Tampilkan postingan dengan label bacaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bacaan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Maret 2012

Sea by Heidi R. Kling


Still haunted by nightmares of her mother's death, fifteen-year-old Sienna Jones reluctantly travels to Indonesia with her father's relief team to help tsunami orphans with their post traumatic stress disorder-something Sienna knows a lot about. Since her mother's plane went missing over the Indian Ocean three years before, Sienna doesn't do anything if it involves the ocean or planes, so this trip is a big step forward.
But the last thing she expects is to fall for Deni, a brooding Indonesian boy who lives at the orphanage, and just so happens to be HOT. When Deni hears a rumor that his father may be alive, Sienna doesn't think twice about running away with him to the epicenter of the disaster. Unfortunately, what they find there could break both their hearts.


A compelling summer romance, Sea marks the arrival of a stunning new voice in YA.

---------------

I'm very curious about this novel, because setting of this novel in Indonesia, yeaah my country :D, after tsunami disaster. Not only that, the male character in this novel also an Indonesian. And as you know, the author isn't an Indonesian. So, I'm corious about how the author told us about Indonesia in this novel. I'm very expect with this novel, so I must find and get this novel. I've looked at my subscription ebook site but have not found too. hope that one day I will find this novel. And hopefully one of the publishers in Indonesia who want to publish it in the translation novel version. Hahaha :D

Rabu, 22 Februari 2012

[Now Reading] Dear John - Nicholas Sparks (the Letter)

I'm currently reading Dear John by my fave author Nicholas Sparks :D and this is the letter Savannah has wrote to John. Which is the core of the story or the origin of the title.


Dear John,


I'm writing this letter at the kitchen table, and I'm struggling because I don't know how to say what I'm about to tell you. Part of me wishes that you were here with me so I could do this in person, but we both know that's impossible. So here I am, groping for words with tears on my cheeks and hoping that you'll somehow forgive me for what I'm about to write.


I know this is a terrible time for you. I try not to think about the war, but I can't escape the images, and I'm scared all the time. I watch the news and scour newspapers, knowing you're in the midst of all of it, trying to find out where you are and what you're going through. I pray every night that you'll make it home safely, and 1 always will. You and 1 shared something wonderful, and I never want you to forget that. Nor do I want you to believe that you didn't mean as much to me as I did to you. You're rare and beautiful, John. I fell in love with you, but more than that, meeting you made me realize what true love really means. For the past two and a half years, I've been staring at every full moon and remembering everything we've been through together. I remember how talking to you that first night felt like coming home, and I remember the night we made love .I'll always be glad that you and I shared ourselves like that. To me, it means that our souls will be linked together forever.


There's so much more, too. When I close my eyes, I see your face; when I walk, it's almost as if I can feel your hand in mine. Those things are still real to me, but where they once brought comfort, now they leave me with an ache. I understood your reason for staying in the army, and I respected your decision. I still do, but we both know our relationship changed after that. We changed, and in your heart, 1 think you realized it, too. Maybe the time apart was too much, maybe it was just our different worlds. 1 don't know. Every time we fought I hated myself for it. Somehow, even though we still loved each other, we lost that magical bond that kept us together.


I know that sounds like an excuse, but please believe me when I say that I didn't mean to fall in love with someone else. If I don't really understand how it happened, how can you? I don't expect you to, but because of all we've been through, I just can't continue lying to you. Lying would diminish everything we've shared, and I don't want to do that, even though I know you will feel betrayed. I'll understand if you never want to talk to me again, just as I'll understand if you tell me that you hate me. Part of me hates me, too. Writing this letter forces me to acknowledge that, and when I look in the mirror, I know I'm looking at someone who isn't sure she deserves to be loved at all. I mean that.


Even though you may not want to hear it, I want you to know that you'll always be a part of me. In our time together, you claimed a special place in my heart, one I'll carry with me forever and that no one can ever replace. You're a hero and a gentleman, you're kind and honest, but more than that, you're the first man I ever truly haved. And no matter what the future brings, you always will be, and I know that my life is better for it.


I'm so sorry,
Savannah

Kamis, 16 Februari 2012

Hal-hal untuk diingat ketika kencan pertama ala Manusia Setengah Salmon (Raditya Dika)

Baca buku Manusia Setengah Salmonnya bang @radityadika make me ngakak. LOL ROTFL.

Apalagi yang bagian Hal-hal untuk diingat ketika kencan pertama, ini saya kutip >.< kiranya ini tips beneran tahunya...... -____-

Untuk Cowok:

1. Kejutkan si cewek dengan gaya berpakaianmu yang unik, macho, tapi sensitif. Jemput dia dirumahnya dengan memakai pakaian power ranger pink -_______-

2. Jika bertemu orang tuanya usahakan untuk sopan. Puji ibunya dengan baik tapi tidak berlebihan seperti ini. 'Wah, Tante menua dengan baik ya.' -______-

3. Kadang-kadang pada kencan pertama, ibunya pengin ikutan. Jangan takut, tunjukan bahwa kamu perhatian. Gendong ibunya kemana-mana.

4. Cewek suka sekali melihat anjing. Gotong anjing herder dipundakmu, ketika kalian sedang berjalan di mal.

5. Gandeng tangannya ketika lagi jalan di mal. Jika tinggi kamu hanya selututnya, gandeng kakinya.

6. Cewek menyukai cowok yang berbeda ketika selesai dinner, bilanglah 'biasanya cowok yang bayar dinner, tapi aku tahu kita tak biasa. Silahkan bayar semuanya.'

7. Ketika jalan sama si Cewek dan tiba-tiba ketemu gebetan yang lain, segera jatuhkan diri kelantai dan pura-pura mati selama 45 menit.

8. Agak seru cobalah pakai baju yang matching dengan film yang akan kalian tonton. Jika berencana nonton Harry Potter, Pakai baju hitam-hitam. Jika berencana nonton film kartun, Pakai baju warna-warni. Jika berencana nonton film komedi, pakailah kostum badut pesta.

9. Ada kemungkinan ternyata si Cewek adalah Alien. Jika ini terjadi, jangan panik. Ajak keliling kota lalu kasih oleh-oleh buat orangtua di planetnya.

10. Ketika hendak menurunkan dia pulang bilang 'makasih untuk hari ini ya.' Tunjukan rasa senangmu dengan keluar dari mobil lalu joget poco-poco.

Untuk Cewek:

1. Ketika dia datang kerumahmu untuk menjemputmu sambutlah dia dengan baik. Tari saman adalah tari untuk peristiwa penting di Aceh. Ajak seluruh keluargamu nari saman didepan pagar rumah untuk menyambut kedatangannya.

2. Jika si Cowok terlalu banyak menonton sinetron laga, ada kemungkinan dia akan datang menjemput kamu menaiki elang. Jika ini terjadi, jangan panik. Datang dan ingatkan dia bahwa di mal tidak ada parkiran elang.

3. Cowok suka dianggap dewasa, tatap matanya dan bilang, 'Kamu lebih dewasa dari anak TK yang kemarin dinner sama aku.

4. Cowok senang jika mendengarkan cewek bernyanyi. Ketika kencan pertama, ajak dia ketempat yang gelap. Lalu nyanyi pelan: 'dari yakin kuteguh...'

5. Kencan pertama sering ditempat gelap. Ketika sedang berduaan ditempat gelap, lalu tiba-tiba si cowok kesurupan, jangan panik. Ajak ngobrol aja, siapa tahu bisa jadi lebih nyambung.

6. Cari tempat untuk kencan di tempat yang sepi. Jangan lupa supaya kelihatan elite, cari tempat kebarat-baratan. Maka, pergilah ke kuburan Belanda.

7. Ketika ditembak sama si cowok, jangan terburu-buru menjawab. Ingat, harus jual mahal. Tarik nafas, pelan-pelan lalu jawab, 'Ummm, aku pikir-pikir dulu ya, tiga tahun,'

8. Cowok tidak suka cewek yang jorok, jika sewaktu dinner kamu kebelet buang air besar, jangan bilang 'aku ke WC dulu yah, udah nongol dikit.'

9. Pelajari sinopsis film yang akan ditonton ketika kencan. Jika tidak, kamu mungkin akan mengeluarkan pertanyaan bodoh ditengah film. Misalnya ketika sedang menonton Harry Potter, hindari komentar bodoh seperti 'Pak Tarno kok belum muncul yah.'

10. Ketika sedang dinner, jangan terburu-buru membahas hal-hal yang terlalu pribadi. Hindari mengatakan hal seperti ini: 'Aku hamil' atau 'Nenekku jago striptease lho.'

*hening* -____-...

Jumat, 10 Februari 2012

My Crazy Project

Awalnya saya tak berniat membuat cerita-cerita fiksi begete, karena saya ‘sepertinya’ tak berbakat dibidang itu -_- tapi saya coba-coba juga akhirnya, karena melihat teman-teman difansite CF yang pada keren-keren buatnya. Pertama saya buat cerpen judulnya… saya lupa Castnya yah seperti biasa~… Nah itu, bahasanya masih kacau, masih pake singkat-singkatan dan layak disebut Cerpen karena memang pendek.hohoho. Trus buat cerbung judulnya Undercover, tapi baru sampe part 5 udah blank~ (sampe sekarangpun kalau buat cerbung gak selesai-selesai)

Setelah itu, banyak lagi ide-ide, tapi saya tidak melanjutkannya. Baru yang saya merasa benar-benar menulis sebuah cerita pas nulis In the name of Love. Sampe seterusnya sekarang udah sampe 14 cerpen atau one shoot soalnya kalau dibilang cerpen juga kepanjangan ._. 13nya fanfiction, mari kita bahas ke 13 my crazy project tersebut.

ü  In the name of LOVE : Awalnya udah lamaaaaa banget merencanakan cerita ini, sejak saya masih SMA udah nulis tuh, tapi dibagi per part namun sepertinya saat itu saya belum mendapat pencerahan akhirnya pending. Liat-liat di FS CL kayaknya seru juga buat cerita, saya mencoba meneruskan projectnya dan… awalnya judulnya bukan ini. Saya lupahhhh judulnya apa. Nah, saya jadi teringat dengan sebuah film indonesia yang judulnya sama, tapi ceritanya sangat berbeda tentunya, hanya minjem judul aja :p.
ü  Inside a story : Ini gak tahu ide darimana tiba-tiba aja gitu bejesss… buat gini (?) ya, sebenarnya pengen buat sesuatu yang beda gimana kalau kita ikut masuk kedalam sebuah cerita?
ü  Mata : Dulu, pernah nonton film india tapi lupa judulnya apa, cuma dia lebih ke horor, dikolaborasikan dengan novel yang judulnya dua pasang mata, dan menginspirasi saya untuk membuat cerita ini.
ü  Are you really my soulmate? : Ini cerita lamaaa… cerpen keduaku yang di FS CF, tapi gaya bahasanya masih gak banget dan masih disingkat-singkat, trus tak recycle lagi, ini juga inspirasinya dari majalah kartini *ketahuan baca majalah ibu-ibu*
ü  Ghost in Love : Judul pertamanya hantu jatuh cinta tapi karena pertimbangan saya ganti namanya ke dalam bahasa inggris. Inspirasinya ga usah ditanya -_- pasti udah pada tahu pas membacanya…wkwk
ü  (K)(I)(S)(S) : halaaaahhh, kalau yang ini cuma selingan -_-“ wkwkwk, pas abis baca sebuah situs online langsung buat -_-.
ü  Cinta Pertama : hohoho :3 ini mengalir aja ceritanya, pertama kalinya saya pake bahasa ‘gue-lo’ dalam cerita saya... tapi kok jadi seru yah ceritanya /plak /narsis. Saya sangat suka karakter Cakka disini :’3 oh iya, ini juga udah beberapa kali diganti judul. Inspirasinya dari artikel tentang berlian yang saya baca. Wkwkwk. Awalnya judulnya Antara arang dan berlian, tapi rada gimana gitu, trus tak ganti First Love Symphony tapi tetap gak berasa cocok -_- ganti deh cinta pertama…
ü  Coming Home : Oke cerita frontal saya pertama u,u ini gak frontal sih cuma lebih kefiksi dewasa karena domestic drama. Inspirasinya dari novel yang berjudul sama dengan ini, tapi overall beda kok :p dan saya menulis cerita ini dalam waktu semalaman gak tidur… hahahaha
ü  A new life : Karena ini sekuel coming home, jadi pas nulis ending coming home kayak ada sesuatu yang kurang, jadi saya buatin sekuelnya, biar gak pada gantung (?)
ü  AIDS to Love : ini inspirasinya abis baca novel Marrying Aids, jadi pengen buat cerita tentang AIDS juga deh >.< kayaknya unyu begimana gitu (?) yak karena ini tentang AIDS otomatis ya frontal. Wkwkwk.
ü  Twins? : ini karena saya pusyinggg (?) melihat perberanteman *bahasa yang kacau* antara CF dan CSF memperebutkan Cakka, jadi bertanya gini… hm, gimana yah kalau tokoh Cakkanya 2 juga kayak novel U!. kan keren, kalau keraton-keratonnya saya juga bingung tiba-tiba sampai disana (?)
ü  An Unforgottable Walk : Yang ini sudah jelas saya tulis inspirasinya di akhir cerita :) … yang pasti novel Nicholas Sparks dan Simone Elkeles sangat berperan penting dalam pembuatannya :p
ü  Something Like Fate : ini cerita, kerangkanya udah duluan jadi dari AUW, cuma pas ditengah-tengah biasa blockwriter, tapi untung bisa diatasi, inspirasi disinilah yang paling banyak, pokoknya semua novel yang disebutkan dalam cerita itulah inspirasinya. Hehehehe.

Itulah crazy project saya selama ini…
Sebenarnya masih banyaaaak lagi cerita yang setengah jadi di laptop saya, tapi hilang mood tak tinggalin, semoga dapet inspirasi lagi yah biar menambah koleksi fiksi saya ;)

Yang pasti buat lovers, silent reader, haters akan cerita-cerita saya.
Saya ucapkan terima kasih :)

Fhily ^_^

Minggu, 29 Januari 2012

Reading Goal!!!...

Sekarang kan saya punya hobi baru... *cieee...cieee...* baca buku *ketipin mata* sekarang saya punya beberapa novel english version yang harus segera saya selesaikan untuk reading goal!!! yeaahh!!! mari kita hitung bersama -_-v


Currently reading:



Perfect Chemistry

A fresh, urban twist on the classic tale of star-crossed lovers.
When Brittany Ellis walks into chemistry class on the first day of senior year, she has no clue that her carefully created “perfect” life is about to unravel before her eyes. She’s forced to be lab partners with Alex Fuentes, a gang member from the other side of town, and he is about to threaten everything she's worked so hard for—her flawless reputation, her relationship with her boyfriend, and the secret that her home life is anything but perfect. Alex is a bad boy and he knows it. So when he makes a bet with his friends to lure Brittany into his life, he thinks nothing of it. But soon Alex realizes Brittany is a real person with real problems, and suddenly the bet he made in arrogance turns into something much more.  In a passionate story about looking beneath the surface, Simone Elkeles breaks through the stereotypes and barriers that threaten to keep Brittany and Alex apart.
(Sejauh ini masih baru memulai dihalaman tiga wkwkwkwk)

to read:

Something Like Fate







Sabtu, 28 Januari 2012

A walk to remember - Nicholas Sparks :*

Yesterday, I just finished reading this novel. Although, this an old novel, the first published on 1999. It means when I was in kindergarten. And of course, I couldn't to read this.


You know! I was crying when I read this novel. Touch me so deep!...


My favorite part:


“Do you love me?' I asked her. She smiled. 'Yes.' 'Do you want me to be happy?' as I asked her this I felt my heart beginning to race. 'Of course I do.' 'Will you do something for me then?' She looked away, sadness crossing her features. 'I don't know if I can anymore.' she said. 'but if you could, would you?' I cannot adequately describe the intensity of what I was feeling at that moment. Love, anger, sadness, hope, and fear, whirling together sharpened by the nervousness I was feeling. Jamie looked at me curiously and my breaths became shallower. Suddenly I knew that I'd never felt as strongly for another person as I did at that moment. As I returned her gaze, this simple realization made me wish for the millionth time that I could make all this go away. Had it been possible, I would have traded my life for hers. I wanted to tell her my thoughts, but the sound of her voice suddenly silenced the emotions inside me. 'yes' she finally said, her voice weak yet somehow still full of promise. 'I would.' Finally getting control of myself I kissed her again, then brought my hand to her face, gently running my fingers over her cheek. I marveled at the softness of her skin, the gentleness I saw in her eyes. even now she was perfect. My throat began to tighten again, but as I said, I knew what I had to do. Since I had to accept that it was not within my power to cure her, what I wanted to do was give her something that she'd wanted. It was what my heart had been telling me to do all along. Jamie, I understood then, had already given me the answer I'd been searching for, the answer my heart needed to find. She'd told me outside Mr. Jenkins office, the night we'd asked him about doing the play. I smiled softly, and she returned my affection with a slight squeeze of my hand, as if trusting me in what I was about to do. Encouraged, I leaned closer and took a deep breath. When I exhaled, these were the words that flowed with my breath. 'Will you marry me?” 


It's one of my favorite part of this novel... I like also like part when Landon and Jamie at orphanage, on Christmas Eve... But overal, I very like this novel!! One of the best book I've read
I love the character of Jamie, and I love a men like Landon....
Sweetest memory verse bible in this novel :)


“Love is always patient and kind. It is never jealous. Loves is never boastful or conceited. It is never rude or selfish. It dose not take offense and is not resentful. Love take no pleasure in others people's sins, but delights in the truth. It is always ready to excuse, to trust, to hope, and to endure whatever comes.” - 1 Corinthians 13:4-7
and the favorite quote from this novel:


“Love is like the wind, you can't see it but you can feel it” 

Sabtu, 21 Januari 2012

Review Novel: Miss Pesimis by AliaZalea

Bercerita tentang Adriana Amandira atau Adri atau Didi, berusia 30 tahun masih single tanpa prospek suami kedepan, masih perawan dan cinta mati sama temannya sejak SMP, Baron. Didi sewaktu SMP masuk dalam kelompok anak-anak yang kurang populer sedangkan Baron masuk dalam kelompok anak-anak yang kurang populer itu yang membuat Didi ‘pesimis’ bisa mendapatkan Baron. Didi adalah anak yang pintar, IQ nya diatas rata-rata, dulu dia menyesal membuang masa mudanya hanya untuk menjadi anak yang seperti itu, dia merasa seperti membuang masa mudanya.
Dia juga mencoba melupakan Baron, sehingga dia lari ke Amerika disana dia juga berusaha melupakan Baron dengan berpacaran dengan Vincent, tapi akhirnya tetap saja dia tak bisa berhenti memikirkan Baron dan tentu saja dia menyakiti hati Vincent.
Didi kembali ke Indonesia, kemudian bekerja Good life, disana dia bertemu dengan Ervin, cowok yang tampangnya seperti Dewa Yunani itu akhirnya berteman dengan Didi. Dia tampak sangat perhatian kepada Didi apalagi ketika perjalanan ke Cincinnati, berbeda dengan pertama kalinya Didi bertemu Ervin di lift, dia sangat tampak Jutek.
Banyak kejadian menarik yang dilewati Didi bersama Ervin sebelum Baron datang kembali dalam hidupnya. Baron datang sebagai Thomas teman Ervin, dan Baron juga datang sebagai tunangan Olivia, teman Didi sewaktu SMP.
Membuat sebuah konflik antara Ervin versus Baron.
Didi juga baru tahu kenyataan bahwa Baron juga cinta terhadap dirinya semenjak SMP, dan dia coba untuk move on segala sesuatu tentang Didi setelah kepergian Didi ke Amerika.
Baron membuat Didi kembali berharap karena sikapnya, yang melamar Didi tapi Didi ingat Baron punya Olivia, calon isterinya yang sebenarnya bukan Didi dan dia menolaknya.
Didipun patah hati, disaat-saat seperti itu Ervinlah yang selalu ada buat Didi. Mulai dari rencanaya untuk Get real drunk and start making out with some random guy.
Tapi semuanya itu gagal dalam usahanya waktu liburan di Lembang karena dia di jaga Ervin dan ‘watch dogs’. Meskipun tadi sempat ‘sedikit’ get real drunk. Tapi dia belum berhasil start making out with some random guy. Dan akhirnya Didi mendapat tawaran untuk make-out bareng…… hmmmm… titiktitik… :p setelah usaha yang pertama melupakan baron dengan dirty little secretnya dia anggap berhasil, sekarang rencana yang kedua yaitu have a one night stand before the New Year masalahnya Didi masih perawan dan menganut ‘no sex before marriage’ bisa merencanakan hal seperti itu… hanya karena ingin melupakan cowok? :O owwhhh… rencana itu lagi-lagi gagal ketika dia ke bar dan mencoba berdansa dengan pria-pria yang ada disitu. Sama seperti ketika melakukan langkah pertamanya, langkah kedua Didi juga mendapat tawaran dari…. Hmm… titiktitik :p and then…. Saya sudah terlalu spoiler…. Jadi sampe sini aja yaaa…. /plak… ._.v yang pasti ada rencana terakhir juga :O

---------------------------------

Suka banget pas pembicaraan antara Mbak Tita sama Didi… kenapa kisah Didi jadi mirip kisah saya disini huaaaaa *mojok*…

“Gue bosan sama hidup gue yang itu-itu saja. Dari gue SD, yang gue tahu Cuma sekolah sama kerja, mencoba untuk jadi murid terbaik, anak terbaik, adik terbaik, pokoknya segala sesuatu yang terbaik. Semua itu gue kerjakan supaya gue nggak ngecewain lo, Bapak, dan Ibu.”
Wajah kakakku terlihat sedih mendengar itu, tapi dia tidak mencoba memotongku.
“Gue nggak pernah bisa menikmati masa-masa ABG gue karena terlalu sibuk mikirin nilai. Semua itu gue bela-belain sampai gue nggak punya social life. Waktu semua orang mulai pada pacaran, lo tahu gue ada di mana? Di perpustakaan... belajar. Gue nggak pernah ada kesempatan untuk benar-benar merasakan apa itu fall in love,” lanjutku.
“Siapa bilang kamu nggak pernah jatuh cinta. Kamu dilamar sama Vincent, kan?”
“Yang kemudian gue tolak? Kebayang nggak sih.... dua kali gue dilamar orang, satu kali sama laki-laki yang memang gue nggak cinta dan satu kali lagi sama lakilaki yang gue „sangka gue cinta. Tapi buntutnya gue tolak dua-duanya,” jelasku lalu duduk kembali di sofa.
Kakakku membuka mulut untuk mengatakan sesuatu, tapi tidak jadi dan menutup mulutnya kembali.
“Gue kerja kayak orang kesetanan, maksudnya supaya orang bisa bilang gue sukses. Tapi gue nggak bisa share sama orang lain kesuksesan gue itu. Gue nggak punya suami, nggak ada anak, nggak punya love life. Waktu di Lembang gue sadar selama ini gue mengidentifikasi diri gue dengan segala sesuatu yang ada di sekeliling gue. Tapi gue sendiri nggak pernah tahu siapa gue di luar itu. Gue bahkan nggak tahu apa yang gue mau,” lanjutku.
Kakakku berlutut di hadapanku dan mencoba berbicara sepelan mungkin.
“Kamu ini adikku yang paling pintar, paling baik, paling berbakat, paling punya potensi untuk sukses. Kamu punya kerjaan bagus yang kamu suka...”
Aku potong kalimat kakakku, “Tapi itu bukan yang gue mau, Mbak... itu semua gue kerjakan hanya untuk memenuhi kebutuhan duniawi, tapi gue ngerasa kosong, dan gue baru sadar kekosongan itu nggak akan bisa diisi sama segala sesuatu yang sifatnya material. Kekosongan itu harus diisi dengan... cinta.”Aku merasakan mataku mulai panas. Aku siap menangis.
“Kamu dicintai sama gue, Ibu, Bapak, keluarga besar kita, Ina, sobat-sobat kamu....”
“Ya memang cinta, tapi gue mau cinta dalam bentuk lainnya. Suatu bentuk cinta yang selama ini ada di kamus gue, tapi dengan definisi yang salah. Gue pikir gue cinta sama seorang laki-laki selama lima belas tahun (me: 5 tahun) tapi sekarang gue sadar gue nggak cinta sama dia. Separo hidup gue sudah habis hanya untuk menunggu cinta orang itu. Gue sudah salah perhitungan.”
Aku menarik napas panjang sebelum melanjutkan, “Sekarang gue sudah mengerti bahwa bentuk cinta yang gue mau berarti pengorbanan, bukan permintaan. Cinta itu harus diberi dengan rela dan terbuka.

Yak, kata-kata yang di bold itu saya banget… huaaaaaa…

Endingnya sih ketebak… tapi, ceritanya lumayan ‘ngena’ terutama ke real love saya without drunk, one night stand, sex before marriage and pregnant… hehehe…
Cuma disini anehnya saja, Karakter Didi terlihat ‘labil’ kalau dia seorang yang lulusan psikologi, seharusnya dia lebih bisa mengontrol dirinya ketika patah hati dari Baron bukan dengan cara dirty little secretnya… namanya juga miss pesimis (?)
Well, it just a story… ya itu imajinasi penulisnya… saya cuma pembaca yang menikmati tulisannya.
Dan novel ini mengajarkan saya buat cepat-cepat move on sama yang di tunggu-tunggu itu... karena percuma membuang waktu menunggu seseorang yang gak pasti menghabiskan separoh hidup... yegak?...hehehe

3 dari 5 bintang...I like this novel….


-----------------

Dan koleksi novel saya masih ada Blind Date punya AliaZalea juga, itu menceritakan kisah cintanya Mbak Tita (kakaknya Didi)... kebiasaan saya kalau membaca novel, baca endingnya dulu... dan kayaknya saya lebih suka miss pesimis sih... tapi boleh juga ceritanya hehehe... Lanjutan Blind Date ada Celebrity Wedding itu kisahnya Inara sahabatnya Didi, dan Crash into you :3 ahhh Kafkaaaa... (?) itu kisahnya Nadia sahabat Didi juga... trus selanjutnya apa yah? pokoknya di tunggu deh karya-karyanya AliaZalea yang lain :)

Minggu, 11 Desember 2011

Novel 4 seasons by Ilana Tan (e-books download)

Ini buat Dessy yang minta e-books novel ._. dia mintanya yang teenlit sayangnya saya cuma punya teenlit 2 ._. kebanyakan metropop ._. jadiiiiii....... ini aja yah metropop e-books saya yang menurut saya kece B-) rattingnya di Goodreads oke... Nah berhubung saya suruh lihat review novelnya di Goodreads dia bilang bingung -_- jadi saya kasih aja sinopsisnya diblog ini.



Summer in Seoul (Season Series #1)

by 


Jung Tae-Woo—penyanyi muda terkenal Seoul yang muncul kembali setelah empat tahun menghindari dunia showbiz.



Begitulah kira-kira sinopsisnya ._. Berhubung kata Dessy e-mailnya udah gak kepake dan bingung mau dikirim dimana ._. jika ada yang berminat juga selain Dessy buat baca novelnya mari mampir ke 4shared saya Klik Disini silahkan cari di folder2 upload saya disana ada yang namanya Summer in tokyo, Autumn in paris, Winter in tokyo dan Spring in london... semuanya e-books versi pdf yah ;)

Sabtu, 03 Desember 2011

Recommended novel

Our Story by Orizuka


My Ratting: 


Masa SMA.
Masa yang selalu disebut sebagai masa paling indah,
tapi tidak bagi anak-anak SMA Budi Bangsa.

SMA Budi Bangsa adalah sebuah SMA di pinggiran ibukota yang terkenal dengan sebutan SMA pembuangan sampah, karena segala jenis sampah masyarakat ada di sana.

Preman. Pengacau. Pembangkang. Pembuli. Pelacur.

Masuk dan pulang sekolah sesuka hati.
Guru-guru honorer jarang masuk dan memilih mengajar di tempat lain.
Angka drop out jauh lebih besar daripada yang lulus.

Sekilas, tidak ada masa depan bagi anak-anak SMA Budi Bangsa,
bahkan jika mereka menginginkannya.

Masa SMA bagi mereka hanyalah sebuah masa suram yang harus segera dilewati.

Supaya mereka dapat keluar dari status 'remaja' dan menjadi 'dewasa'.
Supaya tak ada lagi orang dewasa yang bisa mengatur mereka.
Supaya mereka akhirnya bisa didengarkan.

Ini, adalah cerita mereka. 



L by Kristy Nelwan
My Ratting: 


Ava Torino, twentysomethinggirl, yang bekerja sebagai produser di sebuah stasiun televisi lokal di Bandung, agak berbeda dengan perempuan pada umumnya. Ava not really into romantic or love things. Ia menganggap pacaran adalah sesuatu yang seharusnya fun. Dan, biar semakin fun, ia nekad meneruskan ide gilanya semasa kuliah dulu: berganti-ganti pacar, sampai ke 26 alfabet tergenapi sebagai huruf awal nama-nama sang pacar.

Dengan ke-adventurous-annya, tidak sulit bagi Ava untuk memenuhi rencana gilanya itu. Namun, tanpa disangka, cowok yang paling sulit ditemukan justru yang namanya berawal huruf L. Maka, cara berpikirnya yang logis memutuskan, siapa pun dia, si L akan menjadi the Last Love nya. Sayang, Ava tidak menyadari betapa rahasia semesta ini terlalu besar untuk ditaklukkan oleh logika pikirannya.... hingga terjadilah peristiwa itu....



Let Go by Windhy Puspitadewi


My Ratting: 


Kau tahu apa artinya kehilangan? Yakinlah, kau tak akan pernah benar-benar tahu sampai kau sendiri mengalaminya.

Raka tidak pernah peduli pendapat orang lain. Selama ia merasa benar, dia akan melakukannya. Hingga, suatu hari, mau tidak mau, ia harus berteman dengan Nathan, Nadya, dan Sarah. Tiga orang dengan sifat yang berbeda, yang terpaksa bersama untuk mengurus mading sekolah.

Nathan, si pintar yang selalu bersikap sinis. Nadya, ketua kelas yang tak pernah meminta bantuan orang lain. Dan Sarah, cewek pemalu yang membuat Raka selalu ingin membantunya.

Lagi-lagi, Raka terjebak dalam urusan orang lain, yang membuatnya belajar banyak tentang sesuatu yang selama ini ia takuti, kehilangan.



Marrying Aids by Lia Andriana


My Ratting: 


SEBUAH sumpah diikrarkan Ji-Hwan. Pria muda asal Korea ini akan menikahi siapa pun wanita yang menyentuhnya.

Tanpa disengaja, kecelakaan yang dialami Ji-Hwan mengantarkannya ke klinik tempat Eri bekerja. Berhubung situasi mendesak dan tidak ada lagi dokter lain, operasi tetap dilakukan Eri. Dalam operasi tersebut, Eri mengalami luka kecil di tangannya.

Luka tersebut jadi awal mula hubungan antara Eri dan Ji-Hwan. Pengakuan Ji-Hwan tentang HIV yang dideritanya plus ajakan menikah membuat Eri masuk dalam sebuah kehidupan yang tak diduga sebelumnya.

Eri memeriksakan diri ke dokter. Hasilnya positif. Dengan berat hati, Eri pergi ke Korea, ke tempat Ji-Hwan tinggal. Masalah semakin rumit ketika Ji-Hwan ketahuan berbohong. Tidak satu pun HIV yang terkandung di dalam darahnya. Dengan kata lain, HIV positif milik Eri tidak berasal dari Ji-Hwan. Herannya, Ji-Hwan bersikeras tetap menikahi Eri. Bahkan, Ji-Hwan mengejar Eri sampai Surabaya.



Perhaps You by Stephanie Zen


My Ratting: 


Tak tahukah kau seperih apa perasaan hati yang tak berbalas? Menanti sesuatu yang tak kunjung datang?

Hari berganti hari, tapi arah hatiku tak pernah berubah—selalu tertuju padamu. Aku tak pernah jenuh menunggu... menunggu untuk kau cintai. Tapi kau hanya menganggapku lalu. Seperti tak kasat mata aku di matamu.

Terkadang lelah menyuruhku menyerah, memintaku berhenti melakukan perbuatan sia-sia dan mulai mencari cinta baru. Tapi bagaimana mungkin aku sanggup melakukannya, kalau semua tentangmu mengikuti seperti bayangan menempel di bawah kakiku? Dan bagaimana pula caranya membakar habis semua rindu yang bertahun-tahun mengendap di hatiku?

Aku berharap mendapatkan jawaban darimu. Tapi kau tetap membisu, membuatku lebih lama menunggu.



-------------------------


Oke deh sementara ini hanya itu yang ada didaftar recommended saya :p dan beberapa sudah saya kasih ulasannya diblog ini, but I still love it ;) dan sebagian besar juga itu fiksi young-adult hehehehe... sebenarnya masih ada ratting 4 yang lainnya... tapi nanti kapan-kapan aja yah di share :)