Kamis, 03 Februari 2011

Suka deh sama taylor swift :)

Kemarin kan gue jalan-jalan ke wapdam buat download-download lagu gitu...

Awalnya cuma nyari lagu andai aku jadi gayus tambunan -_-v

Itu pesanan temanku fifi... Hahaii abis dia penasaran sama lagu itu... Jadilah gue mencarinya... Pas dapat ternyata di wapdam bisa download dari opmin 5 ga kayak 4shared kalau download jadinya ke web biasa...

Mumpung lagi pake opera unlimited.. Jadi bisa download-download banyak...
langsung deh tak download Just The Way You Are ... Bruno mars's version...hehehe... Tapi Cakka's version ga kalah asik... Kan Cakka's version udah punya 3 aku... MP4 HQ, MP4 BB, sama MP3 #siapayangnanya #mulaioot...

Trus kan pengen nyari lagu keren... Nah waktu itu pernah lihat sih di trans 7 gitu lagunya taylor swift tapi yang tears drop on my guitar...
Keren! :)
Tapi belum suka-suka amat sama lagu-lagunya... Pas itu teringatlah sama taylor swift... Aku cari deh lagunya... Banyak! banget!
Tapi paling suka dengar nadanya Back to december keren gitu :))

Jadinya sekarang hpku penuh lagunya Taylor Swift semua deh...
Jadi suka sama Taylor Swift...

Suaranya bagus juga cantik :))

taylorswift

Speak Now or NEVER! -Part 1-

Cerbung kawan-kawan... Doain saya yah semoga cerbung ini tidak bernasib sama dengan cerbungku yang lain...

Oke part 1 cekidot!



Cakka dan Shilla berjalan beriringan disebuah koridor rumah sakit dengan menggunakan pakaian serba putih-putih membawa stetoskop masing-masing melingkar dileher mereka... Mereka adalah dokter dirumah sakit itu... Dokter muda yang ganteng dan cantik itu menyebabkan banyak orang berbondong-bondong berobat kerumah sakit itu... Shilla adalah dokter penyakit dalam sekaligus dokter bedah sedangkan Cakka adalah dokter anak sekaligus seorang psikolog... Usia mereka menginjak angka 25tahun dan itu masih sangat muda untuk ukuran Dokter sukses seperti mereka...

Apalagi mereka adalah sepasang kekasih yang sudah 5 tahun menjalin hubungan membuat mereka sering disebut sebagai 'Perfect Couple' Oleh orang-orang rumah sakit maupun khalayak ramai...

Mereka berpisah dipertigaan rumah sakit... Cakka menuju kesebelah kiri menuju ketempat ruangannya berada sedangkan Shilla berjalan kesebelah kanan ke ruang operasi karena hari ini ada pasien yang akan dioperasi...



Cakka tiba diruangannya segera duduk dikursi... Duduk santai hari ini lumayan longgar dia hanya membuka konsultasi psikologis... Karena untuk dokter anak hari ini bukan jadwalnya...

Cakka belum makan pagi perutnya terasa keroncongan... Maka Ia memutuskan untuk pergi ke kantin rumah sakit mencari makanan yang mungkin bisa mengganjal perut...



Baru saja Ia berdiri dari kursinya terdengar ketukan pintu...



Dia akhirnya duduk kembali...



" Ya silahkan masuk..."



Seorang perawat masuk kedalam...



" Maaf dok... Ada seseorang yang ingin berkonsultasi dengan anda..."



" Ya... Silahkan masuk saja..."



Perawat itupun keluar tak beberapa lama kemudian wanita paruh baya masuk kedalam... Wajahnya tampak kusut dan menangis tersedu-sedu... Sepertinya dia punya masalah yang cukup berat...

Wanita itu duduk dihadapan Cakka... Cakka mendiamkan wanita itu beberapa saat sampai dia tenang... Setelah merasa wanita itu cukup tenang Cakka kemudian bertanya kepada wanita itu...



" Selamat pagi Bu... Ada yang bisa saya bantu? Maaf saya bicara dengan Ibu siapa?"



" Bu Uci...Ada Dok... Masalah yang cukup berat..."



" Ceritakanlah..."



" Dok... Saya punya anak Gadis... Anak saya punya seorang kekasih yang sangat dia sayangi... Tapi beberapa minggu yang lalu dia putus dari pacarnya dan itu membuatnya sangat depresi murung-murung kerjaannya hanya mengurung diri dikamarnya... Tak mau bicara dan keluar menemui kami orang tuanya... Dan 3 hari lalu dia mendengar bahwa pacarnya itu meninggal karena kecelakan dan membuatnya makin down... Gak mau makan dan beberapa kali mencoba melakukan hal yang tidak diinginkan... Dia beberapa kali mencoba bunuh diri... Tapi selalu saya gagalkan... Saya takut dia melakukannya kembali Dok...hiks" Kata Ibu itu kembali tersedu-sedu...



Cakka mendengarkan dengan seksama penuturan Ibu itu...



" Kalau saya boleh tahu ... Anak anda umurnya berapa yah?" Tanya Cakka



" 18 tahun..."



" 18 tahun sebenarnya sudah lumayan dewasa dalam bersikap... Tapi anak anda terlalu labil untuk anak seusia 18tahun... Saya rasa ada sesuatu yang menekan dia tak hanya itu... Bisakah saya bertemu dengannya?"



Ibu itu menatap Cakka...



" Tidak sekarang... Mungkin besok anda bisa membawanya kemari... Aku ingin melihat keadaannya dan melakukan beberapa pemeriksaan padanya"Kata Cakka kemudian...



Ibu itu mengangguk...



" Yang anda harus lakukan menjaga anak anda sebaik mungkin... Jauhkan dari segala benda-benda bahaya... dan jangan membuat anak anda tambah down...Anda harus menjaganya tapi jangan terlalu overprotectif karena itu akan membuatnya risih" Kata Cakka



" Baiklah dok... Saya permisi dulu... Terima kasih..." Kata Ibu itu lalu pergi dari situ...



>>>>>>>>>>>>>>



Cakka bergegas melangkahkan kakinya menuju kantin... Perutnya semakin tidak ingin berkompromi... Setelah konsultasi Ibu tadi ternyata masih ada pasien-pasien lain...

Belakangan ini sangat banyak remaja labil yang melakukan apa saja yang buruk setelah gagal dalam percintaannya... Pikir apa mereka sampai nekat melakukan hal-hal yang aneh? Rata-rata orang tua yang berkonsultasi dengan Cakka tentang anak-anak remaja mereka yang labil...

Jadinya Cakka baru bisa makan pada pukul 12:00 tanggung, jadilah dia tak makan pagi hanya makan siang...

Hampir setiap hari dia seperti ini... Tak ada yang memasakannya di Pagi hari... Karena Cakka tak mempekerjakan pembantu dirumahnya yang besar... Bukan pelit atau apa... Cuma dia tak punya waktu untuk menghubungi pihak Agen pembantu... Tiap kali ada waktu lowong dia pasti lupa....Dia hanya tinggal bersama dengan kakaknya Zahra yang berprofesi sama dengannya seorang Dokter... Jadi Zahra hanya memasakan Cakka pada malam hari itupun kalau sempat... Cakka takut bila Ia tidak menjaga pola makannya Dia juga bakal ikut-ikutan sakit....



Cakka melangkahkan kakinya dengan gontai menuju salah satu tempat duduk dikantin... Terlihat dari tempat duduknya Ozy seorang dokter spesialis mata dirumah sakit itu sedang duduk bersama pacarnya Acha... Acha memang setiap hari membawakan rantangan makanan untuk Ozy... Cakka sangat jealous melihat mereka berdua mengingat Shilla tak pernah memasak untuknya karena kesibukannya yang sama dengan Cakka seorang Dokter... Huh!



Cakka kembali berjalan ke pantry kantin tersebut... Disana menunggu seorang Gadis penjaga kantin yang usianya 1 tahun lebih muda dari Cakka...



" Selamat siang Mas Cakka... Mau pesan apa?" Tanya Gadis penjaga kantin itu...



" Seperti biasa Fy..."Kata Cakka



" Oke... Segera..." Katanya Lalu masuk kedalam tak lama kemudian keluar dengan secangkir teh hangat dan Gado-gado...



" Mas Cakka sibuk yah hari ini?" Tanya Ify



" Seharusnya gak Fy... Soalnya hari ini bukan jadwal aku di klinik anak hari ini tugasnya Dokter Rio... Cuma tadi banyak yang konsultasi Psikologis..."



" Oh yah?"



" Iya... Biasalah... Belakangan ini banyak anak-anak muda yang labil apalagi masalah percintaan padahal ada yang belum saatnya... sehingga menyebabkan mental mereka terpengaruh..."



Ify mengangguk-angguk tanda mengerti...



" Oh ya, Mas Cakka kok gak bareng mbak Shilla...?"



" Oh Shilla... Lagi ada operasi kayaknya..."



Cakka memutuskan untuk duduk di pantry sambil meneguk secangkir teh hangat dan sesekali meyuap gado-gado kedalam mulutnya...



" Mas Cakka sama Mbak Shilla kapan menikah? Kalau menikah undang Ify..." Cakka yang sedang meneguk teh mengeluarkannya karena kaget sehingga baju Ify basah...



" Humph... Maaf Fy... Gak sengaja aku... Kaget dengan pertanyaanmu itu" Kata Cakka panik sambil membersihkan tumpahan teh dibaju Ify walaupun dia tahu bakalan nihil...



" Gak usah Mas... Gak apa-apa kok ntar mbak Shilla marah lagi mas...hihi... Kok kaget mas...? Orang seusia Mas Cakka dan Mbak Shilla seharusnya gak kaget dengan pertanyaan Ify tadi... apalagi Mas Cakka sama Mbak Shilla pacarannya udah lama dan serasi lagi..."Kata Ify



" Entahlah Fy... Aku belum memikirkannya sampe situ..."



" Oh ya Mas... Mas suka makan Gado-gado apa kenyang yah mas?"



" Ya kenyang lah Fy... Pertanyaan kamu aneh deh... Aku suka gado-gado karena banyak sayurnya... Supaya sehat toh... Apalagi Gado-gado buatan kamu...hehehe" Cakka terkikik...



Ify tersipu...



Shilla yang melihatnya segera menghampiri mereka...



" Ehem.... Lagi asyik nih aku ganggu gak?"Tanya Shilla duduk disamping Cakka



" Eh Shilla... Udah selesai operasinya...? Udah makan siang?"



" Udah... Kalau belum ya aku gak disinilah... Tapi aku Belum makan siang... Padahal aku mau ngajak kamu ke restoran tapi kamunya malah makan disini..."



" Kan makanan disini enak juga gak kalah sama direstoran apalagi makanan khas indonesia yang bergizi dan banyak vitamin baik untuk kesehatan kita... Kamu mau makan apa Shill? Coba gado-gado buatan Ify enak..."



" Yasudah deh... Aku coba..."Kata Shilla...



" Fy Gado-gadonya satu lagi yah..." Kata Cakka...



Ify segera masuk kembali kedalam dapur... Shilla ingin juga merasakan makanan kesukaan Cakka yang dibuat oleh Gadis penjaga kantin bernama Ify itu... Bagaimana sih rasanya? Sampai-sampai Cakka sering menolak ajakan Shilla untuk makan di restoran mahal dan hanya ingin makan Gado-gado buatan Ify...



Tak lama kemudian Ify keluar membawa sepiring Gado-gado... Dan memberikannya kepada Shilla...



" Makasih yah..." Kata Shilla



" Sama-sama..."



Shillapun memakan Gado-Gado buatan Ify tersebut... Rasanya benar-benar lezat belum pernah Ia merasakan Cita rasa makanan seperti ini direstoran manapun... Tapi Shilla tak ingin menunjukan rasa kagumnya itu.. Makanya dia makan seperti biasa...



" Shilla, Bentar malam kamu sibuk gak? Kerumahku yuk... Aku kesepian kak Zahra praktek malam... Gak ada yang masakin aku..."Kata Cakka



" Huh aku gak tahu Cakka... Doain aja semoga ga ada pasien yang tiba-tiba datang kayak waktu itu... Kamu tahu kan aku ga bisa masak... Kalau mau kita makan diluar aja yah sebentar malam..." Kata Shilla



" Oh.. Ya udah... Aku tunggu yah sebentar malam di Restoran PurpleGrape jam 8..."Kata Cakka...



" Dokter Shilla ditunggu diruang bedah... Terima kasih..." Suara microfon pemanggil berkumandang...



" Cakka... Aku harus segera pergi...daaa.."Kata Shilla yang baru setengah memakan Gado-gadonya.. Lalu membersihkan mulutnya dengan Tissue kemudian mengecup Pipi Cakka...

Lalu berlalu dari hadapan Cakka dan Ify...



>>>>>>>>>>>>>>>>>



Cakka menunggu dengan Cemas di PurpleGrape Restoran... Sudah hampir setengah jam menunggu tapi sosok Shilla tak tampak-tampak... Beberapa kali dia mencoba mengirim BBM kepada Shilla tapi Pending...

Sepertinya Shilla masih sibuk maka dari itu Cakka memutuskan untuk sebentar lagi menunggu Shilla...



Sudah 45 menit dia menunggu Shilla tak kunjung datang... Tiba-tiba alerts tanda BBM masuk berbunyi... Itu dari Shilla...



Sayang, maaf yah... Aku gak bisa datang... Soalnya tadi ada pasien lagi... Trus pas pulang Papa ngajak aku ketemu kerabatnya.. Aku gak enak menolaknya...



Begitulah bunyinya... Cakka tersenyum pahit membacanya... Kemudian dia memanggil pelayan dan memesan makanan...



Jadilah Cakka makan sendirian lagi... Memang begini nasibnya setiap hari kalau Zahra tak dirumah...



>>>>>>>>>>>>>>>



Cakka mengendarai mobil BMWnya menyusuri jalan ibukota... Dia baru saja dinner sendirian di Restoran...



Ditengah perjalanannya...



Seorang Gadis mendadak didepan mobilnya yang membuat Gadis itu hampir tertabrak...





' CIIIIITTTTTTTTTT' Suara rem mobil Cakka menghentikan mobilnya agar tidak menabrak gadis tersebut...



Nyaris...



Cakka segera turun dari mobilnya menghampiri gadis tersebut...



Cakka ingin memarahinya... Tapi! Dia melihat tatapan mata Gadis itu kosong... Dia pasti punya masalah besar... Cakka seorang Psikolog sangat tahu dengan kejiwaan seseorang...

Makanya Cakka tidak jadi memarahinya...

Dia merangkul Gadis itu....



" Kenapa dek? Punya masalah?"Tanya Cakka halus...



Gadis itu menatap Cakka lagi dengan tatapan kosong...



" Kalau punya masalah bukan begini cara menyelesaikannya..." Katanya Lagi...



Gadis itu tiba-tiba menangis lalu memeluk Cakka dengan erat... Cakka kaget!

Dan refleks membalas pelukan Gadis itu...



" Ayo nangis sepuasnya kalau itu dapat membuat hatimu lega..." Ucap Cakka kembali...



Gadis itu menangis makin menjadi-jadi... Setelah beberapa saat kemudian melepaskan pelukannya...



" Maaf mas..."Katanya



" Gak apa-apa... Yasudah... Sini aku antar pulang gak baik anak Gadis malam-malam jalan sendiri..." Kata Cakka menuntun Gadis itu masuk ke mobilnya...



Kemudian melaju kembali...



" Rumah kamu dimana?"



" Di Jalan Garuda Blok C..."Katanya dengan tatapan lurus kedepan...



Cakka tak mau bertanya-tanya banyak tentang masalahnya karena dia tahu akan membuat Gadis itu semakin memburuk...

Gadis itu memegang kedua lengannya... Sepertinya kedinginan... Cakka membuka jaket ungu miliknya lalu membungkuskan kepada Gadis itu...



" Pakailah... Kamu pasti kedinginan..."



" Terima kasih..."



Tak lama kemudian mereka tiba disebuah rumah yang lumayan besar dan mewah dengan pagar besi tinggi nan kokoh dan pencakar langit berdiri kokoh menahan rumah tersebut... Rumah berwarna crem dengan unsur etnik yang menarik...



" Ini rumahmu?"



Gadis itu mengangguk...



" Aku antar masuk?"



Gadis itu menggeleng...



" Yasudah hati-hati..."Katanya lagi



Gadis itu keluar dari mobil Cakka membuka pagar besi itu lalu masuk kedalamnya...



Tiba-tiba Cakka menepuk jidatnya...



" Aku belum tahu namanya... Aku lupa menanyakannya"



>>>>>>>>>>>>>>>>



Cakka tiba dirumah sakit... Hari ini dia sendirian berangkat kerumah sakit karena Shilla telah berangkat duluan... Shilla memang lebih sibuk darinya... Tadi pagi-pagi sekali Shilla ditelepon pihak rumah sakit untuk segera kerumah sakit... Makanya Dia tak datang bersama Cakka...



Cakka membuka ruangannya berjalan ke mejanya... Diatas meja tergeletak sekotak kue kesukaan Cakka ... Zebra Cake...



Diatas Cake tersebut ada kartu ucapan...



' Smile please... :) Maaf ya sayang... Tadi malam sama pagi ini aku ga bisa bareng kamu... Zebra Cake untukmu sebagai permintaan maafku...



with love,

Shilla <3 '



Cakka tersenyum Simpul membaca surat tersebut... Walaupun Shilla sibuk ternyata dia masih peduli dengan Cakka dan masih ingat Kue kesukaannya...



' Tok...tok...tok...' Pintu diketuk



" Ya masuk..." Ucap Cakka...



Seorang perawat masuk kedalam...



" Misi Dok... Ibu yang kemarin datang membawa anaknya..." Kata Perawat tersebut...



" Oh ya... Suruh masuk..." Kata Cakka sambil menyimpan Zebra Cake yang diberikan Shilla didalam sebuah lemari tak jauh dari situ...



Tak beberapa lama kemudian seorang Ibu bersama seorang Gadis masuk kedalamnya...



Cakka berbalik... Dia melihat tampak sosok Ibu yang kemarin bersama Gadis yang begitu familiar... Gadis manis berambut panjang sebahu dengan T-Shirt putih dan bando Pink manis menghiasi rambutnya...

Tatapannya yang awalnya kosong... Berubah kaget melihat Cakka didepannya...



^.^.^.^.^.^.^.^

Minggu, 30 Januari 2011

Are you really my soulmate? -cerpen-

Hei balik lagi... Ini cerpen sebetulnya cerpen lama yang aku muat di cf.ning udah lama (cerpen ke 2ku -_-).. Cuma aku recycle lagi...hehehe tapi inti ceritanya sama sih... Dan ada sedikit revolusi pemeran...hehe

Dalam sebuah hubungan sangat diperlukan Rasa sayang cinta, kepercayaan, kesetian dan kejujuran dari masing-masing pihak...Kami telah memenuhi semuanya itu... Tapi kami merasa Hubungan kami datar-datar saja... Selalu aman dan damai karena ada rasa tersebut tapi didalam diri kami... Kami merasa hubungan kami tidak wajar setelah menjalani hubungan selama 2 tahun lebih... Mengapa begitu?... Apakah kami tidak Romantis atau Mesra? Bukan itu Kami malah setiap hari romantis Cakka selalu menyanyikanku lagu dengan gitarnya sebelum aku tidur walau cuma lewat handphone dan berjalan beriringan sambil bergandengan kemana-mana selalu berdua membuat orang-orang iri melihat hubungan kami... Apakah yang mendasari kami merasa hubungan kami datar-datar saja? Kami sendiri bingung... Coba lihatlah hubungan Rio dan Agni... Mereka Long Distance Relationship... Ketika mereka bertemu terasa beda sekali rasanya melihat mereka saling kangen satu dengan yang lain... Coba juga lihatlah Hubungan Ray dan Acha... Walaupun salah satu dari mereka mempunyai kekurangan... Acha Gadis manis namun sayangnya lumpuh bersanding dengan Ray anak band yang jago main drum... Mereka saling menutupi kekurangan dengan kelebihan mereka... Terlihat bahagia sekali ketika Ray dengan sabar mendorong kursi roda Acha... Kami? Kami sepasang yang diberikan kesempurnaan dan bahkan kesempurnaan itu membuat banyak orang iri dengan kami... Tapi bukan itu yang kami inginkan...

Atau Lihatlah hubungan Gabriel dan Sivia mereka memang tak seperti Rio dan Agni yang Long Distance Relationship... Tak seperti Acha dan Ray....Bahkan mereka kalau dilihat-lihat adalah pasangan yang serasi tetapi yang paling labil sering adu mulut dan putus nyambung mewarnai hubungan mereka...

Kami sering tertawa jika melihat kedua sahabat kami itu memulai aksi mereka... Kelihatannya asyik... Apa yang harus kami lakukan?

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

" Aku mau ngomong sesuatu " Kata Cakka dan Oik secara bersamaan...

" Kamu saja dulu... " Mereka bersamaan lagi

" Eh... Kamu aja Cakka yang duluan..." Kata Oik

" Gak papa kok kamu duluan... Ladies First..." Ucap Cakka kemudian...

Oik menarik nafasnya dalam-dalam

" Cakka... Kayaknya hubungan kita sampe disini saja ya... Soalnya hubungan kita terlalu datar gak ada lika-likunya... Coba lihat hubungan teman-teman kita yang begitu berwarna... Kau dan aku selalu rukun..."

Cakka menghembuskan nafasnya

" Huh Oik... Kok bisa pikiran kita sama... Aku juga berpikir begitu... Kita tak seperti yang lain... tak pernah berantem, tak pernah salah paham dan tak pernah terpisa... Aku rasa kita boleh coba untuk mengakhiri hubungan ini..."

" Jadi Kamu setuju??"

" Apa salahnya kita coba..."

" Oke... Jadi mulai saat ini kita tak punya hubungan apa-apa Lagi..."

>>>>>>>>>>>>>>>>>

" Duh Oik... Kamu bodoh banget sih... Masa cowok se-perfect Cakka kamu lepasin gitu aja... Memangnya kamu sudah tak sayang lagi sama dia?"Tanya Sivia

" Bukan begitu Via,, Aku masih sayang... Bahkan sayang banget sama Cakka... Cuma Kami Jenuh sama hubungan Kami yang datar-datar saja... Gak kayak hubungan kamu dengan Gabriel yang putus nyambung... Asik deh kayaknya..."

" Begini yah Oik Cahya Ramdlani ... Malah bagus dong kalau kamu dan Pacar kamu Cakka Kawekas Nuraga itu tak punya masalah... Berarti kalian memang soulmate ditakdirin untuk bersama... Malah Aku yang harusnya cemburu dengan hubunganmu..."

Oik kemudian merebahkan dirinya diranjang...

" Entahlah... Tapi aku ingin coba hal yang baru..." Kata Oik sambil memejamkan kedua matanya...

>>>>>>>>>>>>>>>>>>

" WHAAT CAKKA??? Kamu putus sama Oik??"Gabriel kaget mendengar pernyataan Cakka...

" Bukannya kalian baik-baik saja?"Tanya Gabriel Kemudian

" Justru karena itu aku dan Oik putus..."

" Maksudnya...?" Tanya Gabriel kurang paham...

" Yah karena kita sama-sama jenuh dengan hubungan kita yang baik-baik saja..."

" Kamu sama Oik aneh... Eh tapi Cakka... Kamu jangan menyesal kalau suatu saat Oik diambil oleh orang lain... Kamu kan tahu Oik adalah salah satu cewek populer disekolah... Pasti banyaklah yang naksir dia... Apalagi setelah tahu kamu dan Oik putus... Banyak yang akan melancarkan serangan PDKT padanya..."

Cakka mengangkat kedua bahunya sebagai respon terhadap perkataan Gabriel tadi...

" Trus bagaimana dengan Shilla?"Tanya Gabriel

" Shilla? Maksud kamu?"

" Shilla kan kamu gantung"

" HAH? tak mungkin aku menggantung Shilla.. Kamu tahu kan Shilla masih hidup... Kalau aku gantung bisa-bisa dia mati..."

Gabriel menggeleng-gelengkan kepalanya...

"Cakka...Cakka... Ganteng-ganteng telmi juga yah... Maksudku... Shilla kan sebelum kamu jadian dengan Oik menyatakan perasaannya kepadamu dan kamu belum menjawabnya sampai saat ini... Nah Pas dia tahu kalau kamu jadian dengan Oik... Dia kan bilang... Cakka I will always waiting you, until whenever... Nah sekarang kan kamu sama Oik sudah putus... Trus apa jawabanmu pada Shilla?"Kata Gabriel panjang lebar sambil menirukan gaya bicara Shilla pada salah satu Bagian pidatonya (?)

" Oh... Gitu yah? Iel.. Kok aku bisa lupa yah? Kenapa kamu masih ingat coba?"

" Gabriel gitu loh... Gimana Kamu bakalan menerimanya?"

" Tak tah... Liat aja ntar..." Kata Cakka mengambil guling disampingnya lalu tidur...

>>>>>>>>>>>>>

Hari ini untuk pertama kalinya Oik pergi kesekolah tidak bersama Cakka...

Cakka tak menjemputnya... Biasanya Cakka menjemputnya dengan berbagai macam kendaraan sesuka hatinya... Pernah dengan mobil, motor, sepeda, taksi, becak, bajaj... Apapun...

Kali ini Oik memutuskan untuk berjalan kaki kesekolah... Lagipula jarak sekolah dengan rumahnya tak begitu jauh...

' Kring...kring.... ' Suara sepeda...

" Hei Oik... Sendirian....?" Tanya pengendara sepeda itu yang tak lain dan tak bukan adalah Obiet...

" Iya Biet..."

" Cakka mana?"

" Aku sama Cakka udah putus kok Biet... Makanya aku perginya sendiri..."

" Lah? Kok bisa?"

" Udah ya Biet... Ga usah banyak tanya... Aku mau ke sekolah nanti telat..."Kata Oik sambil melangkahkan kakinya...

" Tunggu Ik...."

" Kenapa?" Oik berbalik

" Aku antar kesekolah yah nanti kamu telat..."

Oik melihat jam tangannya yang hampir menunjukan pukul 7... Kalau dia berjalan kaki kemungkinan dia akan terlambat...

" Boleh deh..."

" Yuk naik..."

Oikpun naik disepeda Obiet...

Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasi mereka...

>>>>>>>>>>>>>>>>>

" SIVIAAAAAAAA......." teriak Oik...

Orang yang dipanggil namanya hanya menggosok-gosok telinganya karena Oik terlalu kencang meneriakan namanya...

" Apa maksud kamu dengan semua ini??"Tanya Oik sambil menunjukan sebuah pesan singkat yang diterimanya...

From : 9388

Oik Cahya Ramdlani...

Anda telah terdaftar dalam

chat'n dating didaftarkan oleh

seseorang dengan nomor 085657585910

have fun...!

Kami usahakan untuk segera

mencari pasangan anda...

Terima Kasih

" Yah biar kamu cepat dapat pengganti Cakka..."

" Tapi bukan begini caranya..."

" Sudah Ik... Ikut saja... Have fun!... tak harus juga kamu jadian dengan cowok yang akan dikenalkan denganmu... Kamu kan sendiri yang bilang ingin mencoba sesuatu hal yang baru... Ini saatnya Ik..."

" Tapi..."

" Ya Please!"

" Kali ini saja... Lain kali tak usah memakai acara mak comblang seperti ini lagi!..."

" Iya... Iya.... Oh ya... Nanti kalau kamu sudah dapat pasangan... Agen chat'n datting akan menghubungi kamu... Dan memberi tahu nomor hp yang mau dicomblangin sama kamu... Nah silahkan diatur saja selanjutnya... Oh ya Oik... Besok ada acara bazaar dan ama gitu disekolah... kamu datang kan?"

" Ya Pastilah..."

>>>>>>>>>>>>>>>

" Oppsss... Sorry Cakka... Baju kamu jadi kotor..." Kata Shilla sambil membersihkan baju Cakka yang kena eskrim miliknya...

" Gak apa-apa kok Shill..."

" Makasih ya... Oh ya Cakka... Kamu sekarang giliran jaga diposko amalkan?"

Cakka mengangguk...

" Berarti sama... Kita bareng yuk kesana..." Kata Shilla menggandeng tangan Cakka menuju posko amal...

Sementara itu,

Oik dan Sivia menuju kearah Posko amal untuk menyumbangkan beberapa baju... Dalam perjalanan Oik melihat Ray yang sedang mendorong kursi roda Acha mereka melihat-lihat acara bazaar tak jauh dari posko amal...

Acha tersenyum manis kearah Ray yang sabar menuntunnya... Oik mengulum senyumnya melihat adegan tersebut...

Oik dan Sivia berjalan terus tak sengaja menemukan Rio sedang mengutak-atik hpnya... Seperti sedang khawatir...

Iseng-iseng Oik bertanya...

" Kenapa Yo?"

" Agni Ik... Dia gak ngangkat-angkat teleponku..."

" Sibuk kali Yo..."

" Yah gak kayak biasanya Ik... Biar sibuk dia selalu mengangkat telepon dariku..."

Rio kembali mengutak-atik HPnya dengan wajah cemas...

Selama Oik pacaran dengan Cakka Oik tak pernah merasakan rasa Khawatir yang berlebihan seperti itu karena Oik tahu Cakka selalu ada disampingnya...

Gimana jika Oik berada diposisi Rio sekarang? Ingin Oik mencobanya...

Sivia menepuk punggung Oik...

" Ik... Liat deh di posko amal sana... Kayaknya Cakka sudah punya pengganti kamu deh..." Sivia menunjuk kearah Cakka dan Shilla yang sedang tertawa mesra disebuah Posko amal...

Jantung Oik berdebar... Darahnya serasa berhenti mengalir... Kepalanya panas... Hatinya seperti ditusuk-tusuk ribuan Jarum...

' Inikah rasa cemburu itu? Beginikah rasa sakitnya? Sakit sekali! Ingin aku menangis' Batin Oik...

" Sivia... Kita tak jadi kesana yah..."

" Lha? Kan mau nyumbang... Trus baju-baju ini mau dikemanakan kalau tidak lewat posko amal...?"...

" Heii... Mau nyumbang yah..." Tanya Gabriel yang tiba-tiba datang...

" Eh kamu Yel... Kalau gitu kamu temanin Sivia ke Posko amal yah..." Ucap Oik cepat

" Lha? Kamu gimana Ik..." Tanya Sivia..

" Aku gak apa-apa disini aja... Udah gih"

Sivia dan Gabrielpun pergi menuju Posko amal...

Oik membalikan badannya Ia tak ingin melihat Cakka dan Shilla disana...

' Rasa ini belum pernah kurasakan semenjak bersama Cakka... Cakka dulu sangat menjaga hatiku dia tak pernah bersama gadis lain selain aku... Dan perasaan ini! Sakit... Aku tak mampu menahannya.... Apa ini yang dirasakan Sivia yang sering menangis ketika curhat denganku kalau dia melihat Gabriel dengan Gadis lain... Apa ini yang dirasakan Rio saat Agni lost contact dengannya? Sesakit inikah ' Batin Oik terus menjerit...

>>>>>>>>>>>>>>

From : 9388

Permintaan anda untuk dicomblangkan

chat'n datting telah dikonfirmasi dan kam putuskan anda untuk dicomblangkan

dengan seorang cowok yang mempunyai

nomor. 081312345678... Teruma kasih

telah menggunakan jasa kami...

Tak lama kemudian HP Oik berbunyi Lagi...

Ia segera membuka Sms yang masuk...

From: 081312345678

hai.. Met malem..

Slm knal.. ;)

namaku Dirga..

Namamu siapa?

Oik segera memencet qwertynya dengan cepat membalas..

To: 081312345678

haii jg..

Namaku Cahya..

Lam kenal..

Oik tidak ingin memakai nama aslinya apalagi berkenalan dengan Orang baru yang tak dia ketahui bagaimana orang itu...

>>>>>>>>>>>>>

" Oik bisakah kamu menemaniku ke studio tempat latihan Gabriel band? Aku rasa ada yang tidak beres dengan Gabriel... Aku harus menyusulnya kesana... Tapi jangan beritahu siapapun..."

' menemani ke studio tempat Gabriel? Berarti Ia harus bertemu dengan Cakka?'

" Sivia... Tapi aku tak mau bertemu dengan Cakka..."

" Ayolah... Bantu aku... Sahabatmu..."Kata Sivia...

" Baiklah..."

Sivia dan Oik menuju studio tempat Gabriel, Cakka dan kawan-kawan latihan Band...

Cakka memang mempunyai Band dia sebagai vocalis sekaligus gitaris sedangkan Gabriel lead gitar, ray drum dan 2 orang cewek Zevana dan Ify... Zevana sebagai Bass sedangkan Ify sebagai Keyboardist...

Kami tiba disana dan masuk secara diam-diam... Kami menguping diluar pintu...

" Hei Ray... Kamu gak konsen... Pasti gara-gara pacar kamu yang lumpuh itu... " Ujar Zevana

" Enak saja seenaknya kau berkata seperti itu..."

" Tapi kan memang kenyataan kalau pacarmu itu lumpuh... Apa kata dunia kalau seorang Ray mempunyai pacar yang lumpuh..."Tambah Zevana lagi...

" Diam kamu!... Terserah apa kata dunia...! Yang penting aku sayang Acha... Kapan kita mulai kalau saling mencemooh begini..."Kata Ray sambil menggebuk drumnya marah...

' huh aku kasihan Ray... Tapi salut... Sakit sekali pasti menjadi dia jika pacarnya menjadi bahan cemooh... Apakah sesakit waktu aku melihat Cakka bersama Shilla...?atau lebih? ' Oik membatin kembali...

Terdengar suara lain lagi...

" Gab... Pacar kamu si Sipit kemana? Tumben gak nemenin kamu?"Tanya Ify...

" Hush! Dia bukan si Sipit..."Kata Gabriel...

" Trus?"

" Pipi Bakpao..."

Semua tertawa terbahak-bahak mendengarnya...

Oik menoleh kearah Sivia... Wajahnya merah dan tampaknya kesal... Aduh gawat kalau begini...

Sivia segera membuka kasar pintu studio tersebut... "Brakkkk"

Semua kaget...!

" Apa kamu bilang? Aku pipi bakpao..." Sivia kesal...

" Nah lo mampus kamu Yel... Orangnya datang..."Kata Cakka...

Oik mengikuti Sivia... Dia melihat Cakka... Biasanya ini tempat yang biasa Ia kunjungi tapi setelah putus dari Cakka baru kali ini lagi dia datang kemari... Mereka berdua memalingkan wajahnya kearah berlawanan...

Sambil menyaksikan Sivia dan Gabriel adu mulut...

" Eh... Enak aja kamu bilang aku Pipi Bakpao.. Kamu sendiri cungkring tulang kering... Tengkorak Idup..."

" Biar cungkring tetap aku pacar kamu tauk... Lagi pula emang pipimu kayak bakpao"

" Iiiiiiihhh ngeselin... Tengkorak idup..."

" Aku tengkorak idup? Berarti kamu pacaran sama tengkorak dong... Aduh cacingan..."Kata Gabriel sambil mencubit pipi Sivia sampai merah...

" Ih pipiku merah ini..."

" Biarin biar lebih mirip bakpao..."

" Tengkorak..."

" Bakpao"

" Tengkorak..."

" Bakpao"

Sementara Gabriel dan Sivia bertengkar... Yang lain panik dan Sibuk melerai mereka... Cakka dan Oik malah tertawa terbahak-bahak....

Tiba-tiba hening.....

Yang terdengar hanya tawa renyah Cakka dan Oik...

1...

2...

3...

Cakka dan Oik sadar segera menghentikan tawa mereka...

" Cieeeeee.... Suit...suit...." Goda mereka semua...

Cakka dan Oik jadi salting...

>>>>>>>>>>>>>>

Semakin hari... Oik semakin intens ber-smsan Ria dengan Cowok yang bernama Dirga itu dan mereka semakin hari semakin akrab...

Suatu kali...

From : Dirga

Cahya... Blh ga kita ketemuan?

;)

To : Dirga

Boleh kok :)..

Dmn?

From : Dirga

Di Cafe Bintang jam 7 mlm

Gmn?

;)

To : Dirga

Boleh kok :)

aku pasti dtg...

From: Dirga

Oke :D

aku tggu loh...

Aku pake jaket ungu kaos hitam...

Skinny jeans ;)

To : Dirga

Aku paje sweater pink...

Bando putih.. Seeaa tomorrow ;)

>>>>>>>>>>>>>>

Oik berjalan masuk kesebuah cafe lalu duduk di meja nomor 20...

Malam itu Oik terlihat sangat Cantik dengan sweater pink dan bando putih...

Jam tangannya menunjukan pukul 18.55... Ia seakan memperhatikan orang-orang yang keluar masuk cafe itu...

Tiba-tiba seorang cowok dengan jaket ungu masuk kedalam cafe tersebut...

' Cakka??? Ngapain dia disini? ' Tanya Oik dalam hati...

Oik pura-pura tak melihatnya... Cakka duduk dimeja nomor 18 yang hanya berjarak 1meja kesamping kirinya..

Waktu sudah menunjukan pukul 19.05 sudah lewat 5 menit dari waktu yang dijanjikan tapi orang yang bernama Dirga itu tak kunjung datang Jua...

Oik ingin meneleponnya tapi Ia mengurungkan niatnya... Ia yakin bahwa Dirga itu akan datang...

Sesekali Oik mencuri padang kearah Cakka.. Sepertinya Cakka juga sedang menunggu seseorang... Apa mungkin Shilla? Atau mungkin pacar barunya?

Oik ingin menyapa Cakka tetapi timbul rasa gengsi...

Tak terasa sudah setengah jam Oik menunggu orang yang bernama Dirga itu tapi tak kunjung datang...

Tiba-tiba...

" Hai Oik... Aku ganggu yah? Lagi nunggu siapa? Boleh aku duduk disini?"

" Eh Cakka.. Gak..gak ganggu kok.. Aku...aku gak nunggu siapa-siapa kok... Oh,, Boleh silahkan..." Cakka duduk tepat didepan Oik..

" Dari tadi aku perhatiin kok kamu khawatir gitu?"Tanya Cakka

" Aku... Oh gak kok.. Cuma ..cuma disini sedikit dingin aja... Trus kamu ngapain disini?"

" e... E... Itu lagi nungguin teman..."

" Shilla yah?"

" Bukan... Bukan Shilla... Kok kamu bisa berpikiran seperti itu?"

" emm... Nebak aja..."

" Gak kok..."

Seketika Cakka menatap Oik dengan tatapan yang dalam sehingga membuat Oik menjadi lemas... Kalau seperti ini Oik berharap Dirga itu tak usah datang...

" Oh ya Ik.. Tunggu ya... Aku mau nelpon temanku dulu..."

Cakka mengeluarkan HPnya lalu berdiri dari kursi dan agak menjauh... Iapun memencet angka-angka lalu menelepon nomor tersebut...

Tiba-tiba...

" cause u'r amazing...just the way you are..." HP Oik berbunyi...

Oik melihat screen HPnya...

" Dirga???" Oik kaget melihat nama tersebut...

Ia segera mengangkat telepon...

" Hallo..." Oik mengangkatnya tetapi kok aneh seperti terdengar menggema...

" Hallo... Cahya yah?" Suara itu... Oik seakan mengenal suara itu...

Ia kemudian berbali pada Cakka... Cakka juga sedang melihat Oik...

Kemudian...

Mereka berdua tertawa...

" Hahaha... Jadi kamu yang pake nama Dirga?"

" Iya... Jadi kamu itu Cahya?" Kata Cakka sambil duduk di kursi tadi..

" Iya... Tapi kok nomor kamu beda?"

" Ya... Aku beli nomor baru cuma untuk acara ini... Kamu juga ganti nomor yah?"

" Yah... Semenjak putus dari kamu aku jadi gak mau ingat kamu... Jadi nomor pemberianmu aku simpan dan aku ganti dengan nomor yang baru... Kok kamu bisa ikutan acara ini? Bukannya kamu sudah punya Shilla?"

" Shilla?"

" Iya... Waktu itu aku lihat kalian mesra-mesraan diacara amal dan bazaar..."

" Gak kok.. Aku dan Shilla just friend... Gak lebih.. Waktu itu aku dan Shilla panitia dan giliran jaga... Jadi kita jaga posko bareng-bareng... Dan bukankah kamu yang sudah punya Obiet? kok ikutan acara ini..."

" Obiet? Gak kok... Kok kamu bisa berpikiran gitu?"

" Habis waktu itu aku lihat Obiet hampir setiap hari antar jemput kamu..."

" Oh itu... Obiet cuma nawarin tumpangan kok... Yah apa salahnya kan? Dari pada aku jalan kaki... Eh aku baru nyadar sesuatu..."

" Apa?"

" Ternyata kamu pake jaket ungu, kaos hitam dan skinny jeans seperti yang dibilang Dirga.."

" Iya... Aku juga baru sadar kalau kamu pake sweater pink dan bando putih seperti yang dikatakan Cahya... Satu lagi kamu gak nyadar"

" Apa?"

" Namaku kan Dirga... kepanjangan dari RamDlanI nuRaGA.. Blee"

Cakka mencubit Oik...

" Aww,,, sakit..." ringis Cakka...

" Aku aja gak sadar apalagi kamu... Kamu lupa yah nama tengah aku Cahya?"

Cakka menepuk jidatnya...

" Oh iya..." sambil membentuk jarinya seperti huruf 'V'..

Suasana jadi hening... Nampak romantis ketika diiringi suara biola dan merdunya penyanyi Cafe denga lagu Bukan Cinta Biasa...

Cakka memegang tangan Oik...

" Oik... Ketika aku jauh dari kamu aku merasakan betapa aku kehilangan kamu... Dan ketika aku melihatmu bersama orang lain aku merasakan gemuruh didalam dadaku... Karena kamu adalah soulmateku... Cinta kita memang tak pernah disinggahi masalah karena kita memang menjaga cinta kita... harusnya kita bersyukur karena cinta kita bisa dikatakan perfect love..."

" Iya Cakka aku... Aku juga merasakan hal yang sama... Ketika aku harus berpisah darimu..."

" Perlukah aku menembakmu lagi...?"

Oik tersenyum geli...

" Baiklah... Oik Cahya Ramdlani... Maukah kamu menjadi pacar Cakka Kawekas Nuraga lagi... Dan kelak menjadi seseorang yang terus mendampingiku sampai tua nanti serta menjadi Ibu bagi anak-anakku nanti?"

Oik kaget dengan 'Penembakan' Cakka kali ini dengan kata-kata yang tidak biasa... Terasa begitu serius...

" Aku mau..." Kata Oik sambil tersenyum...

Merekapun medekatkan kepala mereka dan ....

Cup...!

" Jepreeet! " Terdengar suara kamera...

Diiringi suara anak-anak...

" Cieeee... Cieeee... Yang udah balikan... Wah... wah... Pikirannya sampe ke anak-anakan :O " Ledek Gabriel dan Sivia...

" Kita kebagian PJ dong..." Rio dan Agni muncul dari belakang...

Tak lama kemudian Ray datang sambil mendorong Kursi roda Acha...

" Bukan PJ... Tapi PB dan PS..." Kata Ray menyela...

" Apa tuh...?"

" Pajak Balikan dan Pajak Soulmate" Kata Acha...

Semua tertawa....

>>>>>>>>>>>>>>>>

Oik menutup sebuah Album foto... Cakka duduk disebelahnya...

Terlihat seorang Gadis Remaja yang sedari tadi mendengarkan cerita Cakka dan Oik...

" Jadi Ayah dan Bunda dulu juga merasakan hal yang sama dengan Ikka?"

" Ia Ikka... Jadi kamu berpikir lagi deh kalau ingi mengakhiri hubungan kamu dengan Brian.. Mungkin kalian tidak pernah bertengkar karena kalian benar-benar Soulmat yang ditakdirkan untuk hidup bersama" Kata Oik sambil membelai rambut Putrinya yang beranjak Dewasa...

" Emang gitu yah ... Ayah...?" Tanya Ikka kepada Cakka...

" Betul Ikka... Ayah dan Bunda kan telah menceritakannya..." Kata Cakka sambil merangkul Oik...

" Yaudah deh Yah...Bun... Ikka gak jadi mutusin Brian..." Kata Ikka sambil tersenyum memeluk gulingnya...

Oik dan Cakka tersenyum melihat anaknya yang sedang kasmaran itu... Membayangkan kisah mereka beberapa puluh tahun lalu...

" Lagi pula kalau Brian dan Ikka memang ditakdirkan bersama sebagai soulmate.. kita berarti bakalan jadi keluarga dengan Gabriel dan Sivia karena Brian anak mereka.... hehehe... " Oik dan Cakka tertawa bersama...

> Tamat <

sip...sip tamat lagi...

Comment yah! *ngarep*

hehehe '.'v

Senin, 17 Januari 2011

Parno -_-

Hei Blogger long time no cuap-cuap tentang kehidupanku...hihihi *kayak penting aja* -_- #apasih...

Okay stop ber-oo't ria mari kita mulai membahas...

Sebenarnya saya ingin menceritakan tentang kejadian beberapa hari lalu yang membuat saya parno se-parno-parnonya (?)

Gimana gak?

Tepatnya hari Kamis tanggal 13 Januari 2010 pukul 03:00 WIT saya dikejutkan oleh sesuatu...

Apa itu?

Nanti kita lihat bersama #sokmisterius

Kemarin kan rencananya mau ngelanjutin nulis BTSc tapi pulang kerja capek...
Tapi tetap aja gak bisa tidur... Sekitar pukul 01:00 WIT barulah saya tertidur...

Dan entah ada dorongan dari mana saya tiba-tiba terbangun dan melihat tangan serta kayu didepan mata saya O_o dari jendela....
Awalnya saya liat sebentar belum kaget saya kira mimpi....
Weh langsung beberapa detik kemudian refleks dan loncat dari tempat tidur lari keluar...
Panggil Om Di (adeknya mama) dikamar sebelah...

Dan saya gak sadar juga kalau hp dan tas saya tertinggal didalam....
Pas Om sudah dikamar sebelah langsung saya teriak minta ambil hp...
Dan untungnya belum sempat dibawa...
hupfffhhh...

Dan sebuah kayu, serokan sampah dan sebuah topi tertinggal di TKP...
Untung jendela kamar saya pake terali besi jadinya maling ga bisa masuk cuma pake kayu...
Dan untungnya Tuhan masih membangunkan saya sehingga hp saya tak raib diambil maling itu...hupfhh...
Praise the Lord!

Setelah itu saya dan orang rumah langsung mengadakan ekspedisi keliling rumah...
Menelusuri jejak kaki yang ada...
Ada jejak kaki tanpa sandal keliling rumah...
Dan bayangkan...! Kayu yang dipakai itu dari belakang rumah...

Berarti orang itu sudah mengelilingi rumah sebelum membuka jendela kamar saya -_-....

Mulai dari situ saya jadi parno tidur dikamar sendirian... Ngeri ah~

Tangan dan kayu itu selalu terbayang di mata saya setiap kali saya bangun -_-
Jadinya parno sama kamar sendiri...
So, saya diungsikan mama ke Pastori gereja supaya aman dan damai....
Setidaknya saya aman tidur disana wkwkwkwk...

Ini pelajaran buat saya juga harus perhatikan jendela sebelum tidur...
Dan jangan lupa berdoa...
Hihihi...
Thanks God udah ngasih pelajaran...hehehe
Tapi saya masih parno nih -_- wkwkwkwk....

Minggu, 09 Januari 2011

Avatar FCN

oke ini avatar @ForCakkanuraga yang sensasional...
Mention semua rata-rata sesak napas,pingsan,melting dan lain sebagainya :P



*_* saya aja begitu pas ngelihat avatar ini...
oh Cakka Kawekas Nuraga... aku padamu :* (?) #pletak...

follow FCN yah --> @ForCakkanuraga