Selasa, 24 April 2012

You're what you write!

"You're what you read, you're what you write!" -- Andrea Hirata.

Gimana yah untuk memulai postingan saya kali ini. Hm!
Sekarang begitu banyak sarana jejaring sosial yang menyediakan para penggunanya untuk bercuap-cuap tentang apa yang ada dipikiran mereka atau apapun yang terjadi disekitar mereka.
Saya merasa ruang privacy manusia kini semakin terbatas.
Untuk hal yang satu itu, saya rasa jika mau meng-update status ataupun menge-tweet sesuatu harus dipilah-pilah mana yang baik dan mana yang buruk!
Karena seperti quote yang gue ambil pada permulaan postingan ini. You're what you write (mungkin sekarang bakal lebih tepat ditulis dengan you're what you tweet). Beda yah dengan men-judge seseorang tapi memang pada dasarnya dan pada kenyataannya begitu.

Kalian boleh sebebas-bebasnya mengekspresikan diri kalian sendiri. Kalau lagi patah hati, galau, merasa unrequited love, atau lagi senang, bahagia dan sebagainya. Tapi ingat! itu banyak pasang mata melihat apa yang kalian (dan saya) tulis. Terkadang mungkin kita out-of-control. Tapi usahakan control itu ada.
Saran saya nih ya, dari pada merusak 'citra diri sendiri' dihadapan orang banyak apalagi jika anda itu seorang public-figure lebih baik berbuat sesuatu hal yang lebih berguna dan bermanfaat untuk diri anda dan untuk orang lain.

JANGAN MEMBUAT ORANG IKUT MEMBENCI ORANG YANG ANDA BENCI! karena itu akan membuat anda lebih berdosa lagi! menjerumuskan banyak orang kedalam dosa.
dan sebaiknya hindari kata-kata "don't judge someone if you don't know inside" kalau anda sendiri lewat twitter anda masih men-judge someone else.

Tentang jilat menjilat ludah, saya rasa jika ada orang yang melakukan itu, saya rasa hampir semua manusia pernah melakukannya. Silahkan bercermin terlebih dahulu :)
Saya juga bercermin dan well saya tidak malu mengakui pernah menjilat ludah sendiri.
Itu saya rasa akan menjadi pelajaran buat diri saya sendiri untuk lebih berhati-hati dalam berkata, bertindak dan lebih dewasa.

Saran juga nih yah... kalau memang mau dengan sepuasnya nge-bash, menggalau, melampiaskan amarah, menjelek-jelekan orang, kalau itu memang mau anda! silahkan buat account khusus yang digembok mungkin hanya segelintir orang yang bisa anda percaya buat sharing yang bisa melihatnya, disana saya jamin anda bisa lebih bebas berekspresi dan menulis sebenarnya anda. Bedakan buat public dan privacy.
Niscaya, bakalan lebih plong!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar