu yang adalah pemilik label rekaman tersebut…
Tujuan mereka kesana adalah menandatangani kontrak kerja…
Kira-kira 30 Menit berada diruangan tersebut … Merekapun Keluar….
Diluar sudah ada seorang gadis cantik yang menunggu….
Dia adalah Ashilla Zahrantiara yang bakal jadi teman duet Cakka nanti….
“Cakka…. Ini yang akan jadi partner kamu….”Kata Pria itu
“Shilla…” Shilla mengulurkan tangan pada Cakka sambil menebar senyumannya..
“Cakka...” Kata Cakka sambil membalas uluran tangannya…
“Oh ya ini ada lagu ciptaan Obiet yang bakal kalian bawain untuk Single kalian yang pertama coba deh didengar dulu… supaya nanti kalian duetnya bisa bagus…” Kata Pemilik label tersebut sambil memberikan sebuah kaset dan lembaran kertas kepada mereka….
Obiet adalah pencipta lagu yang sangat berbakat... lagu ciptaan selalu menjadi Hits.. Meski usianya baru sepantaran Cakka tapi dia berhasil meraih beberapa penghargaan pencipta lagu muda berbakat…
Cakka dan Shillapun serius mendengarkan musik serta membaca lirik dikertas itu…. Tampak sesekali Cakka menyetem gitarnya untuk menyamakan nada….
Sedangkan Manager Cakka malah asik tidur di sofa tak jauh dari situ, Dasar!! Bukannya kerja malah tidur… hehehe
********
“Oik…. Kakak mau bicara…” Kata Ify.. Oik yang baru selesai Take untuk pembuatan Video Klipnya yang terbaru duduk disamping Kakaknya itu…
“Ada apa kak?”
“Kamu tadi baca tabloid ini yah?” Kata Ify sambil menyodorkan tabloid beken…
“mmm… Iya ka.. Kakak udah baca?”
“Udah…..”
“Owwhhh” Kata Oik sambil memalingkan wajahnya ke arah yang berbeda….
“Oik …. Mungkin sudah saatnya lu baikan dengan Cakka…. Kelihatannya Cakka sangat berharap agar kalian saling bicara lagi….”
Oik menarik nafas panjang-panjang….
“Oik tahu Cakka gak sepenuhnya salah … tapi Oik kecewa aja sama Cakka… lagipula Cakka juga gak pernah minta maaf sama Oik….”
“Tapi Oik,, gak ada salahnya kan kalau Oik yang mulai duluan…”
“Udah deh kak… jangan dulu bahas masalah ini… Oik mau focus sama karir Oik dulu….” Kata Oik sambil beranjak dari situ…
Oik masih berpikir tentang apa yang dibilang Kakaknya tadi….. Sebenarnya dilubuk hatinya yang paling dalam dia ingin sekali bisa saling sapa dengan Cakka…. Tapi keadaannya sekarang sangat tidak memungkinkan…. Apalagi besok singlenya ini akan diluncurkan…
Besok akan menjadi hari yang paling penting untuk Oik setelah beberapa bulan dia merilis single ini akhirnya besok semua akan tahu kalau Tak ada lagi Oik sang Aktris dia telah bermetamorfosis menjadi Oik sang penyanyi….. Mulai besok hidupnya akan berubah tak ada lagi sandiwara melainkan alunan merdu suaranya yang akan menghiasi hari-harinya….
Tak ada lagi waktu untuk memikirkan Cakka… Ia harus focus dengan karirnya yang baru ini,,, Cakka hanyalah masa lalunya entah kapan mereka bisa saling sapa lagi.. Karena kehidupan Oik yang sekarang Akan membawanya Jauh dari Cakka….
Sementara itu dibeberapa rumah produksi sedang kebingungan karena Ratting Sinetron mulai menurun… bahkan banyak E-mail yang masuk meminta sinetron yang bintang utamanya Cakka dan Oik… sehingga membuat para produser dan sutradarapun pusing 7 keliling…
Mereka mencoba menghubungi Cakka maupun Oik tapi susah sekali…
Mereka seperti hilang ditelan bumi (?)
=============
“Cakka….. ada tawaran beberapa sinetron nih… lu masih mau main sinetron kan?”Tanya Manager Cakka sambil membawa beberapa lembar kertas….
“Boleh… Cuma gue gak mau jadi peran utama…. Peran pembantu kek yang hanya beberapa episode trus mati atau apa kek gitu…” Kata Cakka ceplas ceplos…
“Waaaahh sembarangan aja lu…. Gila apa…. Tapi sepertinya ini gak ada buat peran pembantu,… aneh ya lu… artis lain susah tahu dapet peran utama lu nolak begitu aja,…parahh…sekalian aja lu jadi figuran..waktu itukan lu yang bilang sambil menyelam minum air…lah ini kayaknya sambil menyelam tenggelam..”Kata Manager Cakka…
Cakka hanya mengangkat kedua pundaknya lalu pergi begitu saja menuju kamarnya….
“heiii Cakka gue belum selesai ngomong…..” Kata Manager Cakka…
Cakka tak menggubrisnya dia terus saja melangkahkan kakinya…. Sedangkan Managernya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya….
Belakangan ini memang jadwal Cakka tak sepadat dulu…. Bukan karena sepi tawaran .., banyak banget malah tawarannya Cuma ditolak…
Dia mau bersantai sejenak sambil mempersiapkan duetnya bareng Shilla nanti.
Cakka tidur di ranjangnya… lalu menyalakan TV menggunakan Remote yang ada disampingnya… sebenarnya malas sekali dia untuk nonton TV karena trauma gossip-gosip yang dulu… haha
Pas Cakka menyalakan TV … ada sebuah acara Musik yang menayangkan Video Klip Single Perdana Oik …. Cakka Kaget Melihat video Klip tersebut…..
Setelah Video Klip itu diputar… ternyata Oik juga hadir distudio tersebut…..
“Hai Oik…..”Kata salah satu presenter Acara tersebut yang bernama Dea
“Hai Juga…..” Balas Oik dengan senyumannya yang manis…
“Gimana kabarnya Oik?” Tanya salah satu presenter yang bernama Debo
“Alhamdulilah Baik…”
“Oh ternyata belakangan ini Oik jarang muncul di TV karena mempersiapkan Single perdananya toh…..” Kata Dayat salah satu presenter diacara tersebut…
Oik tertawa kecil “Iya…”
“Terus gimana dengan main sinetron,film… apa mau ditinggalkan untuk jadi penyanyi? Kan kita pernah main film bareng yah Oik jadi pasangan juga yah Oik….” Kata Dayat sambil merangkul Oik… Melihat kelakuan Dayat … Debo dan Dea segera menarik Dayat….
“Yeee… genit lu….” Kata Dea…
“Biarin lu cemburu yah?”Goda Dayat…
“Ahh egakk……kata Dea…” Oik malah tertawa melihat tingkah mereka…. Tawa yang sudah lama tak dilihat Cakka…
“Iya, waktu itu pernah main bareng di Just Love yah? Aku jadi Reska... Dayat jadi Nino… kita sahabat kecil yang terpisah yah…” Kata Oik…
“Nah itu betul … waktu itu kita main bareng sama Irsyad, Nadya, Sivia, Alvin, Gabriel, Zahra, Acha dan.. Cakka…” Ketika Dayat menyebut nama Cakka wajah Oik tiba-tiba berubah jadi aneh…
“Oh ya Oik ... gimana Hubungannya sama Cakka…” Kata Dea… Oik kaget dengan pertanyaan Dea…
“Ah… Lu apa-apaan sih ini kan acara musik bukan gossip….”Kata Debo….
“Debo… cemburu….oowwwhh…” Kata Dea sambil bernyanyi gaya dangdut,,,
“Ah engaaaaak…” Terjadi kejar-kejaran antara Dea dan Debo jadi kacau deh tu acara….
Oik tertawa lagi…. Cakka yang menonton ikut juga tertawa….
“Udah Oik… gak usah di gubris udah biasa…..” Kata Dayat…
“Oh ya Oik yang tadi belum dijawab pertanyaan Gue?”
“Yang mana?”
“Yang soal main sinetron ama Film….” Debo dan Dea selesai kejar-kejaran langsung bergabung dengan Dayat dan Oik….
“Oh… itu.. mungkin Oik bakal vakum dari dunia acting atau bahkan meninggalkan dunia akting.. soalnya Oik pengen focus sama karir Oik yang baru.. Oik juga dari kecil pengen banget jadi penyanyi….”
“Yaaaa…. Jangaaan…” Kata 3 D serempak….
“kamu kan berbakat dibidang itu… apalagi kalau main bareng si acak-acakan itu…..”
“CAKKKAA…” Debo dan Dayat berteriak ditelinga Dea,, menggosok-gosok kupingnya,,,,
“Iya gue juga tahu……Tapi pelan kenapa….” Kata dea yang masih menggosok-gosok kupinganya…. Sementara Cakka yang menonton malah jadi emosi gara-gara namanya dirubah-rubah gitu -_____- ….
“Oh ya Oik mau bilang sesuatu…. Pliss jangan gosipin Oik sama Cakka lagi kita gak ada apa-apanya kok… yah….” Kata Oik yang kelihatannya memohon banget…
“Yaudah nanti Oik nangis lagi hehehe….”Kata Debo..
“Oh ya Oik… boleh jelaskan konsep Video Klip kamu……?” Kata Dea
“Konsep Video klipnya mengisahkan tentang sepasang remaja yang saling cinta tapi suatu bencana alam memisahkan mereka sehingga terpisah jarak…. Tetapi keduanya tetap setia dan menunggu sampai takdir mempertemukan mereka… Mereka akhirnya dipertemukan tetapi saat si Cewek akan menghembuskan nafas terakhir….gituuuu…”Oik menjelaskan…
“Oh gitu yah? Kasian banget tu….denger-denger di video klip ini Oik memakai Kakaknya yang bernama Ify… untuk mejadi maodel video klip ini?”Tanya Dayat..
“Iya,, betul…..” Tiba-tiba Dea menarik Ify ….
“Ini dia kakak sekaligus manager Oik dan yang menjadi model video klip Oik….” Ify ikut masuk ke tengah-tengah panggung gara-gara ditarik oleh Dea dengan malu-malu…
Ify tersenyum….
“Oh ya denger-denger gossip Ify lagi deket sama Iyel yah?”Tanya Dayat…
“Ah .. deket Cuma karena sama-sama di VCnya Oik… itu doang…”Kata Ify…
“Yaudah Oik dan Ka Ify makasih sudah mampir kemari semoga sukses dengan karir barunya…”Kata Debo menutup Percakapan dengan Oik dan Ify….
Cakkapun segera mematikan TVnya lalu….
“ROOOOOOOOOOOOOOOYYYY…”Cakka berteriak memanggil managernya sepertinya kali ini dengan penuh emosi… wow o.O
“Aduh Cakka ngapain teriak-teriak begitu..kalau mau manggil gue bisa gak pelan-pelan sedikit….” Manager Cakka masuk ke kamar Cakka…
“Pokoknya sekarang juga batalin duet gue bareng Shilla…. Trus terima aja semua sinetron….”
“Whaaaatt??? Gila aja lu….kan udah tanda tangan kontrak gak bisa dong…kesambet apa lu sampe berubah pikiran 180 derajat begitu….?” Manager Cakka heran
“Lu tahu…. Oik juga sekarang beralih profesi jadi penyanyi….”
“So????” Kata Manager Cakka…
Sekarang giliran Cakka yang bingung mau jawab apaan.... Dia hanya menggaruk-garuk kepalanya .. kenapa juga dirinya bersikap seperti itu Cakka jadi pusing memikirkan semua itu… huh hidup memang rumit…..
=============
“Cakka…. Ini ada undangan pesta ulang tahunnya Zahra….harus bawa pasangan!” Kata Manager Cakka sambil menyerahkan undangan tersebut…
“Haaah?? Bawa pasangan?gue kan gak punya pasangan..”
“Yaudah pergi bareng gue aja….” Kata Manager Cakka…
“Ah… Ogah lu kira gue hombreng?? Gue masih normal kali….”
“Yaudah pergi sama Shilla aja…”
“Gak mau mending gue telepon Acha… gue pergi bareng Acha aja…”Kata Cakka lalu mengambil BBnya…
“Yaudah serah lu….”
Baru saja Cakka Ingin menekan nomor telepon masuk….
“Shilla….ngapain dia telepon gue…” Kata Cakka dalam hati
“Siapa Cak?” Tanya Manager Cakka…
“Shilla…”
“Kenapa gak diangkat…?”
“Ngapain coba dia telepon gue…”
“Lu lupa yah kalau dia bakalan jadi partner duet lu…..? sapa tahu ada yang penting… angkat gih…”
Cakkapun mengangkat telepon itu…
“Haloo...”
“Haloo Cakka….”
“Iya Shill ada apa?”
“Mmmm…. Bentar malam lu ada acara gak…”
“Ada … ulang tahun Zahra”
“Nah kebetulan gue mau juga mau ke ultahnya Zahra…Cuma gue belum punya pasangan… Lu mau gak temanin gue ke ultahnya Zahra..jadi pasangan gue?”
“Hmmmm…. Sory Shill tapi gue udah punya pasangan.. lu terlambat sih…” Kata Cakka sedikit berbohong…
“Siapa Oik?”
“Oohhh…. Bukan… bukan Oik tapi Acha…. Ini Acha nya lagi disini mau bicara dengan Acha….? ”Kata Cakka berbohong lagi -______- … Manager Cakka melihat Cakka dengan tatapan aneh… Cakka meletakan jari telunjuknya didepan bibirnya… tanda menyruh managernya diam….
“Eh… gak usah… gak apa-apa deh nanti gue ajak temen aja…. Yaudah sampai ketemu entar malam… da…”Kata Shilla buru-buru menutup teleponnya…
“Lu boong Cak….”
“Biarin ..: p” kata Cakka sambil menekan tuts BBnya….
“Haloo…Iya Cakka ada apa?”
“Cha…. Lu mau gak bareng gue ke Acaranya Zahra ntar malem”Kata Cakka yang langsung to the point ke inti permasalahan tanpa basa-basi tanpa sapa menyapa….. (?)
“Gue juga diundang tapi gak tahu mau bareng siapa…. Yaudah bareng lu aja deh…”
“Oke ntar malam gue jemput lu….jam stengah 7 Oke….”
“Oke siiipp..”
“Udah dulu yah Cha… sampai ketemu ntar malem..da..”
“Da…” Cakka menutup teleponnya…
“Siiip deh pasangan udah,… tinggal ke pestanya ntar malem….ada jadwal apa gue hari ini?”Tanya Cakka kepada managernya
“Ntar gue lihat dulu….mmmm,,, jadwal jadi bintang tamu di Invert…”Kata Manager Cakka…
“Wahhh,…. Sangat kebetulan….” Manager Cakka jadi bingung dengan perkataan Cakka…
“Kebetulan kenapa?”
“Kebetulan… Invert kan yang Hostnya Gita Puding itu?”
“Gita Tobing Cakka…. Bukan Puding -____-” Kata Manager Cakka
“Apa deh sterah gue dong…”
“Emang kenapa dia… sepertinya ada hawa-hawa yang tak baik ini…” Cakka tersenyum Nakal…
Cakka emang punya dendam kesumat sama Gita gara-gara wawancara Oik waktu itu….ditambah dialah yang menurut Cakka melebih-lebihkan gossip dia dengan Oik….
Kira-kira apa yang akan dilakukan Cakka yah???
==============
Oik baru selesai mempromosikan Single perdananya di stasiun-stasiun TV… sungguh melelahkan hari itu Bagi Oik….Apalagi hampir disemua stasiun TV menanyakan hubungannya dengan Cakka padahal udah berulang kali Oik mengatakan bahwa Dirinya dan Cakka gak punya hubungan apa-apa… Dasar!!! Maunya apa sihhh….
Tiba dirumah Oik melihat sebuah undangan terletak didepan pintu…. Diundangan itu tertulis to : Oik Cahya R…
“Apa itu Oik?”Tanya Ify yang baru saja selesai memasukan mobil kedalam garasi…
“Undangan Kak…..”
“Undangan Apa?” Oik membukanya lalu membaca…
“Ulang Tahun Zahra Kak… bentar malem…”
“Ohh…. Kamu mau pergi?”
“Oik capek kak… tapi Zahra kan teman Oik…Gimana nih? Trus ini disuruh bawa pasangan,,, Oik bawa kakak aja yah….”
“Eh enak aja… namanya pasangan tuh harus cowok lu kan cewek masa bawa kakak….”
“Trus siapa dong kak…? Oik kan jarang punya teman Cowok….”Tiba-tiba Oik teringat Cakka…
“ahhhh gak,,,gak…gak masa dia….” Oik histeris tiba-tiba…
“Oik kenapa?”Tanya Ify yang heran melihat tingkah Oik yang aneh…
“Gak kok kak… ga apa-apa yuk masuk aja…” Oik dan Ify masuk kedalam rumahnya….
Oik membuka pintu kamarnya….. lalu tanpa ganti baju langsung berbaring diatas ranjangnya….
Tak lama kemudian dia mengambil laptopnya yang tak jauh dari situ….
Diapun segera membukanya… lalu menekan alamat salah satu situs jejaring social…
1 pemberitahuan Baru Oikpun membukanya … ada sebuah pesan dinding….
“Oik aku baru tiba di Indonesia ….. sebentar jam 3 aku main ke rumahmu yah….”
Oik kaget membaca pesan itu…. Segera melihat jam ditangannya…. Dan ternyata jam menunjukan pukul 14:55 itu berarti Lima menit lagi orang itu Akan datang ke rumah Oik….
Tiba-tiba … ting tong….. Suara bel rumah Oik berbunyi….
Oik berpikir dalam hati “ Jangan… Jangan itu……..”
==========
Cakka baru saja tiba di Studio Invert…. Pikiran-pikirannya yang jahil sudah menumpuk dikepala untuk mengerjai si puding itu…hahaaa….
Cakka segera turun dan masuk kedalam studio tersebut…. Dia mencari-cari Gita pandangannya mengarah dari ujung sudut ruangan tapi tak terlihat batang hidung Gita….
“Nyari siapa sih Lu Cak...?” Tanya Manager Cakka..
“Puding…” Jawab Cakka singkat…
“Sebenarnya apa sih yang ada dipikiran lu dari tadi?”Tanya Manager Cakka
“Ada deh….” Kata Cakka…
Tenyata yang ditunggu-tunggu datang juga,,,
“Haii Cakka….” Gita menyapa…
“Hai juga puding..” Gita heran mendengar kata puding diakhir kalimat tadi..
“eh maksudnya Gita….” Kata Cakka
“Ayo silahkan masuk Cakka…”Kata Gita mempersilahkan Cakka masuk
Sampai didalam ternyata bukan Gita yang mewawancarai Cakka tetapi Patton…
Segala ide jahil Cakka yang dipikirkan Cakka gak jadi deh dilaksanakan… hahaha…
#######
Oik Membuka pintu rumahnya….
“Hai Oik… Good Afternoon…” Seseorang menyapa Oik
“Hai…. Juga…. Lo????”Oik seperti mengingat-ingat ….
********
Waktu menunjukan pukul 17.30 WIB itu berarti tersisa 1 Jam lagi Cakka mempersiapkan diri untuk pergi ke Pesta Ulang tahun Zahra…
Dan Cakka baru saja selesai wawancara… Belum ada pesiapan dari tadi…
Setelah keluar dari studio Invert … Cakka dan Managernya segera melaju menuju sebuah butik tak jauh dari situ…. Merekapun turun tak beberapa lama kemudian mereka kembali masuk ke dalam mobil dan melaju kerumah Cakka….
Tiba dirumah Cakka segera mempersiapkan dirinya…. Dan pukul 18.20 WIB Cakka kembali lagi mengendarai mobilnya menuju rumah Acha…
Tiba dirumah Acha…, Cakka segera turun dan memencet bel rumah Acha...
“Ting tooong….” Bunyi suara Bel rumah Acha…
Seorang Wanita membuka pintu… Wanita itu adalah mamanya Acha….
“Permisi Selamat Malam…Tante Acha nya ada?”
“Malam…. Cakka yah?”
“Iya tante…”
“Iya … Acha nya ada lagi siap-siap dikamar… sebentar yah tante panggilin… Ayo Masuk…” Ajak Mamanya Acha …
Cakka pun masuk kedalam rumah tersebut dan menunggu diruang tamu …
Achapun turun dengan mengenakan Gaun berwarna Pink dia terlihat Cantik sekali….
“Cakka….” Cakka menoleh….
“Waw Acha cantik sekali…” Dalam hatinya…. Tapi entah kenapa ada bayangan Oik sehingga dia menggeleng-gelengkan kepalanya lalu menutup matanya…
“Lu kenapa Cak?” Tanya Acha yang heran melihat tingkah Cakka…
“Gak, gue kira gue salah lihat… ini Acha atau putri dari khayangan Lu cantik banget…”
“Ahhh…Cakka bisa aja jadi malu….Ayo gue udah siap…”
“Yuk berangkat kereta kuda sudah menunggu…” Kata Cakka sambil memberikan tangannya Achapun menyambutnya….
Mereka menuju mobil lalu berangkat ke sebuah Hotel berbintang dimana dilaksanakan pesta ulang tahun Zahra…
Digerbang depan hotel banyak security yang berjaga-jaga disana… Itu merupakan Private party jadi tak ada satupun wartawan yang boleh masuk…..
Tapi terdapat juga beberapa wartawan yang menunggu.. Ketika mobil Cakka memasuki gerbang terlihat kamera wartawan segera membidiknya….
Wartawan ingin tahu dengan siapa Cakka datang ke pesta itu…. Tapi Cakka tak sedikitpun membuka Kaca mobilnya…. Mobilnya itu segera masuk dengan pengawalan ketat….
Acara dilaksanakan di bagian swimming pool hotel….
Setelah memarkir mobilnya Cakka dan Acha berjalan menuju tempat dimana akan dilaksanakan Acara tersebut…. Tiba disana banyak selebritis dan artis-artis papan atas serta penyanyi-penyanyi yang lagi naik daun berada disana….Tak tampak seperti acara ulang tahun melainkan parade selebritis terutama selebritis-selebritis muda…
Shilla sudah ada disana dia ternyata mengajak Rio salah satu penyanyi pendatang baru….
Cakka melepaskan pandangan keseluruh sudut tempat acara itu dilaksanakan tapi dia belum melihat Oik….
“Nyari siapa Cak?” Tanya Acha…
“Oik…..” Opppss Cakka keceplosan….
“Oik? Sepetinya belum datang…” Kata Acha….
Untung saja Acha tidak berpikiran macam-macam…
Zahra datang menghampiri Cakka dan Acha…
“Heeeii Acak… welcome” Kata Zahra…
Cakka dan Acha memberi selamat kepada Zahra lalu memberikan hadiah yang mereka bawa…
“Waw thanks Acak…”
“Lho kok Acak???” Acha bingung dengan panggilan Zahra tadi…
“ACak itu Acha Cakka…. Biar gak ribet gue panggil Acak aja yah…”Kata Zahra sambil tersenyum…
“Yaudah terserah lu… tapi kok Acak -____-” Acha protes
“Udah kan yang ultah gue jadi terserah gue… yang lain juga gue gabungin sembarangan namanya… hehehehe…” Zahra tertawa Jahil…
Tiba-tiba Shilla yang melihat kedatangan Cakka menghampiri Cakka, Acha dan Zahra…
“Heiii….” Kata Shilla yang langsung cipika-cipiki sama Cakka….
“Shilla….” Kata Cakka…. Acha yang melihat Shilla jadi sedikit kurang suka ….
Tiba-tiba Rio datang lalu menarik Shilla…
“Shill lu kan kesini bareng gue… kok malah dekat-dekat sama Cakka…”
“Emang kalau gue datang Sama Lu harus bareng lu terus?”
“Yaiyalah….”
“Udah ah… gue mau kesana…” Kata Shilla baru saja dia ingin bergabung lagi dengan Cakka dan Acha tapi mereka sudah tak berada ditempat tadi….
Shilla jadi Kesal…..
========
Mobil Oik memasuki gerbang hotel tempat ulang tahun Zahra diadakan…..
Para Wartawan seperti biasa sudah siap-siap membidik mobil tersebut….
Dan dengan begitu mereka juga berkesimpulan kalau Oik tak datang bersama Cakka….
Tapi mereka masih bertanya-tanya …. Siapa yang datang bersama Cakka tadi? Dan Siapa yang datang bersama Oik kali ini?
Wartawanpun segera mendekati mobil Oik tak mau gagal lagi kali ini seperti mobil Cakka tadi…
Kaca mobil Oik tapi yang mengendarai mobil tersebut bukan Oik melainkan seorang cowok…
Cowok itu hanya memberikan undangan kepada Security tersebut lalu dengan pengawalan ketat masuk kedalam… sepertinya cowok tadi bukan dari kalangan selebritis….
Tapi Oik tak terlihat tadi…. Mungkin Oik ada didalam Cuma karena kacanya dibuka hanya sedikit jadi Oik tak terlihat… wartawan jadi ingin menyelidiki lebih lanjut… Tapi sayangnya tak ada cela sedikitpun untuk wartawan bisa masuk kedalam….
Continue~
N.b :
Cerita ini juga ada di http://caikersfamily.ning.com
Cerita ini juga ada di http://caikersfamily.wackwall.com
Cerita ini juga ada di http://cakkanuraga.ning.com